M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Yield vs Kupon, Apa yang Lebih Penting saat Investasi di Obligasi FR?

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Ternyata lebih penting melihat yield dari pada kupon saat Anda berinvestasi pada obligasi FR lo!

Melansir Stockbit Sekuritas, hal ini karena kupon obligasi FR bersifat tetap. Sementara itu harga obligasi terus berubah karena adanya kegiatan jual-beli.

Baca Juga: Tak Suka Rayakan Ulang Tahun, Bisa Jadi Alami Birthday Blues Loh

Sehingga saat investor membeli obligasi pada harga yang murah atau harga diskon, maka sebenarnya investor bisa mendapatkan keuntungan atau yield lebih tinggi. Lalu apa perbedaan yield vs kupon di obligasi FR?

Kupon

Kupon obligasi FR merupakan pendapatan pasif yang akan investor terima setiap enam bulan sekali. Kupon obligasi FR bersifat tetap, tidak akan berubah sampai jatuh tempo

Yield

Yield adalah return atau imbal hasil per tahun yang diterima jika investor memegang Obligasi FR hingga jatuh tempo. Yield sudah memperhitungkan kupon serta keuntungan atau kerugian dari harga beli Obligasi FR.

Jadi jika Anda membeli obligasi pada harga diskon (di bawah 100) maka yield akan lebih besar dari kupon. Jika Anda membeli pada harga premium (di atas 100) maka yield lebih kecil dari pada kupon. Sedangkan jika beli di harga beli par (sama dengan nominal obligasi) maka yield sama dengan kupon.

Baca Juga: 6 Tips Membuat Instagram Story Jadi Lebih Menarik dan Menambah Penonton

Sehingga, jika Anda melihat return atau imbal hasil yang sesugguhnya, maka perlu melihat yield sebagai faktor terpenting. Terutama jika Anda ingin memegang Obligasi FR hingga jatuh tempo

Lebih lanjut, perlu Anda pahami bahwa harga obligasi berbanding terbalik dengan ekspektasi suku bunga. Ketika ekspektasi suku bunga turun, maka investor berekspektasi bunga deposito yang ditawarkan akan turun. Sehingga investor mengincar obligasi FR selagi yield masih dianggap menarik. Ini menyebabkan harga obligasi naik dan investor bisa mendapatkan potensi keuntungan (capital gain).

Sebaliknya, apabula ekspektasi suku bunga naik, maka bunga deposito ikut naik. Investor akan lebih tertarik pada deposito karena yield dianggap tidak menarik. Ini menyebabkan harga obligasi turun sehingga bisa menyebabkan kerugian (capital loss).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin tembus US$ 80.000, Jangan Buru-Buru Mengejar Reli

Bitcoin menembus US$ 80.000 dan naik sekitar 11% sepekan. Tetapi investor jangan buru-buru mengejar kenaikan di tengah risiko volatilitas.

Usung 7 Inisiatif Keberlanjutan, Pertamina Eco RunFest 2026 Bidik 14.000 Pelari

Pertamina menggelar Pertamina Eco RunFest yang membidik 14.000 pelari dan 10.000 pengunjung festival.

Suka Makan Kulit Ayam? Waspadai 4 Dampak Buruk bagi Kesehatan, Bikin Gagal Diet

Meskipun gurih dan lezat, kebiasaan sering makan kulit ayam bisa memicu obesitas hingga stroke. Simak fakta kesehatan yang wajib Anda ketahui.

5 Manfaat Americano untuk Diet, Minuman Rendah Kalori yang Ampuh Bakar Lemak

Ketahui berbagai manfaat americano yang efektif mendukung program diet Anda, mulai dari menekan nafsu makan hingga mempercepat pembakaran lemak.

Grounded Jadi Warna Tahun 2027 Behr, Hijau Zaitun untuk Rumah Nuansa Alam

Grounded menjadi warna tahun 2027 Behr, menghadirkan hijau zaitun bernuansa alam yang hangat, elegan, dan menenangkan.​

Jangan Asal Pilih, Ini 5 Titik di Rumah yang Wajib Diuji Sebelum Memilih Cat Rumah

Mau mengecat rumah? Kenali 5 titik penting untuk menguji warna cat agar hasilnya tetap serasi di berbagai kondisi cahaya.

Merasa Keuangan Aman? 3 Tanda Ini Bisa Membuktikan Kondisi Sebenarnya

Cek 3 tanda ini untuk mengetahui kesiapan tabungan, pengeluaran, utang, dan penghasilan menghadapi kondisi tak terduga.​

11 Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak biar Keuangan Tetap Sehat

Cari tahu tips menggunakan kartu kredit dengan bijak agar tagihan terkendali, transaksi aman, dan kondisi keuangan tetap sehat.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat (28/8) Didominasi Berawan, Lusa Lebih Banyak Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Tengah Jumat (28/8) didominasi berawan, sedangkan Sabtu (29/8) lebih banyak cerah.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (28/8) Didominasi Cerah Berawan, Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat Jumat-Sabtu didominasi cerah berawan dan cerah, dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius.