M O M S M O N E Y I D
Bugar

WHO Tetapkan Varian JN.1 Sebagai VOI, Ini 7 Langkah Cegah Terkena Covid-19

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Karena penyebarannya yang meningkat pesat, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengklasifikasikan varian JN.1 penyebab Covid-19 sebagai varian of interest (VOI) alias yang perlu mendapat perhatian.

Klasifikasi varian JN.1 ini terpisah dari garis keturunan induknya BA.2.86. Sebelumnya, WHO mengklasifikasikan varian JN.1 sebagai VOI sebagai bagian dari sublineage BA.2.86.

"Berdasarkan bukti yang ada, tambahan risiko kesehatan masyarakat global yang ditimbulkan oleh JN.1 saat ini dinilai rendah," sebut WHO dalam Media Advisory yang rilis Selasa (19/12). 

Meskipun demikian, WHO mengingatkan, dengan dimulainya musim dingin di belahan Bumi utara, JN.1 bisa meningkatkan beban infeksi saluran pernafasan di banyak negara.

Baca Juga: Alami Gejala Covid-19, Segera Lakukan Hal Ini

"WHO terus memantau bukti-bukti dan akan memperbarui evaluasi risiko JN.1 bila diperlukan," kata WHO.

Yang terang, WHO menegaskan, vaksin yang ada saat ini terus memberikan perlindungan terhadap penyakit parah dan kematian akibat JN.1 dan varian SARS-CoV-2 lainnya yang beredar, virus penyebab Covid-19.

Dan, WHO menambahkan, Covid-19 bukan satu-satunya penyakit pernapasan yang beredar saat ini. Influenza, respiratory syncytial virus (RSV), dan pneumonia pada anak-anak sedang meningkat.

WHO menyarankan masyarakat untuk mengambil tindakan untuk mencegah infeksi dan penyakit parah dengan menggunakan semua alat yang tersedia. Ini termasuk:

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Kemenkes Ingatkan Untuk Vaksinasi

  1. Memakai masker saat berada di tempat yang ramai, tertutup, atau berventilasi buruk, dan jaga jarak aman dari orang lain, jika memungkinkan.
  2. Menambah ventilasi ruangan
  3. Menerapkan etika pernafasan, menutup mulut saat batuk dan bersin
  4. Bersihkan tangan Anda secara teratur
  5. Tetap ikuti perkembangan vaksinasi terhadap Covid-19 dan influenza, terutama jika Anda berisiko tinggi terkena penyakit parah
  6. Tetap di rumah jika Anda sakit
  7. Lakukan tes jika Anda memiliki gejala, atau jika Anda mungkin terpapar dengan seseorang yang mengidap Covid-19 atau influenza

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​