M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Waspadai Serangan Panik! Kenali Gejala dan Penyebabnya

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Gangguan panik adalah kondisi yang tergolong ke dalam gangguan kecemasan yang ditandai dengan terjadinya serangan panik secara tiba-tiba, kapan dan di mana saja, serta dialami berulang-ulang. Pada kondisi normal, tiap orang dapat mengalami kecemasan pada waktu tertentu sebagai bentuk respons alami tubuh dalam menghadapi stres atau situasi yang mengancam jiwa, dikutip dari website Mental Health.

Namun, pada penderita gangguan panik, perasaan cemas, panik, dan stres terjadi secara tidak terduga, tanpa mengenal waktu atau situasi yang sedang terjadi di lingkungan sekitar, berulang-ulang, bahkan sering kali tanpa adanya hal yang membahayakan atau perlu ditakuti.

Gejala fisik dari serangan panik disebabkan karena tubuh mengalami mode ‘fight or flight’ (melawan atau terbang). Tubuh berusaha menghirup oksigen lebih banyak sehingga pernapasan menjadi lebih cepat. Hormon adrenalin juga dihasilkan tubuh, sehingga denyut jantung menjadi lebih cepat dan otot-otot menjadi tegang.

Baca Juga: Waspadai Gejala Gaming Disorder pada Anak

Serangan panik dapat menunjukkan gejala yang cukup bervariasi, Anda harus mengetahui gejala-gejala serangan panik berikut ini.

1. Jantung berdetak cepat (palpitasi) dan tidak teratur, nyeri dada, sesak nafas

2. Merasa lemah atau akan pingsan

3. Berkeringat

4. Gemetaran

5. Sensasi tersedak 

6. Mual, pusing 

7. Jari kesemutan atau kebal

8. Telinga berdenging

9. Rasa ketakutan

Baca Juga: Sleep Hacks, Ini Dia Tips untuk Bisa Tidur Nyenyak Saat Malam

Beberapa ahli menilai, penderita gangguan panik memiliki kekeliruan dalam menginterpretasikan gerakan atau sensasi tubuh yang sebenarnya tidak membahayakan, namun dianggap sebagai suatu ancaman. Selain itu, faktor dari luar seperti faktor lingkungan juga dianggap menjadi pemicu gangguan panik. Berikut ini adalah beberapa faktor pemicu gangguan panik.

1. Stres merupakan pemicu paling utama.

2. Riwayat kesehatan keluarga.

3. Kejadian traumatis yang pernah dialami, seperti kecelakaan atau sakit keras.

4. Perubahan drastis dalam hidup, seperti bercerai atau memiliki anak.

5. Mengonsumsi kafein dan nikotin yang terlalu berlebihan.

6. Riwayat mengalami kekerasan fisik atau seksual.

Baca Juga: Panic Attack VS Anxiety Attack, Apa Sih Bedanya?

Belum ada cara yang secara signifikan dapat mencegah terjadinya gangguan panik. Akan tetapi, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala-gejala yang terjadi. Di antaranya sebagai berikut.

1. Hindari jenis-jenis makanan atau minuman manis, mengandung kafein, atau beralkohol.

2. Berhenti merokok dan tidak menyalahgunakan NAPZA.

3. Melakukan aktivitas menyehatkan, seperti berolahraga.

4. Mencukupi kebutuhan tidur dan istirahat.

5. Latihan manajemen stres dan teknik relaksasi, misalnya dengan melakukan teknik pernapasan dalam dan panjang, yoga, atau melemaskan otot-otot.

6. Bergabung bersama komunitas yang memiliki permasalahan yang sama. Hal ini untuk menciptakan kesadaran, pemahaman, hingga membiasakan diri untuk menangani kepanikan.

Baca Juga: Berbeda dengan Insomnia, Apa Itu Delayed Sleep Phase Syndrome?  

Jika anda mengalami serangan panik, tetap berkonsultasilah dengan dokter karena walaupun bukan kondisi yang berbahaya, namun serangan panik yang berulang dapat semakin memburuk tanpa penanganan yang tepat.

Selanjutnya: Stres Bisa Mendatangkan Penyakit, Kenali Tanda-Tandanya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Penyebab Anak Sering Marah Tidak Wajar, Jangan Disepelekan Moms!

Marah berlebihan pada anak sering dianggap biasa. Padahal, bisa jadi tanda gangguan serius di otak. Kenali 5 penyebabnya sebelum terlambat!  

Olahraga Lari Makin Digandrungi, Shopee Bagikan Starter Pack Lari yang Tepat

Shopee memberi panduan membangun starter pack lari yang fungsional, nyaman, dan tetap menarik secara tampilan.

Prediksi Inggris vs Kroasia (18/6): Duel Panas Eropa, The Three Lions Diunggulkan

Prediksi Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 pada 18 Juni 2026. Simak head to head, susunan pemain, siaran langsung, dan prediksi skor.

5 Manfaat Memeluk Anak Setiap Hari, Anak jadi Jarang Tantrum

Pelukan hangat ternyata cara tercepat redakan tantrum anak. Temukan 5 manfaat memeluk anak setiap hari di sini.

Prediksi Portugal vs RD Kongo (18/6): Cristiano Ronaldo Siap Tempur

Prediksi Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026 lengkap dengan perkiraan skor, susunan pemain, serta analisa Cristiano Ronaldo siap main total.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/6), Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 18 Juni 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Waspada Modus Penipuan Paket Bermasalah, Uang Hilang Hanya dengan Scan QRIS

Modus penipuan paket hilang dan tertukar semakin marak, lo. Pelaku bisa kuras saldo rekening kamu. Kenali ciri dan cara menghindarinya.

KAI Commuter dan Coca-Cola Kolaborasi Hadirkan Instalasi Tematik Piala Dunia 2026

Coca-Cola Indonesia hadirkan instalasi tematik Piala Dunia 2026 di KAI Commuter Jakarta hingga akhir Juni.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 18 Juni 2026: Virgo Penuh Peluang, Pisces Hoki

Yuk simak ramalan zodiak besok Kamis 18 Juni 2026, cek prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan lengkap di sini.​

BTS akan Rilis Musik Video Merry Go Round di Spotify pada 19 Juni

BTS akan merilis musik video Merry Go Round, yang dirilis ekslusif di Spotify pada 19 Juni​.