MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas hari ini.
Pada penutupan perdagangan Rabu (14/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,94% ke level 9.032. Penguatan tersebut turut didukung oleh aksi beli bersih investor asing (net foreign buy) yang mencapai Rp 1,45 triliun.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai, penguatan IHSG didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) seperti BREN, DSSA, BRMS, dan MORA.
Dari sisi sentimen, pasar masih mendapat dorongan dari ekspektasi kelanjutan penurunan suku bunga The Federal Reserve, kenaikan harga komoditas, serta arus masuk dana asing yang tetap terjaga.
Namun demikian, seiring IHSG yang telah berada di area resistance, investor perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek dan aksi ambil untung (profit taking).
Di sisi bawah, potensi pelemahan IHSG diperkirakan relatif terbatas dengan adanya support psikologis di level 9.000. Selain itu, faktor libur panjang pada pekan ini juga cenderung menahan volatilitas pasar.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (15/1)
Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan Kamis (15/1/2026):
1. BRMS – Buy (Swing Trade)
Pergerakan saham BRMS saat ini sedang mengalami pullback dengan area support di kisaran 1.180–1.215. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang lanjutan tren bullish masih terbuka dengan target resistance di level 1.295–1.355.
- Buy: 1.200–1.230
- R1: 1.295
- R2: 1.355
- Stoploss: < 1.180
2. TEBE – Buy (Day Trade)
Harga saham TEBE masih bergerak dalam tren sideways. Saat ini, harga berada di area support 1.925–2.090 dan berpotensi mengalami rebound dengan resistance terdekat di kisaran 2.490–2.710.
- Buy: 2.000–2.150
- R1: 2.490
- R2: 2.710
- Stoploss: < 1.925
Baca Juga: Masih Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (15/1)
3. FOLK – Buy (Day Trade)
Berdasarkan grafik 1 jam, FOLK berhasil menembus area resistance di 995–1.045. Selama harga bertahan di atas area tersebut, terdapat peluang lanjutan penguatan menuju resistance berikutnya di kisaran 1.130–1.210.
- Buy: 1.020–1.060
- R1: 1.130
- R2: 1.210
- Stoploss: < 995
4. AVIA – Sell
Pada perdagangan terakhir, saham AVIA melemah 2,83% dan mengalami breakdown dari level support di 484. Investor perlu mewaspadai potensi penurunan lanjutan menuju area support berikutnya di 452.
- Last Price: 460
- Next Support: 452
Investor diimbau untuk tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko, mengingat ruang penguatan IHSG diperkirakan terbatas dan potensi aksi ambil untung masih cukup besar dalam jangka pendek.
Selanjutnya: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.862 Per Dolar AS Hari Ini (15/1), Asia Menguat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News