MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) punya peluang menguat terbatas pada perdagangan Senin (12/1/2026). Simak rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas hari ini.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menguat 0,13% ke level 8.936. Namun, penguatan tersebut terjadi di tengah aksi jual bersih (net foreign sell) sekitar Rp59 miliar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai, penguatan yang relatif terbatas ini mencerminkan aksi profit taking setelah IHSG sempat menyentuh level psikologis 9.000, sehingga ruang kenaikan lanjutan masih tertahan.
Secara teknikal pada chart satu jam, IHSG saat ini tengah menguji area support 8.895–8.916. Menurut Reza, peluang rebound jangka pendek masih terbuka, meski cenderung terbatas, dengan resistance terdekat berada di kisaran 8.978–8.995.
Dari sisi sentimen, pasar akan mencermati rilis data keyakinan konsumen Indonesia. Sementara dari eksternal, perkembangan konflik Amerika Serikat dan Venezuela berpotensi memicu volatilitas jangka pendek pada harga komoditas, khususnya emas dan minyak.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (12/1)
Seiring dengan kondisi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai masih menarik untuk dicermati pada perdagangan Senin (12/1/2026).
1. BRMS – Buy (Swing Trade)
Pergerakan saham BRMS saat ini berada di area pullback dengan support di kisaran 1.180–1.215. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang lanjutan penguatan masih terbuka dengan target resistance di 1.295–1.355.
- Buy: 1.200–1.230
- R1: 1.295
- R2: 1.355
- Stoploss: <1.150
2. PSKT – Buy (Day Trade)
Pada chart satu jam, PSKT masih berada dalam tren bullish dan mampu rebound dari area support 300. Potensi penguatan lanjutan terbuka dengan target resistance di kisaran 346–366.
- Buy: 315–325
- R1: 346
- R2: 366
- Stoploss: <300
Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas untuk Senin (12/1)
3. KIJA – Buy (Day Trade)
KIJA masih didukung volume perdagangan yang relatif ramai dan sedang mengalami pullback dengan support di area 322–336. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi lanjutan penguatan menuju 364–386 masih terbuka.
- Buy: 340–350
- R1: 364
- R2: 386
- Stoploss: <322
4. TIFA – Sell
Pergerakan saham TIFA cenderung bergerak sideways. Harga kerap melemah saat mendekati area resistance di 565–600, sehingga investor perlu mewaspadai potensi penurunan lanjutan menuju area 444–400.
- Last Price: 460
- Next Support: 444
Investor diimbau untuk tetap selektif dalam memilih saham dan disiplin menerapkan manajemen risiko, mengingat ruang penguatan IHSG diperkirakan terbatas dan potensi aksi ambil untung masih cukup besar dalam jangka pendek.
Selanjutnya: Meroket, Harga Emas Antam Hari Ini Senin 12 Januari 2026 Cetak Rekor Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News