M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Waspadai Pernapasan Cepat pada Kucing Peliharaan, Ini Tanda-Tanda dan Penyebabnya

Waspadai Pernapasan Cepat pada Kucing Peliharaan, Ini Tanda-Tanda dan Penyebabnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kucing adalah salah satu hewan yang selalu ingin menyembunyikan rasa sakitnya. Ini mengkhawatirkan bila kucing sampai terlambat ditangani.

Kendati demikian, Anda dapat mengawasi perubahan sikapnya dan gejala-gejala yang terlihat.

Pernapasan cepat adalah salah satu dari sekian tanda-tanda sakitnya. Anda tentu akan merasa janggal bila kucing bernapas dengan tidak normal.

Bagaimana Pernapasan Kucing yang Normal?

Dilansir dari The Spruce Pets, frekuensi pernapasan yang sehat untuk kucing, yaitu 16 hingga 40 napas per menit saat beristirahat dengan tenang atau tidur.

Biasanya tidak lebih dari 30 napas per menit. Selain itu, kucing bernapas melalui hidung dan bernapas tanpa suara. Jika kucing mendengkur, ini adalah satu-satunya suara mereka yang normal.

Baca Juga: 6 Hewan Peliharaan yang Aman untuk Anak-Anak Usia 3-12 Tahun

Napas juga harus mencakup gerakan kecil di dada. Jika sisi tubuh kucing Anda banyak bergerak, ini bisa mengindikasikan kesulitan benapas.

Berhati-hatilah bila kucing pernapasan kucing Anda tidak normal, seperti sangat lambat, berisik (mengeluarkan suara yang tinggi, keras, atau mengi), kucing mengalami kesulitan bernapas, atau kucing bernapas dengan cepat.

Kenapa Kucing Bernapas dengan Cepat?

Napas cepat (tachypnea) adalah kondisi serius dan mengancam jiwa di mana kucing bernapas dengan cepat karena disfungsi sistem pernapasan atau berkurangnya oksigen.

Pernapasan cepat akan didefinisikan sebagai napas yang lebih tinggi dari normalnya.

Tanda-Tanda pernapasan cepat pada kucing, yakni:

  • Perut atau dada naik dan turun dengan cepat.
  • Pernapasan dengan mulut terbuka (terengah-engah).
  • Batuk.
  • Tersedak.
  • Bernapas dengan siku mencuat dari tubuh.
  • Kelelahan.
  • Gusi, bibir, lidah di mulut berwarna biru.
  • Kesulitan bernapas.
  • Mungkin mengi.
  • Kekurangan energi, sehingga enggan bergerak.

Penyebab Kucing Bernapas dengan Cepat

Ada beberapa jenis penyebabnya. Kucing yang kepanasan, stress, atau setelah berperilaku aktif, mungkin akan menunjukkan pernapasan cepat ini, tetapi akan reda setelah beberapa menit beristirahat. Namun, jika pernapasan tidak mereda atau memburuk, itu merupakan gejala dari kondisi serius yang perlu segera ditangani oleh dokter hewan.

Baca Juga: Kucing Peliharaanmu Suka Masuk ke Dalam Kardus? Ini Alasannya

Selain itu, pernapasan cepat pada kucing juga bisa merupakan gejala dari berbagai penyakit dan cedera yang harus segera dievaluasi oleh dokter hewan. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:

  • Alergi.
  • Asma.
  • Anemia.
  • Tekanan emosional.
  • Penyakit jantung.
  • Panas.
  • Nyeri.
  • Efusi pleura (akumulasi abnormal cairan di dalam rongga dada).
  • Edama paru (paru-paru terisi cairan).
  • Benda asing tersangkut di tenggorokan atau obstruksi jalan napas lainnya.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Trauma.
  • Keracunan.
  • Tumor di dada atau tenggorokan.

Apa yang Harus Dilakukan?

Bila terjadi pernapasan cepat pada kucing Anda, segera pertimbangkan faktor apa pun yang menyebabkannya dan singkirkan pemicu dari lingkungan kucing Anda (tekanan emosional dan panas). Namun, bila pernapasan cepat berlanjut, Anda perlu segera meminta bantuan pada dokter hewan.

Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan dengan mengamati bagaimana kucing Anda bernapas.

Lalu, mendengarkan dada untuk mencari bukti atau kelainan seperti jantung atau cairan di paru, memeriksa warna gusi untuk menunjukkan apakah oksigen dikirim ke organ secara efektif, dan melakukan pemeriksaan lengkap lainnya yang dibutuhkan.

Misalnya melakukan tes darah untk memeriksa kondisi yang mendasarinya dan melakukan rontgen atau ultrasound untuk memeriksa keseluruhan paru-paru dan jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?