M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Sederet Penyebab Kanker Lambung Ini Jangan Disepelekan

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa penyebab kanker lambung yang sebaiknya segera diwaspadai dan jangan disepelekan, agar bisa mengantisipasinya dengan tepat.

Kanker lambung merupakan kondisi ketika adanya pertumbuhan sel-sel abnormal dan tidak terkendali pada lambung. 

Di awal kemunculannya, kanker lambung tidak menunjukkan gejala yang berarti. Gejala baru akan muncul setelah penyakit mulai memasuki stadium akhir. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada 2018, terdapat 783.000 kasus kematiaan akibat kanker lambung. 

Sebagian besar berpendapat, penyebab kanker yang menyerang lapisan perut dan lambung ini adalah mutasi DNA sel yang membuat DNA yang berisi perintah dan fungsi sel menjadi rusak, melansir dari Healthline.

Baca Juga: 10 Manfaat Mengonsumsi Roti Gandum Secara Rutin, Bisa Menjaga Kesehatan Jantung

Pada beberapa pengidap lainnya, mereka mengalami beragam keluhan di tahap awal kemunculan kanker, seperti: 

1. Sering bersendawa

2. Perut sering terasa kembung

3. Cepat merasa kenyang saat makan

4. Nyeri pada tulang dada

5. Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja

6. Mual dan muntah, hingga muntah darah

7. Kekuningan pada kulit atau bagian putih mata

8. Perut terasa mulas atau nyeri

9. Kesulitan menelan makanan

10. Gangguan pencernaan yang sering kumat

11. Hilangnya nafsu makan

12. Anemia atau kekurangan sel darah merah

13. Pembengkakan pada perut karena penumpukan cairan

14. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

15. Merasa kelelahan

Baca Juga: Meskipun Kecil dan Sangat Pedas, Kenali Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan Tubuh

Meski penyebab utamanya belum diketahui, periset telah menemukan berbagai hal yang bisa meningkatkan risikonya.

Mengutip dari Health Focus, berikut penyebab kanker lambung yang sebaiknya segera diwaspadai dan jangan disepelekan agar bisa mengantisipasinya dengan tepat, antara lain: 

1. Pola makan yang salah

Penyebab kanker lambung yang pertama bisa disebabkan oleh kebiasaan pola makan yang salah. 

Sering mengonsumsi makanan tinggi garam, makanan yang diawetkan, dan diolah dengan pengasapan meningkatkan risiko kanker lambung. 

Untuk menurunkan risikonya, Anda bisa lebih rajin dalam mengonsumsi berbagai sayur dan buah-buahan. 

2. Bakteri

Penyebab kanker lambung yang kedua adalah adanya kontaminasi bakteri pada lambung. 

Helicobacter pylori atau yang bisa juga disebut dengan H. pylori menjadi salah satu jenis bakteri yang memicu peradangan lambung dan bisul. 

Keduanya menjadi salah satu penyebab utama kanker lambung. Jika terbukti bakteri ini adalah penyebabnya, infeksi dapat diatasi dengan penggunaan antibiotik. 

3. Jenis kelamin

Penyebab kanker lambung yang selanjutnya juga bis dipicu dari jenis kelamin. 

Dari penelitian yang dilakukan di Massachusetts Institute of Technology, pria dua kali berisiko terkena kanker lambung dibandingkan dengan wanita. 

Pasalnya, hormon estrogen pada wanita mampu melindungi organ lambung dari peradangan, yang berujung pada kanker. 

Baca Juga: Walau Baunya Menyengat, Ini Manfaat Jengkol yang Tidak Perlu Diragukan Lagi 

4. Riwayat kesehatan keluarga

Penyebab kanker lambung yang lainnya adalah adanya riwayat kesehatan keluarga yang juga mengalami kanker lambung. 

Jika seseorang memiliki orang tua, anak, atau saudara kandung yang mengidap kanker perut, ia berisiko tinggi mengalaminya. 

Selain itu, kelainan genetik bawaan lahir, seperti sindrom Lynch, kanker payudara dan ovarium herediter meningkatkan risiko kanker lambung. 

5. Kegemukan

Penyebab kanker lambung yang terakhir adalah kegemukan. Kelebihan berat badan atau obesitas berarti tubuh memiliki lebih banyak lemak ketimbang jaringan lain, seperti otot dan tulang.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, termasuk kanker lambung. Itulah faktor risiko dan gejala kanker lambung yang perlu diwaspadai.

Jika Anda sering mengalami beberapa gejala di atas, lebih baik segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui diagnosis penyakit.  

Itulah beberapa penyebab kanker lambung yang sebaiknya segera diwaspadai dan jangan disepelekan, agar bisa mengantisipasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia