M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Waspada! Berikut Modus Kejahatan Perbankan yang Baru

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Pernah jadi korban penipuan dengan cara dikelabui atau dimanipulasi? Nah, moms perlu kenal dengan istilah soceng atau social enginnering, yakni cara untuk mengelabui atau memanipulasi korban agar bisa mendapatkan informasi data pribadi atau akses yang diinginkan.

Moms perlu tahu, soceng menggunakan manipulasi psikologis dengan mempengaruhi pikiran korban melalui berbagai cara dan media yang persuasif dengan cara membuat korbang senang atau panik, sehingga korban tanpa sadar akan menjawab dan mengikuti instruksi pelaku.

Soceng ini sangat berbahaya, lho moms. Karena pelaku kejahatan soceng akan mengambil data dan informasi pribadimu untuk keuntungannya, seperti mencuri semua uang di rekening Anda, mengambil alih akun Anda atau menyalahgunakan data pribadimu untuk kejahatan.

Baca Juga: Waspada Penipuan Biaya Administrasi Mengatasnamakan BRI

Lalu apa saja yang dicuri soceng dari data Anda, diantaranya :

1.Username aplikasi.

2.Password.

3.PIN.

4.MPIN.

5.Kode OTP.

6.Nomor kartu ATM, kartu kredit dan kartu debit.

7.Nomor CVV, CVC, kartu debit dan kartu debit.

8.Nama ibu kandung.

9.Informasi pribadi lainnya.

Baca Juga: Hati-Hati Modus Penipuan Mengatasnamakan BCA, Ini 3 Tips Agar Tak Tertipu

Nah, pelaku soceng biasanya akan melakukan aksi kejahatan lewat telepon, email dan media sosial. Jadi tetap hati-hati dan waspada jika ada kontak komunikasi yang mencurigakan ya moms.

Agar tidak terkena modus soceng, berikut modus-modus yang sedang marak digunakan :

1.Info perubahan tarif transfer bank. Penipu berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban.

Penipun meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi seperti PIN, OTP dan password.

2.Tawaran menjadi nasaba prioritas. Penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi.

Penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti nomor kartu ATM, PIN, OTP, Nomor CVV, CVC dan password.

3.Akun layanan konsumen palsu. Akun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank, akun biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan.

Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhannya dengan mengarahkan ke website palsu pelaku atau meminta nasabah memberikan data pribandinya.

4.Tawaran menjadi agen Laku Pandai. Penipuan menawarkan jasa menjadi agen Laku Pandai bank tanpa syarat rumit.

Penipu akan meminta korban menstranfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pengawasan lembaga keuangan mengingatkan, jika ada oknum yang mengaku pegawai bank menghubungi meminta data pribadimu, jangan diberikan ya. Pastikan hanya menggunakan aplikasi dan menghubungi layanan resmi bank atau lembaga jasa keuangan.

Baca Juga: Supaya Terawat, Ini Cara Membersihkan Gigi Kucing Peliharaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.