MOMSMONEY.ID - Akun WhatsApp bisa diretas tanpa perlu OTP. Modus penipuan WhatsApp baru bernama GhostPairing memungkinkan peretas untuk memata-matai obrolan tanpa OTP atau pertukaran SIM.
Ayushi Bisht, pengamat media sosial dari Dynamitenews.com, mengungkapkan, modus ini dimulai dengan tautan yang tampak biasa-biasa saja. Peretas akan memperdaya pengguna agar tanpa sadar menautkan perangkat peretas ke akun WhatsAppnya.
Setelah terhubung, penjahat tersebut akan mendapatkan akses penuh ke obrolan dan media. Untungnya, WhatsApp kini memperkenalkan “mode pengaturan akun” untuk meningkatkan privasi dan perlindungan siber.
Penipuan ini biasanya dimulai dengan pesan biasa dari kontak yang dikenal, sehingga mudah dipercaya. Setelah mengakses tautan, pengguna akan dialihkan ke situs web palsu yang dirancang agar terlihat seperti halaman media sosial.
Baca Juga: Cara Mengontrol Orang yang Bisa Kirim DM ke Instagram, Batasi DM dari Akun Asing
Situs tersebut akan meminta pengguna untuk mengonfirmasi identitas mereka dengan memasukkan nomor telepon. Tak lama kemudian, peretas akan mengakses WhatsApp Web secara diam-diam yang terhubung dengan akun korbannya.
Peretas dapat membaca obrolan pribadi, mengunduh foto, video, dokumen, serta menerima notifikasi pesan secara real time. Berbeda dengan penipuan biasa, GhostPairing tidak melibatkan pertukaran SIM atau pencurian OTP, sehingga lebih sulit dilacak.
Penipuan ini juga dapat menyebar secara otomatis melalui kontak dan grup korban, sehingga jangkauannya semakin luas. Lakukan beberapa solusi berikut untuk mencegah akun Anda diretas:
Solusi yang harus dilakukan jika WhatsApp diretas
Jika akun WhatsApp diretas, coba lakukan dengan beberapa tips berikut ini:
1. Coba masuk dan verifikasi nomor lagi
Anda bisa melakukannya dengan membuka WhatsApp dan masukkan nomor telepon. Pilih verifikasi SMS atau panggilan dan masukkan kode yang Anda terima.
Setelah masuk, buka menu pengaturan, perangkat tertaut dan keluar dari perangkat yang tidak dikenal. Aktifkan verifikasi dua langkah sekarang juga.
2. Hubungi dukungan whatsapp
Jika tidak bisa masuk karena peretas mengaktifkan verifikasi dua langkah atau mengubah pengaturan, hubungi dukungan WhatsApp. Gunakan bagian bantuan dalam aplikasi jika Anda masih memiliki akses sebagian.
Jika benar-benar terkunci, silakan kirim email ke dukungan dengan nomor Anda dan minta penonaktifan sementara. Setelah dinonaktifkan, coba verifikasi lagi menggunakan nomor pengguna.
Jika Anda mencurigai adanya masalah pada kartu SIM, hubungi operator agar mereka bisa mencatat adanya pemeriksaan identitas tambahan.
Baca Juga: Instagram Rilis Aplikasi IGTV, Apa Saja Kegunaannya?
3. Aktifkan verifikasi dua langkah
Lakukan verifikasi dua langkah dan tetapkan pin enam digit dan tambahkan email pemulihan yang benar. Jika seseorang mengetahui OTP, pin tersebut bisa Anda blokir secepatnya.
4. Hindari mengakses tautan atau lampiran tak dikenal
File berbahaya dan halaman palsu adalah hal yang umum yang biasanya dipakai peretas. Lindungi akun dari spyware dengan menggunakan tautan yang dipersingkat dan hindari kontak dari orang baru atau tidak dikenal.
Periksa nomor pengirim dan hati-hati dengan file sebelum membuka apa pun.
5. Selalu perbarui software
Aktifkan pembaruan otomatis untuk iOS atau Android. Perbarui WhatsApp hanya dari aplikasi resmi dan hapus aplikasi yang tidak digunakan, terutama aplikasi yang meminta izin akses.
Gunakan kunci layar yang kuat dan hindari berbagi ponsel Anda dengan siapapun. Itulah panduan singkat yang menjelaskan tentang cara mengatasi Akun WhatsApp yang diretas tanpa perlu OTP.
Selanjutnya: Ketidakpastian Dana Pengembalian Keuangan Bayangi Penyelenggaraan Haji Khusus 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News