M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wanita Perlu Tahu, Inilah Beberapa Penyebab Kanker Ovarium dan Gejalanya!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bisa sebabkan kematian, yuk, ketahui penyebab kanker ovarium dan gejalanya!

Kanker ovarium adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan bagi wanita. Meskipun lebih jarang terjadi dibandingkan kanker payudara atau kanker serviks, kanker ovarium sering kali didiagnosis pada tahap yang sudah lanjut, sehingga pengobatannya menjadi lebih sulit.

Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk memahami penyebab kanker ovarium dan gejalanya agar dapat mendeteksi penyakit ini sejak dini.

Baca Juga: Wajib Tahu! Beginilah Gejala Penyakit Asam Urat yang Paling Umum

Penyebab Kanker Ovarium

Tidak diketahui secara pasti apa penyebab kanker ovarium, meskipun para dokter telah mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

Melansir dari Mayo Clinic, kanker ovarium bermula ketika sel-sel di dalam atau sekitar ovarium mengalami perubahan (mutasi) pada DNA mereka. DNA ini berisi petunjuk yang mengatur fungsi sel.

Ketika mutasi terjadi, sel-sel mulai tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali, sehingga membentuk massa (tumor) sel kanker.

Sel-sel kanker ini terus bertahan hidup, sementara sel-sel sehat biasanya mati. Mereka juga dapat menyerang jaringan di sekitarnya dan menyebar (metastasis) ke bagian lain tubuh.

Baca Juga: Benarkah Bayam Menyebabkan Asam Urat? Ketahui Jawabannya di Sini

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker ovarium meliputi:

1. Usia yang Lebih Tua

Risiko kanker ovarium meningkat seiring bertambahnya usia, dengan diagnosis yang paling umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.

2. Perubahan Gen yang Diwariskan

Sebagian kecil kanker ovarium disebabkan oleh mutasi genetik yang diwariskan dari orang tua, seperti gen BRCA1 dan BRCA2, yang juga terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Beberapa mutasi gen lain, termasuk yang terkait dengan sindrom Lynch serta gen BRIP1, RAD51C, dan RAD51D, juga dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.

3. Riwayat Keluarga dengan Kanker Ovarium

Memiliki anggota keluarga dekat yang pernah didiagnosis dengan kanker ovarium dapat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit ini.

Baca Juga: 6 Manfaat Konsumsi Labu Kuning untuk Diabetes

4. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium.

5. Terapi Penggantian Hormon Pasca-Menopause

Mengonsumsi terapi penggantian hormon untuk mengatasi gejala menopause dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.

6. Endometriosis

Endometriosis, yaitu kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim, juga dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.

Baca Juga: Ceker Ayam Mengandung Kolesterol atau Tidak ya? Ini Jawabannya

7. Usia Awal Menstruasi dan Menopause

Memulai menstruasi pada usia yang sangat muda atau mengalami menopause pada usia yang lebih tua, atau keduanya, dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.

8. Belum Pernah Hamil

Wanita yang belum pernah hamil mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium.

Gejala Kanker Ovarium

Setelah mengetahui penyebabnya kanker ovarium, penting juga untuk mengetahui gejalanya. Melansir dari laman Cleveland Clinic, di bawah ini adalah gejala kanker ovarium:

  • Nyeri atau ketidaknyamanan di area panggul atau perut, serta perasaan kembung.
  • Perubahan pola makan, seperti merasa kenyang lebih cepat dan berkurangnya nafsu makan.
  • Keputihan atau perdarahan yang tidak normal, terutama jika terjadi di luar siklus menstruasi biasa atau setelah menopause.
  • Perubahan pola buang air besar, seperti diare atau sembelit.
  • Pembesaran perut.
  • Buang air kecil lebih sering dari biasanya.

Jika Anda mengalami salah satu gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga: Sebaiknya Batasi, Ini Beberapa Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Demikianlah ulasan lengkap terkait penyebab kanker ovarium dan gejalanya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tertarik Eyelash Extension? Ketahui Dulu 4 Efek Sampingnya

Eyelash extension kini menjadi salah satu perawatan kecantikan favorit. Bagi Anda yang tertarik, ketahui dulu 4 efek samping eyelash extension.

4 Cara Cepat Menghilangkan Lem Bulu Mata yang Aman dan Efektif

Sebagai panduan, berikut adalah 4 cara cepat menghilangkan lem bulu mata yang aman dan efektif. Simak, Moms.

Lagi Diet tapi Malah Sembelit? Ini 5 Alasan Kenapa Susah BAB dan Cara Mengatasinya

Mengalami sembelit saat menjalani program penurunan berat badan? Ketahui penyebab kenapa susah BAB saat diet di sini.

Menjaga Wellness Tak Harus Mahal, Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dilakukan

Menjaga wellness tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Justru, kebiasaan yang dilakukan secara rutin dalam keseharian bisa jadi langkah awal.

Celery SW 6421 Jadi Warna Tahun 2027 Sherwin Williams, Rumah Makin Berbeda

Celery SW 6421 dipilih sebagai Warna Tahun 2027 Sherwin Williams, membawa nuansa hijau muda kekuningan yang terasa segar dan tenang. 

Moms Wajib Tahu, Ini 7 Tips Penting Menjaga Kesehatan Mental Anak agar Tetap Stabil

Kasus gangguan emosional pada anak kian marak. Simak pentingnya perhatian orang tua dan cara praktis menjaga kesehatan mental anak sejak dini.  

Rutinitas 5 Menit Sebelum Tidur biar Kamar Lebih Nyaman dan Makin Rileks

Rutinitas lima menit sebelum tidur bisa membuat kamar lebih tenang, nyaman, dan membantu tubuh bersiap memasuki waktu istirahat.

7 Tips Keuangan Dave Ramsey untuk Mengatur Keuangan Pribadi Lebih Bijak

7 tips keuangan Dave Ramsey seperti mengatur utang, penghasilan, gaya hidup, rumah, pendidikan, dan uang keluarga lebih bijak.  

Tips Siapkan Dana Konser Impian biar Keuangan Pribadi Tidak Terganggu Lagi

Siapkan dana konser tanpa mengganggu keuangan harian dengan menghitung biaya, menabung, dan memilih instrumen yang sesuai tujuan.  

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/9), Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 17 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.