M O M S M O N E Y I D
Santai

Wallpaper Tempel: Hindari 7 Kesalahan Ini Agar Hasil Pekerjaan Lebih Rapi dan Awet

Wallpaper Tempel: Hindari 7 Kesalahan Ini Agar Hasil Pekerjaan Lebih Rapi dan Awet
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Wallpaper tempel sering mengelupas? Desainer interior berbagi rahasia teknik pemasangan yang tepat agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

Wallpaper tempel kini jadi solusi favorit banyak orang untuk memperbarui tampilan rumah tanpa renovasi besar. Selain praktis, pilihan motifnya makin beragam dan cocok untuk gaya hidup modern. 

Namun di balik kemudahannya, tidak sedikit yang kecewa karena wallpaper mudah mengelupas, bergelombang, atau tampak tidak rapi. 

Melansir dari The Spurce, para desainer interior sepakat bahwa kesalahan pemasangan adalah penyebab utama hasil wallpaper kurang maksimal. 

Melakukan teknik yang tepat dan persiapan sederhana, wallpaper tempel bisa terlihat profesional dan tahan lama, ujar Laura Chappetto, pemilik dan desainer utama Element Design Network.

Baca Juga: Estetika Ruangan Semakin Meningkat Drastis, Ini Rekomendasi Model Tirai Modern

Memilih dinding yang paling ideal

Tidak semua dinding cocok untuk wallpaper tempel. Permukaan yang halus dan bersih adalah syarat utama agar daya rekat bekerja optimal. 

Dinding dengan lapisan cat satin atau semi-gloss biasanya lebih ramah wallpaper dibandingkan cat doff yang mudah terkelupas saat dilepas. 

Jika dinding memiliki tekstur kasar, hasilnya cenderung tidak rapi dan lebih cepat lepas. Untuk memastikan kecocokan, coba pasang potongan kecil wallpaper sebagai uji awal sebelum menutup seluruh bidang.

Persiapan dinding sering jadi penentu hasil akhir

Banyak orang ingin langsung menempel wallpaper tanpa menyiapkan dinding, padahal langkah ini krusial. Lubang paku, retakan kecil, atau permukaan tidak rata sebaiknya ditambal lalu diamplas hingga halus. 

Setelah itu, bersihkan dinding menggunakan kain lembap untuk menghilangkan debu dan kotoran. Dinding yang kering dan bersih membuat proses pemasangan lebih mudah dan hasil akhir terlihat lebih presisi.

Uji tempel sebelum pemasangan penuh

Sebelum melepas seluruh lapisan belakang wallpaper, lakukan uji tempel terlebih dahulu. Cara ini membantu melihat apakah pola sudah sejajar dan posisi sambungan terlihat rapi. 

Dengan uji awal, kamu bisa memperkirakan arah pemasangan dan menghindari kesalahan berulang. Teknik ini umum dilakukan desainer interior agar hasil visual tampak seimbang dan profesional.

Baca Juga: Rumah Terlihat Kuno Tanpa Disadari? Ini 7 Detail Interior yang Perlu Segera Diganti

Buat garis panduan agar tidak miring

Agar wallpaper terpasang lurus, buat garis vertikal sebagai panduan awal. Ukur lebar wallpaper, lalu gunakan waterpas untuk menarik garis lurus dari atas ke bawah. 

Panel pertama yang rapi akan memudahkan pemasangan panel berikutnya. Mulailah dari bagian atas dinding dan kerjakan perlahan ke bawah agar tekanan tetap stabil.

Gunakan alat sederhana tapi tepat

Alat yang digunakan sangat memengaruhi kerapian hasil akhir. Pisau serbaguna yang tajam penting untuk memotong tepi wallpaper dengan bersih. 

Penggaris logam membantu menjaga potongan tetap lurus, terutama di area jendela dan pintu. Alat perata plastik berlapis kain juga berguna untuk menghaluskan permukaan tanpa merusak lapisan wallpaper. Jangan ragu mengganti mata pisau jika mulai tumpul agar hasil potongan tetap rapi.

Kerjakan sedikit demi sedikit

Kesalahan umum saat memasang wallpaper adalah melepas lapisan belakang sekaligus. Cara terbaik adalah mengerjakannya secara bertahap. Lepaskan sedikit demi sedikit sambil meratakan dari tengah ke arah luar. 

Teknik ini efektif mencegah munculnya gelembung udara dan lipatan. Sisakan bagian lebih di tepi, lalu rapikan di tahap akhir dengan potongan presisi.

Jangan panik saat terjadi kesalahan

Salah satu kelebihan wallpaper tempel adalah mudah diperbaiki. Jika pemasangan kurang rapi, wallpaper bisa dilepas dan dipasang ulang tanpa merusak dinding. 

Untuk mengantisipasi hal tak terduga, sebaiknya sediakan cadangan wallpaper. Dengan begitu, proses perbaikan tetap lancar tanpa khawatir perbedaan warna atau motif.

Baca Juga: 7 Kesalahan Tata Letak Ini Bikin Ruang Tamu Anda Tidak Nyaman, Cek Sekarang!

Memasang wallpaper tempel sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, asalkan dilakukan dengan teknik yang tepat. Mulai dari memilih dinding yang sesuai, menyiapkan permukaan, hingga menggunakan alat yang benar, semuanya berperan penting dalam hasil akhir. 

Upaya pendekatan yang lebih tenang dan bertahap, wallpaper tempel bisa menjadi solusi dekorasi yang praktis, rapi, dan tahan lama. 

Cara ini cocok bagi siapa pun yang ingin memperbarui suasana rumah tanpa ribet dan tetap relevan dengan kebutuhan hunian kekinian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Akses Air Bersih di Pesantren Masih Jadi Tantangan, Ini Solusi Pembiayaannya

Akses pembiayaan terjangkau menjadi salah satu alternatif untuk membantu pesantren membangun fasilitas air bersih dan sanitasi yang layak  

Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental Mandiri Menurut Psikolog

Terdapat 6 tips menjaga kesehatan mental bagi setiap individu yang bisa dilakukan secara mandiri.    

HP Oppo Ini dibekali RAM 8GB: Layarnya Bawa Refresh 120Hz, Main Game Berat Aman

Oppo A5 Pro dibekali refresh rate 120Hz dan IP69. Sayangnya, resolusi layarnya ternyata di bawah standar Full HD ponsel sekelasnya.

Ramalan Shio Besok Minggu 11 Oktober 2026, Kambing Hoki dan Tikus Waspada

Simak ramalan shio besok Minggu 11 Oktober 2026. Kambing diprediksi hoki, sementara Tikus, Kerbau, dan Babi perlu lebih waspada.  

Ramalan Zodiak Besok Minggu 11 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Asmara

Simak ramalan 12 zodiak besok Minggu, 11 Oktober 2026, seputar asmara, karier, keuangan, dan kesehatan.  

Cek 7 Promo 10.10 Kuliner Spesial 2026, Serbu Diskon di Roti'O hingga KFC

Mau makan enak tapi tetap hemat? Intip deretan promo 10.10 kuliner spesial weekend ini dan serbu penawaran menariknya di store terdekat.

Penderita Asam Urat Masih Boleh Makan Udang, Ini Batas Amannya!

Udang mengandung 150 mg purin per 100 gram. Temukan rahasia porsi dan cara masak aman agar asam urat tidak mendadak kambuh.

6 Drakor Populer Tentang Kesehatan Mental, Daily Dose of Sunshine Wajib Tonton

10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia, yuk tonton beberapa drakor bertema kesehatan mental ini untuk menambah wawasan.​

Pelacakan Lokasi Google Maps Bisa Dimatikan Agar Akun Lebih Aman!

Google Maps merekam jejak lokasi pengguna secara otomatis setiap hari. Trik sederhana ini terbukti ampuh menghentikan pelacakan.

Bolehkah Makan Keju saat Diet? Kenali Jenis dan Tips Amannya, yuk

Penasaran apakah boleh makan keju saat diet? Ini fakta nutrisi, pilihan jenis keju terbaik, serta tips mengonsumsinya agar berat badan tak naik.