M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

VIVA Kembali Dilirik Pasar, Momentum World Cup dan Diskon Valuasi Jadi Katalis

VIVA Kembali Dilirik Pasar, Momentum World Cup dan Diskon Valuasi Jadi Katalis
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -Saham PT Visi Media Asia Tbk Visi Media Asia Tbk (VIVA) kembali mencuri perhatian pelaku pasar seiring potensi katalis dari gelaran World Cup yang secara historis kerap mendorong lonjakan belanja iklan dan traffic media.

Kondisi ini dinilai dapat menguntungkan emiten berbasis konten dan penyiaran melalui peningkatan pendapatan iklan dari sektor FMCG, otomotif, hingga digital.

Selain faktor sentimen event global, VIVA juga dinilai menarik dari sisi valuasi. Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 850 miliar, pasar disebut belum sepenuhnya merefleksikan kepemilikan VIVA di PT Intermedia Capital Tbk Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang mencapai 83,2%, atau setara nilai implisit sekitar Rp 4,5 triliun. Kondisi ini memunculkan indikasi holding discount yang cukup lebar.

Analis Rudy Setiawan dari MNC Sekuritas menilai secara teknikal saham VIVA mulai menunjukkan penguatan.

Baca Juga: Rusia Siapkan Piala Dunia Tandingan untuk Negara yang Tak Lolos ke World Cup 2026

"Secara teknikal, VIVA mulai mengindikasikan potensi breakout, ditopang oleh peningkatan volume transaksi dalam beberapa periode terakhir. Ini biasanya menjadi early signal akumulasi,” ujarnya dalam keterangan resmi Senin (27/4). 

Ia menambahkan, selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, peluang kenaikan masih terbuka.

"Risk-reward menjadi cukup menarik, terutama bagi trader jangka pendek yang mencari momentum berbasis sentimen event seperti World Cup,” tambahnya.

Kombinasi sentimen event global, potensi rerating valuasi, serta sinyal teknikal yang mulai menguat membuat VIVA dinilai layak dicermati untuk jangka pendek hingga menengah, terutama oleh investor dengan profil risiko agresif.

Harga VIVA pada Senin, 27 April 2026 pada sesi I melesat 9,62% ke Rp 57. Dalam sepekan, harganya sudah naik 29,55%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.