MOMSMONEY.ID - Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak variatif dengan peluang pelemahan yang terbatas pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Simak juga rekomendasi saham hari ini dari Mirae yang bisa dipertimbangkan investor.
Pada perdagangan Selasa kemarin, IHSG ditutup turun 0,89% ke level 6.130,59. Investor asing mencatat jual bersih (net sell) Rp 788,57 miliar.
Secara akumulasi sejak awal tahun, nilai jual bersih asing mencapai Rp 94,09 triliun, sementara IHSG masih terkoreksi 29,10% secara year to date.
Menurut M. Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, koreksi IHSG masih normal. Secara teknikal, IHSG dinilai tengah mengalami koreksi yang masih tergolong wajar untuk membentuk formasi wave 2. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, didukung penurunan volume.
"Secara garis besar, proyeksi IHSG pada Rabu, 29 Juli 2026 diperkirakan bergerak secara variatif sehingga peluang terjadinya pelemahan terbatas sangat terbuka lebar," tulis Nafan dalam riset paginya.
Jika melemah, support IHSG hari ini yang akan diuji di level 6.031 dan 5.931. Sementara resistance di 6.254 dan 6.358.
Baca Juga: Net Sell Rp 788 Miliar, Saham Apa Saja Paling Banyak Dijual Asing?
Dari sentimen global, meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah menjadi katalis positif bagi pasar keuangan. Pelemahan harga minyak dunia turut mengurangi kekhawatiran inflasi sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.
Pelaku pasar juga masih menanti keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan diumumkan Kamis dini hari. Konsensus pasar memperkirakan Fed mempertahankan suku bunga di level 3,75%. Jika hasilnya tidak lebih agresif (hawkish) dari perkiraan, sentimen tersebut berpotensi menopang pergerakan pasar.
Sementara dari dalam negeri, ketidakpastian pasca pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia masih menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan IHSG. Meski demikian, publikasi laporan keuangan emiten semester I-2026 diperkirakan dapat memicu aksi bargain hunting pada saham-saham berfundamental kuat.
Rekomendasi saham teknikal
Pagi ini, Mirae Sekuritas membagikan sejumlah saham yang bisa dipertimbangkan investor. Namun, perlu diingat, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Baca Juga: Susunan LQ45 Periode 3 Agustus - 30 Oktober 2026, Cek Saham yang Masuk dan Keluar
Nafan menyarankan akumulasi pada saham pilihan dengan fundamental solid, bervaluasi murah, serta menunjukkan arah pembalikan tren. Terapkan juga manajemen risiko dengan disiplin,
1. EXCL
Accumulative Buy pada area 2.350–2.450. Target harga: 2.510, 2.660, dan 3.130. Support: 2.350 dan 2.310.
2. SMRA
Add pada area 306–326. Target harga: 332, 344, dan 394. Support: 306 dan 300.
3. TINS
Accumulative Buy pada area 3.380–3.540. Target harga: 3.580, 3.780, dan 4.350. Support: 3.380 dan 3.260.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News