MOMSMONEY.ID - Jakarta menjadi salah satu kota tujuan Trofi Piala Dunia FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola.
Kehadiran trofi Piala Dunia di ibu kota memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung simbol ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Kamis, 22 Januari 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jakarta sebagai salah satu destinasi tur trofi Piala Dunia.
Menurutnya, sepak bola memiliki posisi istimewa di tengah masyarakat Jakarta, tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan lintas generasi.
Pramono menilai, kehadiran FIFA World Cup Trophy Tour sejalan dengan visi pembangunan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif.
Baca Juga: Nasib Piala Dunia 2026: Jerman Ancam Boikot, FIFA Hadapi Ancaman Serius
Ia menyebut, pengalaman melihat langsung trofi Piala Dunia dapat menjadi sumber inspirasi, khususnya bagi generasi muda.
“Melihat langsung trofi Piala Dunia dapat menjadi pengalaman inspiratif, khususnya bagi generasi muda Jakarta, untuk menumbuhkan mimpi besar dan semangat berprestasi di tingkat dunia,” ujar Pramono di JCC, Kamis (22/1/2026).
Dia juga menegaskan, Jakarta memiliki rekam jejak panjang sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional, mulai dari SEA Games hingga Asian Games.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kapasitas Jakarta menggelar event berskala global.
Lebih lanjut, Pramono menekankan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat infrastruktur olahraga serta mengembangkan ekosistem sport tourism.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga internasional turut memperkuat citra Jakarta di mata dunia.
“Kami terus memperkuat infrastruktur olahraga dan mendukung pengembangan sport tourism. Event global seperti ini menunjukkan kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah kegiatan internasional,” tandasnya.
Baca Juga: 7 Minuman untuk Meningkatkan Kesehatan Otak secara Alami
Senada, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut menyambut positif kedatangan trofi Piala Dunia ke Indonesia. Ia menilai agenda tersebut sejalan dengan upaya mendorong pembangunan olahraga nasional melalui kolaborasi lintas sektor.
“Dalam membangun olahraga, baik di Jakarta maupun daerah lain, tidak cukup hanya mengandalkan government spending, tetapi juga membutuhkan investasi dari perusahaan yang beroperasi di Indonesia,” ujar Erick.
Menurut Erick, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, termasuk dalam penyelenggaraan event olahraga berskala internasional.
Sebagai informasi, FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola dijadwalkan menyambangi 75 kota di berbagai negara dan diangkut menggunakan pesawat khusus.
Melalui tur ini, masyarakat dapat merasakan atmosfer Piala Dunia lebih dekat menjelang turnamen yang akan digelar pada Juni–Juli 2026 mendatang.
Selanjutnya: Emiten Ramai Tambah Anak Usaha Baru pada Awal Tahun 2026, Intip Prospeknya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News