M O M S M O N E Y I D
Santai

Tren Affiliate Kian Ngetren Jadi Sumber Penghasilan Tambahan

Tren Affiliate Kian Ngetren Jadi Sumber Penghasilan Tambahan
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Tren afiliasi atau yang lebih dikenal dengan affiliate kian ramai dalam beberapa tahun terakhir. Dari TikTok, Shopee, Instagram, hingga Facebook, fitur ini menjadi salah satu cara favorit masyarakat untuk mencari cuan tambahan.

Lewat fitur affiliate, pengguna bisa memperoleh komisi setiap kali ada konsumen yang melakukan check out produk melalui tautan yang dibagikan lewat konten video maupun foto. Persentase komisi yang ditawarkan pun cukup menarik, tergantung kebijakan platform dan penjual produk.

Bagi sebagian orang, affiliate menjadi pilihan penghasilan sampingan yang fleksibel. Salah satunya Luthfi S Maharani, staf akuntan di dapur MBG, yang sudah merasakan langsung “manisnya” menjadi affiliator.

Luthfi mulai terjun ke dunia affiliate sejak Januari 2024. Saat itu, ia tengah disibukkan dengan penyusunan skripsi dan membutuhkan tambahan pemasukan.

“Pas skripsian kan butuh dana ekstra. Jadi mikir cari yang fleksibel dan bisa cepat hasilnya,” ujar Luthfi saat dihubungi Momsmoney, Kamis (15/1/2026).

Ia menuturkan, saat itu tren affiliate sedang naik daun dan peluangnya terlihat cukup besar. Hal tersebut mendorongnya untuk mulai mencoba menjadi affiliator.

Baca Juga: Konten AI YouTube 10 Menit: Raih Cuan Cepat Pakai 3 Alat Sakti Ini

Awalnya, Luthfi hanya aktif di Shopee. Namun seiring waktu, kanalnya semakin bertambah, mulai dari Shopee, TikTok, Instagram, Facebook, hingga WhatsApp. Produk yang dipromosikan pun mayoritas merupakan kebutuhan sehari-hari.

“Isinya kebutuhan rumah, kebutuhan cewek seperti make-up, baju, tas, sampai perabot rumah. Yang penting kepakai sehari-hari,” jelasnya.

Soal komisi, Luthfi menyebut rata-rata berada di kisaran 10% dari harga produk. Artinya, jika sebuah barang dijual seharga Rp50.000, komisi yang diperoleh sekitar Rp5.000.

“Kalau barangnya makin mahal, ya komisinya makin gede,” ujarnya. 

Menurutnya, produk dengan komisi terbesar biasanya berasal dari kategori elektronik dan skincare.

Di awal menjalani affiliate, hasil yang didapat belum terlalu besar. Namun, pengalaman tersebut cukup membangkitkan semangat.

“Pertama kali nyoba, Alhamdulillah besoknya langsung ada yang check out. Walaupun cuma dua atau tiga,” katanya.

Seiring konsistensi membuat konten, hasil yang diperoleh pun terus meningkat.

Baca Juga: Afiliasi Jadi Sumber Cuan Baru, Simak Cara Pendapatan Bisa Tembus Rp 100 Juta

Menurutnya, kunci menjalankan affiliate terletak pada konsistensi, kualitas video, serta cara menjelaskan produk dengan jelas dan mudah dipahami. 

“Deskripsinya jangan ngasal. Orang harus ngerti produk yang kita tawarin,” ujarnya.

Luthfi juga menyadari persaingan di dunia affiliate kini semakin ketat. Banyak orang mulai terjun ke bidang ini, ditambah dengan maraknya konten tutorial seputar affiliate di media sosial.

“Persaingan jelas makin ketat, tapi peluangnya tetap ada,” katanya.

Meski hanya menjadi penghasilan sampingan, cuan yang diperoleh Luthfi terbilang lumayan. Dari komisi murni aplikasi, penghasilan paling kecil yang pernah ia terima berada di kisaran Rp6 juta per bulan, sementara yang terbesar mencapai Rp10 juta.

“Itu belum termasuk endorse,” ujarnya. 

Menurut Luthfi, pendapatan dari endorsement bersifat terpisah karena bergantung pada kesepakatan langsung dengan brand.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ingin Merangsang Kolagen Alami Kulit? Kenali Perawatan Berbasis PLLA

​Stimulasi kolagen menjadi salah satu pendekatan dalam perawatan estetika untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

8 Barang di Ruang Tamu yang Perlu Disingkirkan biar Rumahmu Betah Seharian

8 barang di ruang tamu ini ternyata bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman lo. Simak apa saja yang perlu disingkirkan.

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti

Bukan cuma soal banyak uang, lima target ini bisa membantu Anda membangun kebebasan finansial secara bertahap dan praktis.

Angkat Potensi Lokal ke Kelas Dunia, Roemah Koffie Hadirkan Konsep Omakase

Konsep omakase dihadirkan di Roemah Koffie berakar dari keyakinan Indonesia memiliki kekayaan komoditas kopi yang luar biasa.

Viva Cosmetics Perbarui Tampilan, Ini Produk yang Lebih Dulu Berubah

​Milk Cleanser dan Face Tonic menjadi produk pertama yang tampil dengan identitas baru Viva Cosmetics setelah rebranding.

Tren Kuliner Asyik tapi Mengancam, Kenali 5 Bahaya Mukbang bagi Kesehatan Anda

Suka menonton aksi makan porsi besar? Waspadai bahaya mukbang yang dapat memicu masalah pencernaan, obesitas, hingga gangguan fungsi otak.

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

​Perkembangan AI membuat kebutuhan skill pekerja ikut berubah. Kemampuan analitis, berpikir kritis, hingga literasi AI makin dibutuhkan

5 Cara Menimbang Berat Badan yang Tepat agar Hasilnya Akurat, Disarankan Pagi Hari

Hasil timbangan sering berbeda setiap hari? Pelajari cara menimbang berat badan yang benar mulai dari waktu terbaik hingga pemilihan alatnya.

Komunitas Bisa Menjadi Ajang Perkuat Ekonomi Kreatif

Mempertemukan komunitas dengan para pelaku ekonomi kreatif dan penggemar seperti Pesta Warga Duniaku bisa perkuat ekonomi kreatif.

6 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (29/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.