M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Treasury Menerima Kenaikan Transaksi Beli Emas Saat Harga Tinggi

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Investor emas semakin tersenyum lebar, sudah semakin mudah transaksi emas secara digital, harganya kini melambung. Mengutip laman logammulia.com Rabu (31/7), harga emas berada di Rp 1.412.000 per gram. 

CEO Treasury, Andreas Santoso mengatakan saat harga emas sedang tinggi, membuat sebagian investor menunggu koreksi harga terjadi. Namun, sebagian besar investor lainnya justru melakukan pembelian agar tidak ketinggalan sebelum harga bertambah tinggi. 

Sebab, Andreas mengamati sinyal penguatan harga emas datang dari penurunan suku bunga dan tensi geopolitik yang semakin memanas. 

Fitur yang paling banyak digunakan oleh investor saat ini adalah fitur beli emas dan jual emas. Jadi, meskipun harga emas terus meningkat tajam, namun investor yang melakukan transaksi beli emas tetap mengalami peningkatan yang menggembirakan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Melesat Rp 12.000 Hari Ini 31 Juli

Saat ini Treasury telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta investor dengan kenaikan yang memuaskan dalam tiga tahun terakhir. 

"Hadir dengan tampilan aplikasi yang lebih fresh dan semakin mudah untuk dioperasikan, pengguna Treasury saat ini banyak didominasi oleh usia muda dengan usia dibawah 30 tahun," kata Andreas. 

Andreas mengatakan investor Treasury kini bisa berinvestasi sambil melestarikan lingkungan. Fitur terbaru yang Treasury perkenalkan adalah fitur Green Gold, yaitu sebuah gerakan untuk mengajak investor emas digital mengambil bagian dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. 

Caranya dengan menetralisir karbon yang dihasilkan dari investasi emas yang dilakukan. Karena setiap produksi satu gram emas menghasilkan setidaknya menghasilkan 28,2 kg gas karbon yang dilepaskan ke udara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​