MOMSMONEY.ID - Travel + Leisure Co. berkolaborasi dengan Swiss German University dalam mempersiapkan standar kompetensi terbaru bagi sistem pendidikan di industri pariwisata.
Hal ini coba diwujudkan melalui sebuah forum group discussion (FGD) yang turut dihadiri oleh sejumlah pakar akademisi serta praktisi industri pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu utama menjadi sorotan, seperti pentingnya integrasi teknologi, khususnya artificial intelligence (AI) dalam meningkatkan layanan kepada tamu tanpa menghilangkan sentuhan humanis, serta pembaruan standar sertifikasi untuk mempersiapkan talenta muda yang memiliki daya saing global.
Melalui diskusi ini, Travel + Leisure Co. bersama Swiss German University menghasilkan sejumlah rekomendasi yang dapat menjadi landasan dalam membangun fondasi masa depan industri pariwisata, antara lain:
- Merancang sertifikasi internasional: menyusun kurikulum sertifikasi yang diakui secara internasional untuk memvalidasi keahlian mahasiswa.
- Menerapkan manajemen berbasis AI: mengintegrasikan penggunaan AI dalam mengelola data riwayat tamu guna memberikan layanan yang lebih personal dan efisien.
- Membuat konsep pembelajaran teaching factory yang berbasis digital: menerapkan model pembelajaran berdasarkan dinamika industri terkini agar mahasiswa terbiasa dengan ekosistem pariwisata berbasis digital.
Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif mengikuti tren global, serta menghasilkan generasi muda yang memiliki ilmu dan mental dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata.
Baca Juga: PRISM Perluas Ekspansi Palette di Destinasi Wisata dan Kota Berkembang
“Apa yang diharapkan tamu saat ini terus berkembang dan tidak selalu tercermin dalam pendekatan konvensional. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan standar yang dikembangkan mampu menjawab perubahan tersebut,” ujar Indra Budiman, Area General Manager, Travel + Leisure Co, Kamis (11/4).
Inovasi dalam pembelajaran bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
"Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh di dalam kelas akan selaras dengan kebutuhan dan dinamika industri," ujar Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, Rektor Swiss German University.
Salah satu kerjasama yang terjalin adalah para mahasiswa Swiss German University program Hotel dan Manajemen Pariwisata akan memiliki kesempatan untuk bekerja langsung dalam dua semester di hotel Wyndam Casablanca.
Saat ini, Travel + Leisure Co. mengawasi lebih dari 100 club resort di luar Amerika Utara dengan total portofolio aset klub yang melebihi US$1 miliar.
Travel + Leisure Co. juga mengelola dan mengembangkan empat vacation ownership di kawasan ini, termasuk Club Wyndham Asia, Club Wyndham South Pacific, Accor Vacation Club Asia Pacific, dan Accor Vacation Club.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News