M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Tipe Investor Jelang Pemilu 2024, Anda Tipe yang Mana?

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Pemilu 2024 semakin dekat. Bagaimana Anda meracik strategi investasi jelang pemilu? Apakah Anda termasuk investor yang pesimis atau optimis terhadap pemilu tahun depan?

Riset PT Syailendra Capital, Senin (15/8), mengungkapkan pada musim pemilu ada dua macam sudut panjang yang sering ditunjukkan oleh investor. Sebagian investor berpendapat bahwa musim pemilu dikaitkan dengan meningkatnya risiko pasar karena ada kemungkinan risiko perubahan kebijakan atau kemungkinan risiko ketidakstabilan politik. 

Biasanya faktor yang membuat investor cemas jelang pemilu adalah, pertama ada risiko ketikdakstabilan kondisi dalam proses pemilu. Kedua, khawatir dengan masyarakat yang terpecah opininya. Ketiga, ada kemungkinan perubahan kebijakan dan keempat risiko jika hasil pemilu tidak dapat diterima oleh pihak-pihak tertentu. 

Namun, ada juga investor yang melihat musim pemilu sebagai pesta demokrasi yang akan membuat roda perekonomian berjalan lebih baik. Hal tersebut tentu ditopang oleh peningkatan angka konsumsi domestik. Ada sumber dana kampanye dalam pemilu yang akan terserap di perekonomian. Tidak heran bila konsumsi diperkirakan meningkat di tahun pemilu dan dapat menumbuhkan ekonomi. 

Syailendra berpandangan dua macam sudut pandang di setiap kasus memang lumrah terjadi karena terbaginya opini antara investor yang memiliki profil risiko konservatif dan agresif. 

Namun, di setiap kondisi, sebaiknya investor melihat dari sisi positifnya dan jangan hanya melihat faktor risikonya saja. Dengan begitu, investor dapat memanfaatkan momentum dan opportunity yang ada. 

Baca Juga: Suku Bunga The Fed Naik, Ini Sektor Investasi Paling Bergairah

Secara historis pergerakan IHSG di musim pemilu semakin stabil bila dilihat dari penurunan standar deviasinya. Pada pemilu 2009 standar deviasi dari pergerakan IHSG mencapai 31,7%. Sedangkan, pada pemilu 2014 menjadi 13,7% kemudian pada pemilu 2019 turun lagi ke 13,3%. 

Sedangkan, pada 5 periode pemilu terakhir, volatilitas pergerakan IHSG mengalami penurunan angka annualized standard deviation (SD). SD 2 pemilu terakhir di kisaran 13%, lebih rendah dibandingkan dengan pemilu tahun 1999, 2004, dan 2009. Hal ini terjadi kemungkinan karena adanya perbaikan dalam persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil pemilu sehingga membuat keseluruhan musim pemilu menjadi lebih kondusif. 

Baca Juga: Meneropong Arah Pasar Jelang Pemilu 2024, Ini Rekomendasi Investasi Reksadana Saham 

Optimisme juga bisa datang dari potensi meningkatnya konsumsi di musim pemilu. Tipe produk yang sering dibeli untuk kebutuhan kampanye pemilu antara lain, stiker atau pin, kartu nama, pakaian, kalendar, selebaran atau poster, penutup kepala, alat tulis, alat makan atau minum. 

Berdasarkan estimasi UBS, terdapat potensi perputaran dana berkisar Rp  170 triliun dari 5 jenis bentuk pemilu yang akan dilangsungkan. Dampaknya positif pada angka konsumsi di Indonesia yang biasanya mengalami peningkatan pada 2 kuartal sebelum pemilu berlangsung. Beberapa produk yang terkait dengan kebutuhan kampanye kemungkinan mengalami lonjakkan permintaan sebelum pemilu berlangsung.

Baca Juga: Jokowi Siapkan Belanja Negara Rp 3.304,1 Triliun dalam RAPBN 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Cek Jamnya di sini

Yuk, cek jadwal KRL Jogja-Solo akhir pekan 3-4 Oktober 2026, menuju stasiun Palur. Jangan lupa catat jam pentingnya, ya.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Catat Waktunya

Ini jadwal KRL Solo-Jogja akhir pekan 3-4 Oktober 2026. Jadwal akhir pekan perlu diperhatikan agar tidak keliru menggunakan jadwal hari biasa.

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.