M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ternyata Ini Loh Alasan Pentingnya Bermain untuk Anak, Moms.

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Masa kecil adalah fondasi utama perkembangan anak. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak sejak usia dini, khususnya untuk mendukung perkembangan motorik, bahasa, dan sosial mereka. 

Selain kemampuan integratif anak juga perlu mendapat perhatian sejak dini. Dengan terbiasa bermain bersama orang tua, maka anak akan terbiasa berkomunikasi dengan baik serta lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan dunia luar.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, kelompok balita (1-4 tahun) di Indonesia mencapai hampir 60% dari total anak usia dini, sedangkan kelompok prasekolah (5-6 tahun) sekitar 30%. Lebih dari separuh populasi anak usia dini berada di Jawa, sementara sisanya tersebar di pulau lainnya. 

Angka ini menunjukkan, dalam 5 tahun kedepan, tanggung jawab orang tua Indonesia tidaklah mudah dalam membimbing anak-anak di masa emas perkembangan mereka. Karena ternyata bukan hanya gizi dan pendidikan yang harus dipikirkan, ternyata bermain menjadi salah satu faktor pendukung dalam perkembangan kemampuan motorik, bahasa dan komunikasi anak.

Baca Juga: Pesan Robert Kiyosaki ke Orang Tua: Ajarkan Anak-Anak 4 Hal Tentang Keuangan Ini

Menurut penelitian yang diberitakan oleh Neuroscience News, bermain juga berkontribusi pada kesiapan belajar anak. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki waktu bermain yang cukup lebih mampu beradaptasi di lingkungan sekolah, dengan peningkatan pada perilaku belajar dan keterampilan pemecahan masalah.  

Saat bermain, anak mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, dan keterampilan sosial. Misalnya, bermain dengan bola membantu anak melatih motorik halus, sedangkan bermain peran membantu mereka belajar berkomunikasi dan memahami emosi.

UNICEF juga menyebutkan bahwa bermain adalah hak setiap anak di dunia, karena manfaatnya yang luar biasa. Melalui bermain, anak-anak belajar menghadapi tantangan, mencoba hal baru, dan menemukan solusi dari persoalan yang dihadapi. Seperti ketika anak bermain puzzle hewan, di mana mereka mencoba untuk menyusun potongan gambar sekaligus mempelajari tentang nama-nama hewan. 

Faktanya tidak sedikit anak yang memiliki berbagai macam kesibukan seperti berbagai macam les maupun akses ke gawai yang akhirnya menghabiskan waktunya untuk bermain. Seperti bermain puzzle, merangkai balok dan menggambar atau mewarnai yang dapat memancing kreativitas sesuai keinginan mereka. 

Orang tua dapat memulainya dengan mengajak anak untuk bermain bersama, dimana anak menjadi ‘pilot’ yang menentukan arah permainan. Momen bermain bersama, menjadi waktu berharga untuk mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Sesuai dengan teori bermain 20-30 menit dengan anak, yang disampaikan oleh Piaget dan Erikson yang menyebutkan bahwa, bermain adalah kunci untuk konsolidasi pembelajaran dan pembentukan diri. Dengan melibatkan diri secara aktif, orang tua tidak hanya membantu perkembangan fisik dan mental anak tetapi juga menciptakan kenangan indah yang mendukung rasa percaya diri mereka.

Senada dengan teori tersebut Fondy Prasetio, Headmaster Cakap Kids Academy, mengatakan bahwa bermain tidak hanya menjadi sarana rekreasi atau hiburan bagi anak, namun juga menjadi faktor penting dalam perkembangan kemampuan belajar anak. 

Baca Juga: Kenali 8 Tempat Wisata di Purwakata yang Wajib Dikunjungi

"Bermain adalah jembatan untuk menghubungkan dunia anak dengan pembelajaran. Saat orang tua meluangkan waktu untuk bermain bersama, mereka tidak hanya mendukung perkembangan anak secara fisik dan mental, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih erat dan penuh makna," ujar Fondy dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11). 

Dengan bermain yang terarah dan dukungan orang tua, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang percaya diri, kreatif, dan siap menghadapi masa depan. Serta, dapat mendukung stimulasi kemampuan berpikir, perkembangan emosi dan fokus anak untuk berkembang dan memahami hal-hal yang baru dipelajari. Jadi, ternyata sepenting itu manfaat dari bermain bersama orang tua untuk anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.