M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Terhindar dari Pencurian Kekayaan, Alasan Robert Kiyosaki Berinvestasi di Aset Ini

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan alasan berinvestasi di Bitcoin bukan aset lainnya.

"Mengapa saya memiliki Bitcoin. Bitcoin adalah perlindungan terhadap pencurian kekayaan kita melalui uang kita," kata Kiyosaki di akun X-nya, Rabu (31/1).

Kiyosaki mengungkapkan, Ketua The Fed Jerome Powell, Menteri Keuangan AS Janet Yellen, dan para bankir Wall Street mencuri kekayaan kita melalui uang kita.

"Khususnya, melalui inflasi, perpajakan, dan manipulasi harga saham," ungkap penulis buku populer Rich Dada, Poor Dad ini. 

"Itu sebabnya, saya menabung dan berinvestasi di Bitcoin, bukan saham, obligasi, dan dolar palsu," tegas Kiyosaki.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Sebut Harga 3 Aset Ini Terbang Lebih Tinggi di 2024 dan Seterusnya

Sebelumnya, Kiyosaki terus memberi saran, untuk membeli emas, perak, dan Bitcoin. Kenapa?

Soalnya, dia bilang, kenaikan harga emas, perak, dan Bitcoin akan lebih tinggi dibanding saham teknologi atau real estate. 

"Mulai 2024 dan seterusnya," kata Kiyosaki dalam akun X-nya, 15 Januari lalu.

Kiyosaki menyebutkan, ada banyak alasan berbeda, mengapa ada orang kaya, banyak orang kelas menengah, dan kebanyakan orang miskin dan akan mati miskin. 

Salah satu alasan besarnya adalah, apa yang sesorang lakukan di waktu luangnya.

Baca Juga: Antisipasi Dollar AS Ambruk, Robert Kiyosaki Terus Beli Bitcoin

"Pada dasarnya, karena kebanyakan dari kita memiliki lebih banyak waktu luang dibanding waktu bekerja, banyak teman saya akan bermain golf di Arizona, yang lain bermain ski di Aspen," ungkap Kiyosaki.

Kiyosaki memang rutin menyarankan investor untuk membeli lebih banyak emas, perak, dan Bitcoin.

"Sejak musim terbaru sepak bola (AS) NFL bergulir, utang negara telah meningkat sebesar US$ triliun lagi," ungkap Kiyosaki di akun X-nya, 13 Januari lalu.
 
"Silakan beli lebih banyak emas, perak, dan Bitcoin," katanya.

"Hati-hati di jalan. Lindungi diri Anda dari para pemimpin kita yang korup secara finansial dan tidak kompeten," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kisahkan LDR, 5 Film Ini Buktikan Cinta Jarak Jauh Penuh Cobaan

Cinta jarak jauh memang sulit. 5 film LDR ini menggambarkan perjuangan pasangan yang terpisah. Siapkah Anda menghadapi cobaan mereka?   &

6 Rekomendasi Biji-bijian untuk Dikonsumsi dalam Pola Makan Sehat Anda

Yuk, cek beberapa rekomendasi biji-bijian untuk dikonsumsi dalam pola makan sehat Anda berikut ini! 

Cerminan Lonjakan Tren Perjalanan Domestik di Hari Raya Lebaran

Musim liburan hotel di Indonesia sesuaikan tarif kamar dan mencerminkan tekanan kompetisi harga.    

3 Campuran Minuman yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Ada beberapa campuran minuman yang bagus untuk kesehatan jantung, lo. Yuk, intip di sini!            

Halodoc: Bahaya Curhat Masalah Kesehatan ke AI, Berisiko Picu Self-Diagnose

Halodoc ingatkan risiko saat menggunakan AI dalam konsultasi kesehatan, salah satunya bisa picu self diagnose. 

Telat Lapor SPT? Cek Informasi Denda, Batas Waktu, dan Cara Mengatasinya

Telat lapor SPT 2026 bisa kena denda. Cek batas waktu terbaru, sanksi, dan solusi praktis agar tetap aman dan patuh pajak.​  

10 Kebiasaan yang Bikin Hidup Stagnan, Pelajaran Logis dari Charlie Munger

Kenali 10 kebiasaan yang bikin hidup stagnan menurut Charlie Munger dan cara menghindarinya agar sukses di era modern.​

5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Keuangan Seret, Banyak Dilakukan Kelas Pekerja

Stop 5 kebiasaan belanja ini sekarang agar keuangan lebih stabil dan peluang kaya makin terbuka tanpa harus nambah penghasilan.​

Prakiraan Cuaca Besok (29/4) dan Lusa di Banten, Hujan Turun di Seluruh Wilayah

​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di wilayah Banten akan diguyur hujan ringan, jangan lupa untuk membawa payung saat bepergian

Survei Finetiks: Stres Finansial Karyawan jadi Biaya Tersembunyi Perusahaan

Survei Finetiks: 56% karyawan tidak punya dana darurat dan keadaan keuangan yang amburadul menjadi biaya tersembunyi bagi perusahaan.