M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Terapkan Teknologi AI, SkorLife Sukses Pangkas Biaya hingga 50%

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - SkorLife, perusahaan fintech di Indonesia, berhasil menggunakan teknologi Generative AI (GenAI) untuk meningkatkan layanan pelanggan. Langkah ini berhasil memangkas biaya operasional hingga 50% serta meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan. 

Pencapaian tersebut menegaskan komitmen SkorLife terhadap inovasi dan penggunaan teknologi mutakhir untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Di Indonesia, sebagai pasar yang sedang berkembang dengan kelas menengah yang terus bertambah, banyak konsumen kesulitan membangun skor kredit mereka dengan baik. Akibatnya, banyak dari konsumen tidak bisa sepenuhnya meraih mobilitas sosial-ekonomi yang lebih baik karena sulit mendapatkan akses ke pinjaman dan instrumen keuangan lainnya di luar rekening tabungan. 

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya kejelasan informasi. Meskipun biro kredit di Indonesia memiliki data yang diperlukan, belum ada cara yang mudah bagi konsumen untuk mengakses data kredit mereka dan membuat keputusan yang tepat untuk memperbaiki skor mereka. Akibatnya, sembilan dari sepuluh aplikasi pinjaman di Indonesia ditolak.

Baca Juga: SkorLife Raih Pendanaan Tahap Awal Sebesar US$ 4 Juta

Melalui SkorLife bisa mengatasi tantangan tersebut dengan memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas informasi kredit mereka melalui platformnya. Diluncurkan pada 2022, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 1,5 juta kali, menjadikannya yang pertama dari jenisnya di Indonesia. 

Pendekatan komprehensif ini dalam pengelolaan, pemahaman, dan penyelesaian sengketa data kredit membantu menyelesaikan masalah transparansi dan aksesibilitas keuangan yang sudah lama ada.

Ongki Kurniawan, CEO dan Co-Founder Skor Technologies, baru-baru ini bergabung dalam episode podcast andalan AC Ventures, Indonesia Digital Deconstructed, untuk membahas SkorLife dan bagaimana aplikasi ini membantu masyarakat Indonesia mengelola data kredit mereka. 

Diskusi tersebut juga menyoroti penggunaan AI dan GenAI oleh SkorLife. Ongki, yang memiliki latar belakang profesional dengan peran di perusahaan-perusahaan keuangan dan teknologi multinasional seperti Citi Group, BCG, XL Axiata, Grab, dan Stripe, telah menerapkan pemahaman mendalamnya tentang kemajuan teknologi dan nuansa regulasi di Indonesia untuk mengatasi tantangan kredit yang unik dihadapi oleh jutaan konsumen.

“Salah satu tantangan utama adalah kecepatan teknologi yang tidak selalu sejalan dengan regulasi di Indonesia, yang menimbulkan berbagai hambatan. Kami perlu memastikan bahwa teknologi dan regulasi berkembang secara bersamaan untuk benar-benar memberdayakan konsumen lokal,” ujar Ongki dalam keterangan tertulis. 

Dalam laporan yang baru saja diterbitkan berjudul Harnessing the Power of (Gen)AI in Indonesian Financial Services  AC Ventures, Boston Consulting Group (BCG) dan unit desain teknologinya BCG X, serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia), mengeksplorasi dampak GenAI pada sektor layanan keuangan di Indonesia. 

SkorLife ditampilkan sebagai studi kasus utama, menunjukkan bagaimana pendekatan pelopor perusahaan terhadap GenAI menetapkan tolok ukur baru di industri.

Menurut laporan tersebut, 61% institusi keuangan di Indonesia percaya bahwa mereka memiliki infrastruktur teknologi yang diperlukan untuk mengintegrasikan GenAI. Hampir setengah dari para pemimpin di industri tersebut sudah memanfaatkan GenAI untuk meningkatkan layanan pelanggan. 

Baca Juga: Encouraging Financial Inclusion, Tokoscore Services Enable to Raise GOTO Revenue

SkorLife menjadi contoh utama dalam industri ini, berhasil beralih dari tahap pilot ke penerapan yang dapat diskalakan, menawarkan interaksi pelanggan yang sangat dipersonalisasi, sebuah keunggulan penting dalam pasar yang sangat kompetitif saat ini.

Dalam hal AI, penerapan GenAI oleh SkorLife telah membawa perubahan besar, terutama dalam mengurangi biaya operasional. Karena layanan pelanggan menyumbang 40% dari total biaya operasionalnya, pengenalan bantuan GenAI telah menjadi terobosan. 

Antarmuka percakapan yang didorong oleh AI memberikan saran keuangan yang dipersonalisasi berdasarkan riwayat transaksi dan pola pengeluaran, mengoptimalkan sumber daya perusahaan untuk inovasi lebih lanjut. 

Ongki juga menjelaskan dampak lebih luas dari layanan SkorLife adalah bukan hanya tentang memahami skor kredit seseorang, tetapi juga memberikan pengetahuan kepada individu untuk membuat keputusan keuangan yang tepat, sehingga mendukung masyarakat yang lebih sadar finansial. 

Ke depan, SkorLife berkomitmen untuk memperluas dampaknya dengan mengadopsi inisiatif open banking di Indonesia. Sistem ini akan memfasilitasi pertukaran data yang mulus antara bank, lembaga keuangan, dan pihak ketiga, menciptakan ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi dan mudah digunakan. 

Integrasi ini juga akan memungkinkan perusahaan non-keuangan, seperti platform e-commerce besar seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya, untuk memanfaatkan data tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.