MOMSMONEY.ID - HP Vivo S2 meluncur, menandai kembalinya seri S setelah hampir enam tahun absen. Ponsel ini langsung memberikan kesan pertama yang kuat berkat desain premiumnya, menampilkan modul kamera horizontal nan ramping serta layar AMOLED melengkung 3D yang mirip dengan Vivo X300 FE.
Di saat sebagian besar ponsel di segmen ini masih menggunakan layar datar, Vivo S2 hadir dengan layar AMOLED melengkung 3D berukuran 6,83 inci yang memiliki resolusi 1,5K.
Marcia Sekhose, pengamat gadget dari 91Mobiles.com, menyebutkan, refresh rate-nya mencapai 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Dipadukan dengan speaker stereo, Vivo S2 menyuguhkan pengalaman multimedia yang menyenangkan berkat kualitas audio yang lantang dan jernih. Vivo S2 juga memberikan kesan pertama yang kuat melalui desainnya.
Meski mengusung layar besar berukuran 6,83 inci, ponsel ini terasa sangat ringan dan nyaman digenggam. Di bagian belakang, Vivo menerapkan desain modul kamera horizontal yang menampung kamera serta Aura Light.
Desain ini sangat mirip dengan Vivo X300 FE, hasilnya ponsel dapat diletakkan secara stabil di atas meja tanpa goyangan mengganggu. Vivo S2 juga tersedia dalam pilihan warna Sapphire Blue dan Regal Bronze.
Baca Juga: HP Terlaris: iPhone 17 Dominasi Pasar, Apple Terancam Geser di Kuartal Kedua
Performa andal, namun bukan yang tercepat
Vivo S2 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo, prosesor yang sama dengan Vivo V70 FE. Ponsel pesaing seperti Redmi Turbo 5 dan Motorola Edge 70 Pro menawarkan chipset yang lebih cepat dengan harga serupa, bahkan lebih rendah.
Vivo S2 mencatatkan skor 956.029 pada benchmark AnTuTu, angka yang mendekati klaim skor Vivo sebesar 970.000. Sementara, Motorola Edge 70 Pro 5G dengan MediaTek Dimensity 8500 Extreme hasilkan skor 2.194.258 dan Redmi Turbo 5 raih skor 2.135.669.
Performa gaming-nya pun tergolong baik. Ponsel ini menghasilkan rata-rata 59,7 fps pada game Call of Duty: Mobile dan 37,4 fps pada BGMI. Ponsel ini berhasil menjaga suhu tetap terkendali dengan peningkatan rata-rata sekitar 5,25 derajat Celsius setelah 30 menit bermain.
Fitur Ultra Game Mode dari Vivo juga turut membantu dengan meminimalkan gangguan dan mengoptimalkan performa selama sesi permainan berlangsung. Memaksa ponsel bekerja keras melalui sesi gaming yang panjang dapat menyebabkan peningkatan suhu dan sedikit frame drop.
Pamerkan kapasitas baterai 7.050 mAh & fast charging 44W
Vivo S2 ditenagai oleh baterai 7.050 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 44W. Dalam uji benchmark baterai PCMark, ponsel ini mampu bertahan selama 14 jam 57 menit.
Optimalisasi baterainya pun tak kalah mengesankan, daya baterai hanya berkurang 5 persen setelah 30 menit bermain game COD Mobile dan BGMI. Sementara, streaming YouTube selama satu jama hanya menyebabkan penurunan daya yang minim.
Meski pesaing seperti OnePlus Nord CE6 dan POCO X8 Pro Max mengusung baterai dengan kapasitas lebih besar, Vivo S2 tetap menawarkan daya tahan baterai yang andal.
Baca Juga: Laptop Lenovo IdeaPad Flex 5 Menawarkan Kemudahan Flip 360 Derajat
Sensor utama yang mumpuni & kamera sekunder 2MP
Vivo S2 mengusung konfigurasi kamera yang cukup sederhana, terdiri dari sensor utama 50MP dan kamera sekunder 2MP di bagian belakang serta kamera depan 32MP. Ponsel ini mendukung perekaman video 4K baik pada kamera depan maupun belakang serta dilengkapi fitur Aura Light Portrait hingga Dual View Video.
Salah satu kekurangan yang mencolok adalah absennya kamera ultra-wide, fitur yang umum ditemukan di segmen harga ini. Akibatnya, Vivo S2 mengorbankan sebagian fleksibilitas dibandingkan para pesaingnya.
Dari segi kualitas gambar, kamera utamanya bekerja cukup baik di kondisi cahaya terang untuk menghasilkan foto yang layak. Namun, ponsel ini kesulitan menangani kondisi minim cahaya dan gambar cenderung kehilangan detail atau menunjukkan noise.
Reproduksi warna adalah aspek lain yang bisa lebih konsisten, karena foto terkadang tampak kurang akurat dari yang diharapkan. Vivo S2 tertinggal dari Motorola Edge 70 Pro dalam hal mempertahankan detail, gambar tampak lebih lunak dan kurang bertekstur.
Warnanya juga terlihat lebih pudar dengan kontras lebih rendah dan nada warna yang kurang akurat. Sebagai perbandingan, Edge 70 Pro memberikan akurasi warna yang lebih baik dan menangani rentang dinamis secara lebih efektif.
Sehingga, mampu mempertahankan detail baik di area bayangan maupun area terang. Performa mode potret merupakan kelemahan Vivo S2.
Dibandingkan dengan Motorola Edge 70 Pro, ponsel ini menghasilkan warna yang pudar dan warna kulit yang kurang akurat serta hilangnya detail yang cukup terlihat.
Meski Edge 70 Pro cenderung mempertajam foto potret secara berlebihan, ponsel ini tetap memberikan kejernihan yang lebih baik dan detail yang lebih halus secara keseluruhan.
Deteksi tepi tidak terlalu istimewa pada kedua ponsel, namun Motorola menawarkan pemisahan subjek yang sedikit lebih rapi dan efek bokeh yang lebih meyakinkan. Vivo S2 unggul dibandingkan Motorola Edge 70 Pro dalam hal warna kulit dan akurasi warna saat swafoto, menghasilkan tampilan yang lebih alami meski ada sedikit tambahan kontras.
Namun, Edge 70 Pro masih memiliki sedikit keunggulan dalam hal detail dan rentang dinamis. Ia mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam dan tampak lebih menarik untuk media sosial.
Dalam pengambilan gambar minim cahaya dengan mode malam, Motorola Edge 70 Pro memberikan kontrol pencahayaan yang lebih baik dan menangani efek flare cahaya secara efektif.
Secara keseluruhan, Motorola Edge 70 Pro lebih unggul karena secara konsisten memberikan detail, rentang dinamis, performa minim cahaya, dan keseimbangan warna yang lebih baik di hampir semua skenario.
Vivo S2 memang memiliki kelebihan, terutama dalam hal akurasi warna swafoto. Namun, pemrosesan gambar yang tidak konsisten dan absennya kamera ultra-wide yang membuatnya kurang memuaskan dibandingkan pesaingnya.
Baca Juga: Harga iPhone 15 Turun: Ini Fitur Pro yang Kini Bisa Anda Miliki
Performa software yang mulus dengan dukungan jangka panjang
Vivo S2 menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 dan dijanjikan akan menerima tiga kali peningkatan OS serta pembaruan keamanan selama lima tahun.
Pengalaman perangkat lunaknya kaya akan fitur, menawarkan alat seperti Shake and Share untuk mentransfer foto dan video 4K dengan cepat antarperangkat yang kompatibel.
Hadir pula AI Creation, AI Transcript Assist, dan Circle to Search 2.0. Fitur AI Creation cukup berguna, Anda bisa menempelkan prompt dan sistem akan dengan cepat mengubah teks tersebut menjadi ringkasan padat atau format lainnya. Itulah fitur-fitur canggih yang dihadirkan oleh HP Vivo S2 keluaran terbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News