MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan yang bikin kabel charger cepat rusak. Pengguna biasanya suka menggulung kabel dengan asal atau tidak memegang konektor saat mencabut charger.
Hasham Shaikh, pengamat media sosial dari Elver.in, mengatakan, ada beberapa cara menghindari kerusakan kabel charger. Alih-alih menarik kabel dari tengah atau menariknya dengan kasar, selalu pegang kepala konektor dan tarik lurus.
Langkah ini dapat mengurangi tekanan pada kabel internal dan mencegah kerusakan pada port pengisian daya ponsel. Ada juga beberapa langkah lain yang bisa dilakukan, seperti berikut:
Baca Juga: HP Android Aman: Lindungi WhatsApp dari Spyware Morpheus Ini
1. Jangan gunakan ponsel saat mengisi daya
Memutar atau membengkokkan kabel akan memberi tekanan pada kawat tembaga di dalamnya. Hal ini adalah salah satu alasan utama kabel putus di dekat konektor.
Jaga agar kabel tetap rileks dan hindari membengkokkannya pada sudut tajam saat mengisi daya. Selain itu, menggunakan ponsel saat terhubung dapat memberi tekanan pada port dan konektor.
Jika Anda perlu menerima panggilan atau memindahkan ponsel, cabut kabel terlebih dahulu jika level baterai sudah mencukupi. Menjaga perangkat tetap stabil membantu mencegah tekanan yang tidak berlebih pada seluruh sistem pengisian daya.
2. Simpan kabel charger dengan benar
Setelah memahami kebiasaan penggunaan sehari-hari, langkah selanjutnya adalah penyimpanan yang tepat. Alih-alih menggulung kabel dengan kencang atau membuat simpul, bentuk lingkaran longgar dan kencangkan dengan tali velcro.
Penggulungan yang longgar membantu menghindari kelelahan kawat internal dan mengurangi risiko kusut. Saat meletakkan kabel di dalam ransel, kabel tersebut akan tertekan oleh buku, laptop, atau benda tajam.
Penggunaan pelindung akan menjaga kabel aman dari tekanan, kotoran, dan cairan yang tidak terduga. Suhu ekstrem dapat merusak lapisan luar kabel pengisi daya.
Panas melunakkan material, sedangkan dingin membuatnya rapuh. Kelembapan juga dapat menyebabkan korosi pada konektor dan memengaruhi kinerja pengisian daya.
Selalu simpan kabel di tempat yang kering dan terkontrol suhunya.
3. Perkuat kabel sebelum kerusakan muncul
Menambahkan pelindung tekukan atau tabung penyusut membantu menopang area konektor yang jadi titik terlemah dari kabel pengisi daya. Setelah kabel internal mulai putus atau terbuka, kabel biasanya sudah tidak dapat diperbaiki lagi.
Pencegahan sejak dini selalu lebih efektif daripada memperbaiki kerusakan di kemudian hari.
4. Pilih kabel berkualitas
Banyak kabel murah menggunakan kawat yang lebih tipis, konektor yang lebih lemah, dan tanpa pelindung tegangan. Meski berfungsi, kabel tersebut seringkali tidak mampu menahan tekukan dan tarikan.
Maka dari itu, pilih charger dengan pelindung tegangan yang diperkuat, rumah konektor yang kuat dan konektor yang tahan korosi. Membeli dari produsen yang bereputasi mengurangi risiko pemalsuan dan memastikan kabel memenuhi standar keselamatan.
Pemasok berkualitas juga menyediakan material yang lebih baik dan kinerja yang stabil.
Baca Juga: Data WhatsApp Makin Aman, Fitur Cloud Terenkripsi End-to-End Hadir
5. Terapkan kebiasaan perawatan sederhana
Lakukan perawatan sederhana seperti perhatikan bagian yang terkelupas, konektor yang longgar, atau pengisian daya yang tidak konsisten. Ganti kabel yang rusak sedini mungkin untuk menghindari kerusakan pada perangkat.
Debu dan serat dapat menempel di dalam port pengisian daya dan menempel pada konektor. Menggunakan sedikit alkohol isopropil dan kain lembut membantu membersihkan charger, meningkatkan stabilitas dan kecepatan pengisian daya.
6. Pegang konektor saat mencabut charger
Saat menarik pengisi daya dari tengah panjangnya, Anda akan memberi tekanan yang tidak perlu pada komponennya. Menggoyangkan kabel dengan paksa juga bisa merusak port pengisian daya pada perangkat.
Biasakan untuk memegang konektor yaitu ujung yang dicolokkan dan menariknya perlahan.
7. Hindari paparan kelembapan
Kerusakan akibat air dapat menyebabkan kerusakan pada pengisi daya Anda. Pastikan untuk menjauhkan pengisi daya dari cairan karena dapat menyebabkan korosi pada konektor atau komponen internal kabel.
Saat bepergian, wadah pelindung adalah cara yang bagus untuk menjaga kabel tetap aman dari tumpahan air. Di rumah, pastikan untuk tidak mengisi daya di lingkungan yang lembap dan basah. Sekian kebiasaan yang bikin kabel charger rusak dan cara mengatasinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News