M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Startup Analisis Kredit Berbasis AI Sxored Dapat Pendanaan dari East Ventures

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Sxored mendapatkan pendanaan dalam jumlah yang tidak disebutkan dari East Ventures, perusahaan venture capital.

Startup teknologi berbasis di Indonesia ini menyajikan layanan ekstraksi dokumen secara cerdas dan analisis dokumen kredit bertenaga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pendanaan ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan produk dan memperdalam integrasi solusi AI dan machine learning (ML).  

Pasar pinjaman dana di Indonesia terus menunjukkan momentum yang kuat dengan total pinjaman yang disalurkan pada tahun lalu mencapai lebih dari Rp 170 triliun.

Didukung oleh proyeksi tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 11%–13%, Indonesia memperkuat statusnya sebagai pusat pinjaman dana teratas di Asia Tenggara baik secara digital maupun offline. 

Namun, industri pinjaman dana menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk meningkatnya penipuan kredit dan biaya operasional yang tinggi karena pemrosesan data yang masih manual dan siklus pengambilan keputusan yang lambat.

Sxored menghadirkan solusi terpadu untuk para pemberi pinjaman dengan menggabungkan Optical Character Recognition (OCR) yang cerdas dan kopilot bertenaga AI untuk mengotomatiskan dan meningkatkan pemrosesan dokumen kredit.

Platform ini secara efisien mengekstrak dan mengkonsolidasikan data dari e-statement di seluruh bank besar di Indonesia, kemudian menerapkan lebih dari sepuluh indikator deteksi penipuan untuk mengidentifikasi potensi manipulasi dan pemalsuan dokumen.

Baca Juga: Pekerjaan yang Tidak Dapat Digantikan oleh AI Apa Saja ya?

Asisten AI Sxored menghasilkan ringkasan informasi peminjam dan mendukung penilaian agunan properti yang cepat, termasuk penilaian harga pasar dan pemetaan aset di sekitarnya, dengan tetap memastikan penanganan data yang aman dan terenkripsi. 

Fitur-fitur ini secara signifikan mempercepat agunan pinjaman karena lebih sederhana, meningkatkan akurasi dalam deteksi penipuan secara otomatis, dan meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan secara keseluruhan. 

Sehingga, menghasilkan pengurangan biaya, peningkatan akurasi, dan skalabilitas yang lebih besar.

"Kebanyakan pemberi pinjaman di Indonesia masih memverifikasi dokumen secara manual dengan meninjau file PDF satu per satu dan berharap tidak ada yang terlewat," kata Cyrill James Hardie, Co-Founder & Chief Executive Officer Sxored, dalam siaran pers Rabu (9/7). 

Cyrill mengatakan, Sxored bisa menghilangkan ketidakpastian tersebut. Dengan sistem dalam Sxored, bank, fintech, bahkan VC dan auditor dapat melakukan underwriting lebih cepat, mendeteksi penipuan dengan lebih akurat, dan melayani lebih banyak nasabah dengan risiko yang lebih rendah.

Sxored didirikan pada Juni 2024 oleh Cyrill James Hardie sebagai Chief Executive Officer, Ben Lawson sebagai Chief Strategy Officer, Wawan Budi Setyawan sebagai Chief Technology Officer, Abdul Latif Munjiat sebagai Head of Engineering, dan Pras Indaryoko Abdilah sebagai Head of Product. 

Tim pendiri pertama kali bertemu pada akhir tahun 2020 saat mengembangkan fintech marketplace reksa dana yang awalnya didirikan oleh Ben dan kemudian berhasil diakuisisi.

Saat ini, tim Sxored terdiri dari total delapan anggota yang disatukan oleh visi yang sama untuk mentransformasi industri jasa keuangan melalui solusi AI terdepan.

Baca Juga: Ini Daftar Pekerjaan yang Diprediksi akan Tergantikan oleh AI

Sejak didirikan, Sxored telah mencatat pencapaian yang signifikan dengan sepuluh implementasi pilot yang sedang berjalan.

Meskipun awalnya dirancang untuk sektor pembiayaan tradisional, platform ini juga menarik minat dari pemberi pinjaman digital, perusahaan venture capital, dan auditor profesional yang ingin menyederhanakan alur kerja mereka.

Program-program pilot ini menjadi bukti keandalan teknis Sxored dan dampak nyatanya di lingkungan yang sensitif terhadap risiko penipuan dan berisiko tinggi.

"Kami percaya pada misi Sxored untuk memodernkan infrastruktur pemberian pinjaman dan meningkatkan manajemen risiko," sebut Wesley Tay, Principal East Ventures.

Platform berbasis AI mereka memiliki posisi yang kuat untuk membantu menyelesaikan permasalahan mendasar dalam layanan keuangan.

"Kami antusias untuk terus mendukung pertumbuhan mereka seiring dengan upaya mereka dalam melakukan ekspansi," imbuh dia.

Dengan pendanaan ini, Sxored akan fokus mempercepat pengembangan model AI dan ML miliknya, termasuk kemampuan untuk memproses format dokumen tanpa templat.

Selain itu, Sxored akan memperluas platformnya untuk mendukung pelaporan keuangan simulatif dan pengambilan data yang lebih banyak, serta meningkatkan skala pelayanannya agar dapat menjangkau lebih banyak segmen klien dan berbagai kasus penggunaan di sektor keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.