MOMSMONEY.ID - VFS Global memberikan sejumlah tips bagi para pemohon visa agar proses pengajuan visa bisa berjalan lebih lancar. Simak, yuk.
Menjelang puncak musim liburan dan meningkatnya minat masyarakat ke luar negeri mendorong peningkatan permohonan mengajukan visa.
Bukan hanya ada risiko keterlambatan, kondisi ini juga kerap dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan penipuan terkait visa.
VFS Global, spesialis layanan outsourcing dan teknologi, pun memberikan sejumlah tips bagi para pemohon visa agar proses pengajuan visa bisa berjalan lebih lancar.
Baca Juga: Dari Asia hingga Eropa, Ini 7 Negara Bersalju Bebas Visa buat Traveler Indonesia
1. Mengajukan permohonan visa sesegera mungkin
Simon Peachey, Chief Operating Officer VFS Global Australia, menyarankan, agar permohonan visa diajukan seawal mungkin setelah memesan tiket pesawat dan akomodasi.
Pasalnya, sebagian beasr negara dapat menerima permohonan visa hingga 180 hari atau enam bulan sebelum tanggal keberangkatan.
“Mengajukan visa lebih awal dapat membantu menghindari kejutan atau gangguan di menit-menit terakhir, seperti adanya permintaan informasi tambahan dari pihak berwenang,” ujar Simon di Jakarta, Selasa (20/1).
Dia pun menyarankan untuk segera melakukan pengajuan visa segera setelah mengetahui tujuan keberangkatan, supaya pemohon bisa segera memenui persyaratan yang dibutuhkan.
2. Pastikan semua informasi sesuai dengan dokumen resmi
Pemohon visa juga harus memastikan bahwa seluruh detail di formulir aplikasi yang mereka ajukan, seperti nama, nomor paspor, dan tanggal lahir sesuai seperti dokumen resmi yang mereka miliki.
Dalam beberapa kasus, ada beberapa pemohon visa yang mencatumkan informasi dalam formulirnya tak sesuai dengan dokumen atau identitas yang dimiliki.
Baca Juga: Mau Liburan ke Eropa? Ini Biaya dan Syarat Terbaru Ajukan Visa Schengen 2025
3. Mengajukan foto sesuai format
Pemohon visa juga harus mengajukan foto sesuai dengan standar yang ditetapkan. Menurut Simon, seluruh standar foto ini pun tercantum dalam situs resmim VFS Global.
“Untuk beberapa pemerintah klien kami, VFS Global mengambil foto tersebut saat proses perekaman biometrik, sehingga pemohon dapat yakin bahwa fotonya sesuai,” ujar Simon,
Meski begitu, dia juga mengatakan ada banyak negara juga yang mewajibkan pemohon visa untuk menyerahkakan foto cetak (hardcopy) yang memenuhi standar internasional tertentu yang telah ditetapkan.
4. Pastikan seluruh dokumen lengkap
Bagi pemohon visa penting pula untuk memastikan seluruh dokumen yang diwajibkan atau dianjurkan oleh pemerintah disertakan dalam aplikasi.
Simon menyatakan, seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk negara tujuan secara spesifik bisa dilihat di situs VFS Global.
“Kekurangan satu dokumen atau informasi apa pun dapat menyebabkan keterlambatan atau gangguan dalam proses pengajuan. Karena itu, bacalah panduan dengan seksama dan pastikan semua dokumen yang diperlukan telah diserahkan,” kata Simon.
5. Pastikan rekening koran bank diautentikasi
Simon juga mengatakan bahwa beberapa negara tujuan mengharuskan pemohon visa melampirkan rekening koran bank yang telah diautentikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Menurutnya, lazim untuk melampirkan rekening koran bank dalam pengajuan visa, dan dalam beberapa kasus dokumen tersebut tidak perlu diautentikasi.
Namun, tergantung pada negara tujuan, perhatikan secara khusus persyaratan terkait rekening koran dan pastikan apakah dokumen tersebut perlu tersedia untuk proses autentikasi.
Selanjutnya: Mengawasi Manipulasi Bukan Menghukum Kenaikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News