M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Simak Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham DEWA, ISAT & BRMS, Jumat (5/12)

Simak Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham DEWA, ISAT & BRMS, Jumat (5/12)
Reporter: RR Putri Werdiningsih  |  Editor: Putri Werdiningsih


MOMSMONEY.ID - Simak rekomendasi teknikal Mirae Sekuritas untuk saham DEWA, ISAT & BRMS, Jumat (5/12) berikut ini. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (5/12/2025). Pada pukul 09.18 wib, indeks naik 0,37% atau setara 32.64 poin ke level 8.671,83. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tannar menyebutkan, tekanan jual mulai tampak di tengah tren positif IHSG. Pada Jumat (5/12/2025), pergerakannya akan berada dalam rentang 8.575-8.750.

IHSG pada 4 Desember 2025 ditutup di 8.640,20, bergerak dalam range 8.606,90–8.650,30, dengan volume 500.465.420 yang lebih tinggi dari Avg.

Volume 359.803.984, menandakan minat beli kuat. Struktur tren jangka pendek solid, tercermin dari Periode 99, r-squared 0.904, dan Slope 11.21.

Area teknikal berada pada Resistance 1 di 8,700 (+0.69%), Resistance 2 di 8.750 (+1.27%), serta Support 1 di 8.575 (–0.75%) dan Support 2 di 8.500 (–1.62%), dengan critical level di 8,512 sebagai batas penting mempertahankan tren bullish.

Indikator momentum menunjukkan IHSG berada di zona jenuh beli. MACD 9.5689 masih di atas Signal 8.5124, mengonfirmasi momentum bullish aktif.

MFI 97.85 dan RSI 85.85 berada pada level overbought ekstrem, sementara W%R –37.74 dan CMO 71.69 memperlihatkan dominasi pembeli meski potensi pullback mulai terbuka.

Kondisi ini mengindikasikan tren naik tetap kuat tetapi membutuhkan kehati-hatian dalam beberapa sesi ke depan. Selama IHSG bertahan di atas 8,512, peluang menuju 8,700–8,750 tetap terbuka.

Namun, pelemahan di bawah 8,575 dapat memicu koreksi menuju 8,500. Dengan volume tinggi dan tren solid, bias jangka pendek tetap bullish meski risiko konsolidasi meningkat.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Jumat (5/12)

Selain memberikan rekomendasi teknikal IHSG, Tasrul juga memberikan rekomendasi teknikal untuk beberapa saham. Berikut rinciannya : 

1. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

Tekanan jual meningkat, namun struktur tren masih terjaga. DEWA pada 4 Desember 2025 ditutup di 428, bergerak dalam range 428–466, dengan volume 1.535.688.500 yang jauh di atas Avg. Volume 818,271,542, menunjukkan tekanan jual dengan partisipasi besar.

Parameter tren mengonfirmasi arah yang masih kuat melalui Periode 74, r-squared 0.881, Correlation 0.929, serta Slope 3.43, meski tren naik mulai melandai.

Level teknikal berada pada Resistance 1 di 456 (+6.54%), Resistance 2 di 470 (+9.81%), serta Support 1 di 426 (–0.47%) dan Support 2 di 412 (–3.74%), yang sekaligus menjadi cut loss level.

Indikator momentum menunjukkan tekanan bearish jangka pendek. MACD 1.2301 berada di bawah Signal 2.2017, sementara MFI 60.80 berada di zona netral–atas.

RSI 20.38 menunjukkan kondisi oversold ringan, dan W%R –83.74 mengonfirmasi jenuh jual. CMO –59.24 memperlihatkan tekanan jual dominan, sejalan dengan koreksi harga.

Arus asing turut melemah, ditunjukkan oleh Avg Foreign Buy 72,148,130 yang lebih rendah dibanding Avg Foreign Sell 86,606,645, menandakan distribusi asing masih berlangsung.

Dengan Beta 1.629, DEWA relatif sensitif terhadap volatilitas pasar, sementara PVR 5.09 dan VVR 6.30 menunjukkan peluang technical rebound tetap terbuka selama harga bertahan di atas 412–420. 

Target kenaikan berada di 440–456, tetapi penurunan di bawah 412 membuka potensi koreksi ke 395–385.

Pada awal perdagangan Jumat (5/12/2025), saham DEWA dibuka di level Rp 420 per saham

Support : Rp 412 - Rp 426
Resistance : Rp 456 -  Rp 470
Rekomendasi : Buy on weakness

 

Baca Juga: IHSG Bergerak Sideways, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (5/12)

2. PT Indosat Tbk (ISAT)

Oversold ekstrem, peluang rebound terbuka. ISAT pada 4 Desember 2025 ditutup di 2,310, bergerak dalam range 2,240–2,330 dengan volume 13,622,200, lebih rendah dari Avg. Volume 19,842,074, menunjukkan koreksi dengan partisipasi moderat.

Struktur tren jangka pendek tetap solid dengan Periode 50, r-squared 0.868, Correlation 0.917, serta Slope 12.95 yang masih mencerminkan tren naik.

Area teknikal berada pada Resistance 1 di 2,340 (+1.30%), Resistance 2 di 2,390 (+3.46%), dan Support 1 di 2,240 (–3.03%) serta Support 2 di 2,180 (–5.63%), yang menjadi cut loss level utama.

Indikator momentum memperlihatkan tekanan bearish kuat. MACD 2.3177 jauh di bawah Signal 9.2965, menandakan pelemahan momentum. MFI 2.43 dan RSI 8.49 sama-sama menunjukkan kondisi oversold ekstrem, sementara W%R –56.21 dan CMO –83.01 mengonfirmasi dominasi tekanan jual.

Kondisi ini membuka peluang technical rebound jika tekanan jual mereda. Dari arus dana asing, Avg Foreign Buy 4,230,221 lebih tinggi daripada Avg Foreign Sell 3,188,409, mengindikasikan net buy asing meski tekanan pasar masih terlihat.

Dengan Beta 1.361, volatilitas ISAT cukup tinggi, dan PVR 4.10 / VVR 3.73 menunjukkan peluang risk–reward yang masih menarik selama harga bertahan di atas 2,240–2,180.

Target rebound berada di 2,340–2,390, sementara breakdown di bawah 2,180 membuka potensi koreksi menuju 2,120–2,080.

Pada awal perdagangan Jumat (5/12/2025), saham ISAT dibuka di level Rp 2.320 per saham

Support : Rp 2.180 -  Rp 2.240Rp 2.340 - Rp 2.390
Resistance : Rp 2.340 - Rp 2.390
Rekomendasi : Buy on Weakness

 

Baca Juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (5/12)

3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. BRMS ditutup di 980 setelah bergerak antara 975–1,005, dengan tren jangka pendek masih positif.

Parameter teknikal menunjukkan Period 100, r-squared 0.830, Correlation 0.845, dan Beta 0.977, menandakan arah tren masih valid dengan volatilitas moderat. Z-Score −1.38 dan Slope 7.64 menggambarkan harga yang sedang berada sedikit di bawah kecenderungan tren dan membuka ruang pantulan.

Volume harian 204,903,600 masih jauh di bawah Avg.Volume 797,413,354, sedangkan asing mencatat Avg.F Buy 778,813,319 dan Avg.F Sell 771,014,114, menunjukkan net buy tipis.

Indikator momentum melemah: MACD 0.53 di bawah Signal 1.21, MFI 24.58 serta RSI 23.03 mendekati oversold, W%R −80.18 menandakan tekanan jual, dan CMO −53.94 menggambarkan momentum negatif yang mulai stabil. 

Level teknikal menunjukkan Resistance 1 di 1,025 (+4.59%), Resistance 2 di 1,065 (+8.67%), sementara Support 1 di 960 (−2.04%) dan Support 2 di 935 (−4.59%) menjadi area pertahanan utama. Selama harga bertahan di atas cut loss 935, peluang rebound teknikal tetap terbuka dengan potensi menuju area resistansi terdekat.

Pada awal perdagangan Rabu (5/12/2025), saham BRMS dibuka di level Rp 985 per saham

Support : Rp 935 - Rp 960
Resistance : Rp 1.025 -  Rp 1.065
Rekomendasi : Buy on weakness

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (13/5) Anjlok Rp 20.000 Jadi Rp 2.839.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot tajam pada Rabu (13/5)

IHSG Semakin Tertekan, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (13/5)

IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Bukan Telur Biasa! Ini 6 Manfaat Telur Omega yang Unggul Jaga Otak, Mata & Jantung

Mengonsumsi telur omega ternyata punya manfaat istimewa. Ini 6 khasiatnya yang bisa jaga jantung, mata, dan tulang Anda tetap prima.

MSCI Depak 6 Saham dari Indeks Gobal Standard, Ini 11 yang Bertahan

Enam saham Tanah Air keluar dari kelompok saham kapitalisasi besar, MSCI Global Standar Indexes List. Saham apa yang tersisa di indeks tersebut? ​

IHSG Masih Rawan Koreksi, Ini 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (13/5)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

HP Samsung Terbaru: Galaxy A07 Punya Keunggulan Tak Terduga

HP Samsung Galaxy A07 janjikan 6 tahun update OS, jauh di atas pesaing. Cek spesifikasi lengkap dan fitur unggulannya sebelum Anda membeli!

Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (13/5)

IHSG berpotensi untuk tes support pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.