M O M S M O N E Y I D
AturUang

Siap-Siap Biaya Tambahan dari Asuransi, Ini Cara Atur Dana Kesehatan Tanpa Panik

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Mulai tahun 2026, nasabah asuransi kesehatan perlu ikut menanggung sebagian biaya perawatan melalui skema co-payment sebesar 10%. Kebijakan ini dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai langkah mendorong kesadaran finansial dan penggunaan asuransi yang lebih bijak.

Agar tidak terbebani biaya tambahan secara tiba-tiba, penting bagi setiap keluarga untuk mulai menata perencanaan keuangan kesehatan sejak dini. Perencana keuangan dari Cerdas Keuangan, Erlina Juwita, membagikan beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan.

“Langkah awal yang bisa dilakukan adalah menyisihkan sekitar 5% dari pendapatan khusus untuk asuransi kesehatan,” jelas Erlina beberapa waktu lalu. 

Alokasi ini membantu menjaga stabilitas keuangan saat ada kebutuhan medis mendadak.

Selain itu, ia menyarankan agar memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Baca Juga: OJK Prediksi Sektor Asuransi, Penjaminan dan Dana Pensiun Tumbuh Positif pada 2025

“Pastikan manfaat dan premi seimbang. Tujuannya agar tetap terlindungi tanpa harus mengorbankan pos keuangan lainnya,” tambahnya.

Langkah berikutnya adalah mencatat dan memantau pengeluaran kesehatan selama beberapa bulan terakhir.

Data ini berguna untuk memperkirakan kebutuhan biaya ke depan dan menilai apakah perlindungan dari asuransi yang dimiliki sudah memadai.

“Jika perlindungan belum mencukupi, dana darurat bisa dimanfaatkan sebagai cadangan untuk biaya kesehatan yang tidak ter-cover. Ini membantu menghindari penggunaan tabungan utama atau dana pendidikan,” ujarnya.

Evaluasi manfaat asuransi juga perlu dilakukan secara berkala. Menurut Erlina, penting untuk meninjau kembali perlindungan yang sering digunakan dan mengeliminasi manfaat yang tidak relevan, agar tidak membayar premi untuk hal yang jarang dimanfaatkan.

Terakhir, perencanaan keuangan akan berjalan lebih baik jika dilakukan bersama pasangan atau anggota keluarga lainnya.

"Kolaborasi ini penting agar semua pihak memahami rencana keuangan yang dijalankan dan bisa saling mendukung,” kata Erlina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.