M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Sering Mengantuk Usai Makan Siang? Ini 5 Penyebab Rasa Kantuk Setelah Makan

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah lima penyebab rasa kantuk setelah makan yang harus Moms tahu.

Rasa kantuk setelah makan adalah fenomena yang nyata. Bisa terjadi pada siapa saja, banyak hal yang sangat mungkin menyebabkan rasa kantuk setelah makan, salah satunya jenis makanan yang dikonsumsi.

Lebih lengkap, berikut beberapa penyebab rasa kantuk setelah makan yang harus Moms tahu sebagaimana dilansir dari GoodRx Health.

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Vagina Sehat yang Harus Moms Tahu, Seperti Apa?

1. Makanan yang Anda makan

Penyebab rasa kantuk setelah makan yang pertama yaitu makanan yang Anda makan.

Meskipun sebuah penelitian menemukan bahwa jenis makanan apapun dapat menyebabkan kantuk, tapi makanan yang tinggi lemak dan mengandung banyak karbohidrat dikaitkan dengan lebih banyak rasa kantuk setelah makan.

Selain itu, beberapa makanan yang mengandung hormon melatonin yang mengatur tidur juga bisa menimbulkan keinginan untuk tidur siang setelah makan.

2. Makan dalam porsi besar

Penyebab rasa kantuk setelah makan yang kedua yaitu makan dalam porsi besar.

Tak jarang, rasa lelah dan kantuk setelah makan timbul karena kita makan dalam porsi besar. Sebuah penelitian mengamati lalat buah dan menemukan hubungan yang jelas antara ukuran makanan dan rasa kantuk. Hasilnya, semakin besar makanannya, maka semakin banyak pula lalat yang tertidur setelah makan.

Kemungkinan besar, hal tersebut juga terjadi pada manusia. Dalam sebuah penelitian lain, ditemukan bahwa ketika pengemudi truk makan dalam porsi kecil, rasa lelah mereka pun berkurang di siang hari.

3. Waktu makan

Penyebab rasa kantuk setelah makan yang ketiga yaitu waktu makan.

Tubuh kita memiliki ritme sirkadian yang mengontrol siklus tidur-bangun. Hal ini akan membuat kita tertidur di malam hari dan menyebabkan penurunan kewaspadaan di tengah hari atau disebut juga afternoon slump.

Penurunan energi tersebut sering terjadi sekitar jam 1 siang hingga jam 4 sore. Jadi, tidak heran jika Anda sering mengantuk terutama setelah jam makan siang.

Baca Juga: 4 Cara Mengencangkan Vagina Tanpa Obat dan Operasi, Salah Satunya Seks!

4. Gula darah rendah

Penyebab rasa kantuk setelah makan yang keempat yaitu gula darah rendah.

Pada kebanyakan orang yang sehat, tubuh cenderung mampu mengatur kadar gula darah secara ketat dengan melepaskan jumlah insulin yang tepat saat makan.

Namun, beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang mendasari, kemungkinan mereka akan mengalami penurunan kadar gula darah setelah makan. Dikenal sebagai hipoglikemia reaktif atau hipoglikemia postprandial, penurunan tersebut terjadi sekitar 2-5 jam setelah makan. Hal ini berbeda dengan rasa kantuk pasca-makan pada umumnya yang terjadi 30-60 menit setelah makan.

Hipoglikemia postprandial paling sering terjadi pada orang yang memiliki diabetes atau pradiabetes, penyakit hati, serta masalah tiroid atau hormon lainnya. Sering kali, rasa kantuk juga disertai dengan gejala seperti gemetar, berkeringat, jantung berdebar-debar, serta kebingungan.

5. Resistensi insulin

Penyebab rasa kantuk setelah makan yang kelima yaitu resistensi insulin.

Resistensi insulin juga bisa menyebabkan rasa kantuk dan lelah setelah makan besar. Jika Anda memiliki resistensi jenis ini, insulin dalam tubuh Anda tidak dapat melakukan tugasnya yaitu membawa glukosa ke dalam sel. Glukosa sendiri adalah bentuk energi utama bagi tubuh.

Penyebab paling umum dari resistensi insulin adalah diabetes atau pradiabetes. Faktor lain yang dapat menyebabkan resistensi insulin meliputi gaya hidup tidak aktif, stres kronis, dan kegemukan.

Itulah 5 penyebab rasa kantuk setelah makan. Untuk menjaga tingkat energi sekaligus mencegah kantuk setelah makan, pastikan Anda makan makanan seimbang yang dapat membantu meningkatkan energi. Selalu ingat juga untuk makan dalam porsi kecil lebih sering sepanjang hari, menghindari alkohol saat makan, tidur malam yang nyenyak, serta meluangkan waktu untuk aktivitas fisik secara teratur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Kombinasi Jus Buah & Sayur yang Bagus untuk Diet, Bantu Turunkan Berat Badan

Inilah berbagai jus yang bagus untuk diet, mulai dari kombinasi apel-bayam hingga semangka-nanas, yang rendah kalori dan bikin kenyang lebih lama.

5 Bahan Alami yang Dipercaya Membantu Atasi Kanker Prostat, Ada Jahe & Kunyit

Ketahui khasiat jahe, kunyit, buah delima, dan berbagai bahan alami lainnya sebagai pendukung terapi medis dalam menghadapi kanker prostat.

Skor AnTuTu HP Samsung Galaxy A27 Tembus 845 Ribu, Realme 16 Kalah Telak!

Performa GPU HP Samsung Galaxy A27 dua kali lipat lebih tangguh dari Realme 16. Lihat detail benchmark dan FPS-nya.

Kenapa Kulit Kusam Susah Cerah? Ini 4 Penyebabnya yang Wajib Diketahui

Kulit kusam yang susah cerah bukanlah tanpa alasan. Simak dan catat, berikut adalah 4 penyebab kulit kusam susah cerah yang wajib Anda tahu.

Menegangkan dan Seram, 7 Film Horor Indonesia Ini Bikin Jantungan

Dijamin bikin susah tidur, coba tonton beberapa rekomendasi film horor Indonesia yang super seram ini.​

Bahaya Kolesterol Tinggi Lipat Gandakan Ancaman Penyakit Ginjal Kronis

Pemilik kolesterol tinggi berisiko 2 kali lipat terkena penyakit ginjal kronis. Simak cara aman mengelolanya tanpa memperberat organ tubuh.

4 Manfaat Mango Butter untuk Kulit, Pemilik Kulit Kering Wajib Coba

Mango butter mulai banyak diadopsi oleh berbagai merek kecantikan sebagai formula premium. Berikut 4 manfaat mango butter untuk kulit Anda.

Rambut Rontok Parah? Ini 4 Tanda Hormon Kortisol Tinggi pada Wanita

Ada 4 tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang wajib diwaspadai. Berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Nomor WhatsApp Utama Bisa Aktif di 2 HP Sekaligus lo, Tanpa Perlu Logout

Penautan nomor WhatsApp di dua HP hanya memakan waktu dua menit. Pahami urutan pindaian QR code agar pesan tersinkron rapi.

Bantu Proses Healing, Ternyata Ini Manfaat Menulis Jurnal untuk Kesehatan Mental

Mau tahu apa saja manfaat journaling atau menulis jurnal untuk kesehatan mental? Yuk intip jawabannya di sini.​