MOMSMONEY.ID - Berjalan sepatu running favorit dari Skechers yang memiliki bantalan empuk membuat penggunanya makin nyaman. Model sepatu, baik untuk berjalan di aspal maupun untuk mendaki harus memiliki sistem bantalan berkualitas.
Demikian pula, konstruksi bagian atas sepatu yang pas akan lebih baik menopang kaki. Ivan Vila, sneaker heads dari Runnea.co.uk, menjelaskan, bagian atas sepatu dengan material bahan yang breathable akan membantu kaki terasa nyaman.
Terakhir namun tidak kalah penting adalah sol luar yang menjamin cengkeraman dan traksi untuk medan yang akan pengguna lalui saat berjalan-jalan. Langsung saja simak beberapa sepatu running dari Skechers paling nyaman:
Baca Juga: Sepatu Lari Adidas Adizero Evo SL Bawa Busa Tebal dan Lentur, Mirip Adios Pro 4
1. Aero Burst
Aero Burst bukan hanya sepatu yang paling mudah digunakan dalam jajaran produk Skechers, tetapi juga salah satu sepatu lari terbaik di segmennya. Berkat karakternya yang serbaguna, Aero Burst memiliki spesifikasi yang cocok untuk semua orang.
Saat digunakan untuk latihan maraton, midsole dengan tinggi 42 mm (tumit) dan 36 mm di bagian depan kaki) memberikan bantalan yang cukup. Midsole busa Hyperburst Ice yang kokoh menawarkan platform pendukung untuk pelari yang mendarat dengan bagian depan kaki maupun tumit terlebih dahulu.
Itu belum semuanya, rocker melengkapi midsole yang kokoh dan pelat H untuk membuat dorongan saat melangkah lebih kuat. Sehingga, Aero Burst tidak ragu untuk berkinerja pada kecepatan yang lebih tinggi.
Terlepas dari tinggi tumpukannya yang cukup besar, midsole mampu menangani kecepatan 4:00 menit/km (dengan mudah. Cengkeraman outsole juga sangat baik berkat karet Goodyear-nya.
Selain itu, bagian atas Aero Burst menawarkan kenyamanan. Lidah dan tumit yang empuk meningkatkan kenyamanan, sementara detail reflektif pada bagian atas dan tali sepatu meningkatkan visibilitas dalam kondisi cahaya redup.
Aero Burst juga tersedia dalam versi slip-ins, menampilkan tumit yang dapat dilipat dan tali sepatu yang dapat disesuaikan untuk memudahkan pemakaian.
2. Skechers Aero Tempo
Aero Tempo bukanlah sepatu super biasa, midsole hyperburstnya memberikan bantalan yang lembut dan kenyal. Pelari juga tidak akan merasakan efek pegas yang responsif seperti pada desain sepatu dengan pelat pada umumnya.
Sepatu ini tergolong berat dengan bobot 241 gram. Sebagai perbandingan, sepatu lari seperti Hoka Rocket X3 dan Asics Metaspeed Edge Tokyo memiliki berat antara 5,5 dan 7,1 ons.
Sebagai gantinya, Aero Tempo menawarkan rasa pijakan yang sangat mantap berkat midsolenya yang kokoh. Sol luar karet Goodyear yang mencengkeram menutupi semua titik kontak, melindungi midsole sekaligus memberikan traksi yang andal.
Bagian atas yang pas dan berventilasi menyatukan semuanya, karena pengunciannya yang aman secara efisien mentransfer tenaga dari kaki ke midsole. Tidak seperti busa yang lebih lembut, midsole HyperBurst Ice tidak mudah bergeser atau terlalu terkompresi, sehingga kaki tetap memiliki pijakan yang konsisten.
Aero Tempo juga lebih tahan lama daripada kebanyakan sepatu super pesaing dengan daya tahan yang sebanding dengan Hoka Mach X3 dan New Balance SC Trainer 3.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Sepatu Running untuk Badan Gemuk, Ada Skechers & New Balance
3. Skechers Aero Spark
Skechers mendeskripsikan Aero Spark sebagai sepatu lari harian yang serbaguna. Aero Spark ideal untuk lari jarak jauh serta latihan lari intensitas tinggi.
Sol tengah 36 mm di bagian tumit dan 30 mm di bagian depan kaki tergolong rendah dan memberikan sensasi lebih dekat ke tanah. Busa Hyperburst Ice yang kokoh dan padat memberikan pijakan yang stabil dengan sensasi pijakan yang sangat baik.
Sepatu lari ini sangat cocok untuk pelari yang mendarat dengan bagian depan dan tengah kaki. Pelari yang mendarat dengan tumit mungkin merasa sudut kemiringannya agak terlalu curam.
Kaki cenderung miring ke belakang saat mendarat di tepi yang dapat memberi tekanan pada betis dan tendon achilles. Bagian atas sepatu ini berukuran setengah ukuran lebih besar, tetapi sebaiknya membeli sesuai ukuran Anda saja.
Bagian depan sepatu memiliki ukuran yang sempit, jadi jika memilih ukuran lebih kecil akan terasa terlalu ketat. Seperti Aero Burst, Aero Spark juga ditawarkan dalam versi slip-ins.
4. Skechers Premier Trail 2.0
Sepatu ini ideal untuk lari jarak jauh di jalur non teknis dengan kemiringan sedang. Desain ulang Aero melewatkan bagian off-road dari katalog Skechers.
Jadi, Premier Trail 2.0 tidak memiliki midsole Hyperburst atau H-plate. Itu sangat disayangkan, karena beberapa sepatu trail Skechers lama dari seri GoRun cukup bagus.
Skechers adalah salah satu merek pertama yang memperkenalkan bantalan maksimal pada alas kaki trail lebih dari satu dekade lalu. Selain sol luar karet Goodyear dan bagian atas yang tahan air, Premier Trail 2.0 menggunakan teknologi midsole konvensional untuk memberikan bantalan yang nyaman.
Midsole busa EVA yang kokoh (Ultra Go) memberikan kenyamanan yang mendukung di jalur lari. Sementara itu, alas kakinya memberikan kelembutan saat pendaratan.
Bagian atas tersedia dalam dua versi, satu dengan jala dan yang lainnya dengan lapisan yang dijahit yang disebut Skechers sebagai transfuse. Versi yang terakhir memiliki ukuran yang lebih pas, sedikit lebih berat, dan menawarkan daya tahan bagian atas yang lebih baik.
Itulah detail informasi yang memuat tentang daftar sepatu running favorit dari Skechers paling nyaman.
Selanjutnya: Produksi Batubara dan Nikel Dipangkas, Begini Dampaknya ke Emiten Jasa Tambang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News