MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun untuk hari kedua, karena ketegangan di zona Hormuz kembali memicu kekhawatiran inflasi.
Mengutip Bloomberg, Selasa (7/7) pukul 13.42 WIB, harga emas spot turun 0,82% menjadi US$ 4.131,19 per troi ons.
Harga emas hari ini lanjut turun setelah kemarin ditutup turun 0,3%. Ini terjadi setelah serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz, mengingatkan kembali akan risiko yang dihadapi oleh kapal-kapal yang membawa minyak dan gas alam melalui jalur perairan tersebut.
Sebuah kapal tanker dihantam di sebelah timur Oman, sementara Axios melaporkan bahwa Iran menembakkan setidaknya dua rudal pada kapal-kapal komersial yang melintasi selat tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Global Turun Lagi Setelah Sepekan Naik, Ada Apa dengan Pasar?
Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran seputar inflasi yang meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga. Ini faktor yang negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.
Harga emas diperdagangkan di kisaran relatif sempit, karena investor menunggu gambaran baru mengenai prospek suku bunga Federal Reserve ketika bank sentral AS itu merilis risalah pertemuan Juni mereka pada akhir pekan ini. Setelah sikap hawkish yang diadopsi oleh Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, spekulasi tentang kenaikan suku bunga mereda pasca-hasil data pekerjaan yang lebih lemas dari perkiraan dirilis minggu lalu.
Menurut Rhona O'Connell, kepala analisis pasar untuk EMEA dan Asia di Stonex Group Inc., secara keseluruhan, pasar mengambil pandangan yang sedikit lebih hati-hati tentang prospek kenaikan suku bunga AS. "Ini telah membantu memberikan dukungan pada aset-aset fisik," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (7/7) Melorot Rp 15.000, Kini Rp 2.655.000 per Gram
Harga emas batangan sudah lebih dari seperlima di bawah harga sebelum perang pecah di Timur Tengah, meskipun pekan lalu baru saja mencatatkan kenaikan mingguan yang pertama sejak Mei. Emas kembali naik ke atas US$ 4.000 per troi ons, setelah jatuh di bawah ambang batas psikologisnya.
Kata O'Connell, aksi beli pada harga murah telah mengangkat harga emas kembali di atas rata-rata pergerakan 10 hari, dengan indikator teknis menunjukkan beberapa potensi kenaikan. "Harga emas telah menemukan beberapa resistensi di US$ 4.180 dan bertumpu pada dukungan teknis di atas US$ 4.130," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News