M O M S M O N E Y I D
Santai

Samsung S26 Ultra dan Samsung S25 Ultra, Mana yang Lebih Unggul? Ini Jawabannya!

Samsung S26 Ultra dan Samsung S25 Ultra, Mana yang Lebih Unggul? Ini Jawabannya!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Samsung S26 Ultra dan Samsung S25 Ultra tampilkan berdampingan dengan S Pen. Seri Galaxy Ultra secara konsisten menjadi salah satu ponsel Android unggulan terbaik di pasaran. 

Ponsel ini berhasil memadukan performa, kualitas kamera, dan fitur produktivitas dalam satu paket yang memuaskan. Hal ini juga berlaku untuk Galaxy  S25 Ultra yang tetap menjadi pilihan tepat bahkan hingga akhir tahun ini.

Aleksandar Anastasov, pengamat gadget dari Phonearena.com memaparkan bahwa Galaxy S26 Ultra diperkirakan akan diluncurkan pada akhir Januari 2026 dengan tanggal pengumuman sekitar 27–29 Januari. Samsung merancang desain Ultra selama bertahun-tahun. 

“Galaxy  S25 Ultra menghadirkan kembali sisi-sisi yang rata, tetapi dengan sudut yang sedikit membulat. Desainnya ramping mengingatkan pada era Galaxy Note dulu,” ucapnya.

Galaxy S26 Ultra diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari itu. Meskipun, ada desas-desus tentang bingkai yang sedikit lebih ramping sekitar 0,4 mm lebih tipis dari sebelumnya. 

Terlepas dari itu, bodinya akan tetap sama dalam hal bentuk dan material. Namun, kita mungkin akan melihat beberapa perubahan pada bagian belakang S26 Ultra. 

Baca Juga: Infinix Hot 40 Pro HP RAM 8GB, Tawarkan Kamera Resolusi Tinggi

Samsung S26  Ultra mungkin akan memperkenalkan kembali desain modul kamera yang lebih tinggi dan mengakomodasi sensor kamera yang lebih besar. Ponsel ini juga akan terasa berbeda di tangan berkat desainnya yang lebih ramping.

Pilihan warna kemungkinan akan tetap berada dalam palet warna Samsung yang sudah dikenal yaitu warna-warna yang kalem.

Perbedaan tampilan s25 ultra & s26 ultra

Layar Samsung telah lama menjadi tolok ukur industri smartphone. Panel Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci pada Galaxy S25 Ultra sudah cukup mengesankan dengan visibilitas dan akurasi warnanya yang sangat baik.

Pada Samsung S26 Ultra, ukuran layar akan tetap sama. Namun, Samsung kabarnya akan beralih ke susunan material OLED M14 baru dengan teknologi CoE (Color-on-Encapsulation).

Pendekatan ini menurunkan konsumsi daya dan membantu menghasilkan kecerahan puncak yang lebih tinggi ingga 3.000 nits. Selain itu, lapisan Gorilla Armor  akan memiliki daya pantul yang lebih rendah, sehingga meningkatkan visibilitas di luar ruangan.

Kenalkan fitur flex magic pixel

Fitur menarik lainnya adalah “Flex Magic Pixel”, sebuah sistem yang membatasi sudut pandang untuk meningkatkan privasi pengguna tanpa meredupkan layar. Bocoran firmware awal menyebutkan tombol “Privacy Display” yang menunjukkan bahwa fitur tersebut akan dikontrol melalui software.

Selain itu, layarnya juga akan mendapatkan resolusi QHD+ yang tajam, kecepatan refresh 1-120 Hz dan output HDR. Pemindai sidik jari ultrasonik juga akan tetap secepat dan seakurat sebelumnya dengan pengenalan wajah yang diaktifkan oleh kamera depan.

Kinerja snapdragon 8 elite gen 5 for galaxy

Samsung S26 Ultra hampir pasti akan menggunakan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dari Qualcomm. Dibangun dengan proses 3 nm, chipset ini menjanjikan peningkatan pada GPU, NPU serta kecepatan clock CPU yang lebih cepat dari Snapdragon 8 Elite milik S25 Ultra.

Selain itu, GPU Adreno 840 yang baru seharusnya memberikan efisiensi energi yang lebih baik selama tugas-tugas yang membutuhkan grafis intensif. Sebuah laporan juga mengklaim bahwa Galaxy S26 Ultra akan menandai kembalinya Exynos ke model unggulan Samsung untuk pertama kalinya sejak S22 Ultra.

Exynos 2600 2 nm ini akan digunakan di beberapa wilayah, menggantikan Snapdragon. Bocoran benchmark awal menunjukkan bahwa chip tersebut akan mengalahkan Apple A19 Pro dalam multi-core, grafis, dan beban kerja AI.

Samsung akan menambahkan modem 5g baru

Beberapa laporan mengklaim bahwa Samsung akan menambahkan modem 5G baru yaitu Qualcomm X85. Jika demikian, modem ini akan menghadirkan transfer data yang lebih cepat, efisiensi baterai yang lebih baik, dan penyempurnaan berbasis AI. 

Spesifikasi pasti dalam laporan tersebut menyebutkan kecepatan unduh puncak 12,5 Gbps dan kecepatan unggah 3,7 Gbps. Samsung masih akan memakai RAM LPDDR5X 12 GB dengan opsi penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. 

Dari segi perangkat lunak, S26 Ultra akan hadir dengan Android 16 dan One UI 8. Samsung juga akan memperpanjang pembaruan tujuh tahun dari Samsung hingga tahun 2033.

Turut hadir integrasi yang lebih dalam dengan AI Gemini milik Google serta tools generatif milik Samsung sendiri seperti Live Translate dan Note Assist. Beberapa rumor menunjukkan bahwa Samsung sedang menjajaki kemitraan dengan Perplexity AI. 

Meski demikian, Gemini tetap menjadi tulang punggung Galaxy AI untuk saat ini.

Baca Juga: HP Infinix Note 50 Pro Bawa Bio-Active AI yang Bisa Pantau Detak Jantung!

Bagaimana dengan kualitas kameranya?

Galaxy S25 Ultra menghadirkan perubahan kamera yang sederhana, meningkatkan penyempurnaan perangkat lunak dan mengurangi kecenderungan Samsung untuk mempertajam gambar secara berlebihan. Untuk Galaxy S26 Ultra, perubahan tersebut akan datang dalam bentuk perangkat keras.

Menurut bocoran terbaru, sensor utama 200 MP dapat digantikan oleh sensor Sony 1/1.1 inci yang lebih besar. Selain itu, sebagai alternatif Samsung akan mempertahankan sensor HP2-nya tetapi melebarkan aperture menjadi f/1.4.

Kedua jalur tersebut akan meningkatkan kemampuan ponsel untuk menangkap lebih banyak cahaya. Sehingga, bisa menghasilkan rentang dinamis yang lebih luas dan kedalaman bidang yang lebih dangkal, berikan efek bokeh yang lebih alami tanpa bergantung pada mode potret.

Konfigurasi lainnya diperkirakan akan tetap sama yakni kamera ultrawide 50 MP, kamera telefoto dengan zoom 5x, dan kamera telefoto sekunder dengan zoom 3x. Penyesuaian warna Samsung kemungkinan akan melanjutkan pendekatan "realistis" yang sudah diperkenalkan Samsung S25 Ultra sebelumnya.

Itu dia penjelasan detail yang mengulik spesifikasi dan fitur keren milik Samsung S26 Ultra dan Samsung S25 Ultra.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.