M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Sampai Bikin Iritasi Lidah, Ini Dia Urutan 6 Besar Jenis Cabai Terpedas di Dunia

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Pecinta pedas wajib tahu, ini dia urutan 6 besar cabai terpedas di dunia. Tingkat kepedasannya terukur jelas dalam skala scoville!

Skala scoville itu sendiri merupakan ukuran tingkat kepedasan cabai menggunakan satuan berupa SHU (Scoville Heat Units) yang didasarkan pada jumlah capcaisin yang ada.

Capcaisin sendiri merupakan bahan kimia yang terkandung dalam cabai yang dapat merangsang ujung saraf penerima pedas pada lidah.

Nah, untuk dapat mengetahui apa sajakah jenis-jenis cabai dan tingkat kepedasannya berdasarkan skala scoville, berikut ini MomsMoney telah merangkumnya dari laman Tasting Table, Oro del Salento, dan Bonnie Plants, selengkapnya.

Baca Juga: 8 Bahan Makanan Pengganti Cabai yang Menghasilkan Sensasi Rasa Pedas

1. Carolina Reaper

Carolina Reaper merupakan jenis cabai dengan tingkat kepedasan paling tinggi yang pernah ditemukan oleh manusia. Jenis cabai yang satu ini memiliki skala scoville sebanyak 2.000.000 – 2.200.000 SHU (Scoville Heat Units).

Carolina Reaper, salah satu cabai terpedas di dunia
Carolina Reaper, salah satu cabai terpedas di dunia

Cabai Carolina reaper hadir dari perkembangbiakan silang antara cabai Habanero merah dengan cabai Naga Pakistani.

Anda tak boleh memakan cabai Carolina reaper mentah-mentah atau anda akan merasakan akibatnya.

Baca Juga: Mengenal 5 Perbedaan Daun Basil dan Oregano untuk Dunia Kuliner

2. Trinidad Moluga

Pada tahun 2012 lalu, cabai Trinidad Moluga resmi dinyatakan sebagai cabai terpedas di dunia oleh Guinness Book of Records, sebelum tergeser oleh Carolina Reaper.

Jenis cabai ini memiliki tingkat kepedasan skala scoville sebesar 2.000.000 SHU.

Cabai Trinidad Moluga memiliki efek kepedasan yang tak langsung, melainkan bertahap hingga akhirnya memiliki efek destruktif/merusak. Cabai ini dapat menyebabkan iritasi.

3. Bhut Jolokia

Bhut Jolokia atau dikenal sebagai “Ghost Chile” merupakan jenis cabai dengan tingkat kepedasan tertinggi ketiga di dunia. Jenis cabai ini memiliki skala scoville sebesar 1.000.000 SHU.

Bhut Jolokia pernah menjadi cabai terpedas di dunia sebelum pada akhirnya dikalahkan oleh cabai Carolina Reaper.

Jenis cabai ini berasal dari India. Cabai ini harus digunakan sedikit-sedikit agar rasa pedasnya tidak menyengat.

Baca Juga: 2 Resep Chili Oil untuk Aneka Cocolan Menu Chinese Food, Serba Praktis Dibuat

4. Habanero

Cabai terpedas di dunia: Habanero Chilli
Cabai terpedas di dunia: Habanero Chilli

Cabai Habanero memiliki bentuk membulat layaknya lampion. Cabai ini memiliki warna yang berbeda-beda, mulai dari pucat hingga kehijauan, oranye, hingga kuning.

Jenis cabai Habanero memiliki skala scoville sebesar 100.000-300.000 SHU dan merupakan cabai terpedas keempat di dunia.

Cabai habanero mudah dihancurkan sehingga banyak produk saus pedas yang menggunakan jenis cabai ini.

Baca Juga: Ada yang Beraroma Buah, Ini Dia 7 Jenis Sambal Unik yang Ada di Berbagai Negara

5. Scotch Bonnet

Cabai terpedas di dunia: Scotch bonnet
Cabai terpedas di dunia: Scotch bonnet

Sama seperti cabai Habanero, cabai Scotch Bonnet juga menjadi salah satu jenis cabai terpedas di dunia pada peringkat keempat dengan tingkat kepedasan skala scoville sebesar 100.000-300.000 SHU.

Cabai Scotch Bonnet berasal dari Karibia, berbentuk bulat hampir mirip dengan Habanero. Cabai ini terkenal dengan rasa panasnya yang bertahan lama.

Baca Juga: Ragam Kudapan Asli Indonesia dari Penjuru Nusantara

6. Thai Chile

Cabai Thailand atau dikenal sebagai prik kee noo dalam bahasa Thai memiliki bentuk yang kecil, berkulit tipis, dan bagian bawah yang runcing. Namun jangan salah, jenis cabai ini merupakan salah satu jenis cabai terpedas di dunia karena memiliki skala scoville sebesar 50.000-100.000 SHU.

Itu dia aneka jenis cabai terpedas di dunia yang diukur berdasarkan tingkat kepedasan pada skala scoville.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Ubin 2026 yang Mulai Ditinggalkan, Ini 4 Gaya Klasik untuk Rumah Modern

Tren ubin 2026 mulai bergeser ke desain natural. Kenali motif yang terkesan murahan dan 4 pilihan klasik untuk rumah modern.

6 Tren Dekorasi Halloween Estetik Ini Bikin Suasana Rumah Lebih Berbeda

Halloween 2026 hadir dengan 6 tren dekorasi estetik, dari warna ungu gelap hingga ornamen alami yang unik. Berikut rekomendasi yang bisa dicoba.​

9 Cara Bertransaksi Digital, Waspadai Phishing dan Social Engineering yang Mengintai

Ini 9 cara aman bertransaksi digital untuk menghindari phishing dan social engineering, serta menjaga data pribadi tetap aman.

7 Aset Kelas Atas yang Jarang Dipahami Kelas Menengah, Bisa Jadi Peluang Finansial

Kenali 7 aset kelas atas yang jarang dipahami kelas menengah, dari properti hingga royalti untuk memahami strategi keuangan.

4 Penyebab Maskara Menggumpal yang Bikin Bulu Mata Terlihat Berantakan

Gumpalan pada maskara bukan hanya disebabkan oleh produk yang sudah kedaluwarsa. Berikut 4 penyebab maskara menggumpal yang wajib Anda ketahui.

Penting Pemanasan sebelum Olahraga, Ini 5 Manfaatnya untuk Otot, Sendi & Jantung Anda

Pahami pentingnya pemanasan sebelum olahraga untuk melancarkan sirkulasi oksigen, menjaga stabilitas detak jantung, serta merawat kesehatan sendi.  

Sebelum Coba Liposuction, Pahami Dulu 7 Efek Samping Sedot Lemak Ini Buat Tubuh Anda

Pahami berbagai bahaya dan efek samping sedot lemak mulai dari kontur kulit bergelombang hingga risiko emboli lemak.  

Ampuh & Aman, Ini Cara Mengatasi Keputihan Berlebihan Pakai 5 Bahan Alami di Rumah

Simak ragam cara mengatasi keputihan berlebihan yang memicu rasa tidak nyaman. Mulai dari konsumsi bawang putih hingga minyak kelapa murni.  

11 Provinsi Ini bakal Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/10)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 15 Oktober dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hasil Denmark Open 2026: 3 Tunggal RI ke 16 Besar, Pastikan 1 Tiket Perempatfinal

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Rabu (14/10), tiga wakil Indonesia di sektor tunggal melaju ke 16 besar.