M O M S M O N E Y I D
Santai

Rumah di Dongeng Disney Dijual US$ 2,19 juta, Yuk Intip Isinya!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Moms pasti tak asing dengan desain bangunan rumah yang satu ini. Betul, rumah ini sering Moms temui di dongeng Disney. Rumah ini ternyata sedang dijual seharga US$ 2,19 juta lo!

Rumah Disney yang dijual US$ 2,19 juta ini mungkin identik dengan dongeng Hansel and Gretel atau pondok penyihir di cerita Disney. Tentu saja, sebab rumah beratap pelana ini didesain oleh animator Disney di tahun 1930-an bernama Christopher Pickett

Baca Juga: Rekomendasi Buku Soal Kesehatan Mental Berbahasa Inggris, Wajib Baca! .

Rumah Disney Dijual
Rumah Disney Dijual
 

Lokasi rumah ini berada di The Sunset Strip, 8888 Apian Way, Hollywood Hiils. Rumah Disney yang dijual ini Rencana penjualan rumah Disney ini terjadi untuk pertama kalinya selam 40 tahun. 

Pemiliknya, yang namanya enggan disebut, membeli rumah ini pada tahun 1983 seharga US$ 385.003. Kemudian dia menjual rumah ini pada Januari 2023. 

Rumah Disney Dijual
Rumah Disney Dijual

Rumah-rumah lain di lingkungan Hollywood Hiils West rata-rata memiliki harga sebesar US$ 3,3 juta dan cenderung terjual setelah 81 hari. Saat ini di sana ada 143 rumah dijual dengan harga mulai dari US$ 750.000 hingga US$ 39,9 juta. 

Rumah Disney Dijual
Rumah Disney Dijual

Di tahun 1970an seorang desainer dan art director Eropa Ernst van de Bovenkamp membeli rumah ini dan merenovasinya. Informasiny, beberapa bagian bangunan ini diimpor oleh Ernst dari Skandinavia. 

Rumah Disney Dijual
Rumah Disney Dijual

Hal menarik lainnya dari rumah Disney ini adalah lokasinya yang berada di atas Hollywood Hills. Sehingga seringkali Anda akan melihat helikopter terbang berada di bawah rumah ini. 

Rumah Disney Dijual
Rumah Disney Dijual

Baca Juga: Waduh! Netflix Bakal Batasi Akun Sharing, Hanya Bisa Ditonton Di Satu Rumah

Tentunya juga gaya bangunan rumah yang unik juga jadi nilai jual tersendiri bagi rumah Disney yang satu ini. Sehingga pembeli yang dipilih bukanlah orang yang punya rencana untuk merombak rumah Disney ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​