MOMSMONEY.ID - Ada pilihan makanan terbaik untuk penderita asam urat dan direkomendasikan oleh dokter. Mengatasi kadar asam urat tinggi bisa menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang rentan terhadap asam urat.
Kondisi ini ditandai dengan nyeri sendi yang tiba-tiba dan parah. Dr. Pratim, dokter spesialis nefrologi dan transplantasi ginjal, membeberkan, cara paling efektif untuk mengelola asam urat adalah melalui penyesuaian pola makan.
Dengan memasukkan makanan dan nutrisi yang bisa mengelola asam urat, pasien dapat memperbaiki kadar asam urat dan kesehatan secara keseluruhan.
Dilansir dari Dr.pratim.com, berikut ini adalah pilihan makanan terbaik untuk penderita asam urat.
Baca Juga: Stop Gorengan! Dokter Anjurkan Batasan Garam dan Minyak Harian untuk Asam Urat
Makanan aman dan direkomendasikan untuk pasien asam urat
Ceri yang memiliki konsentrasi antosianin tinggi memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi dan bermanfaat dalam menurunkan kadar asam urat. Buah beri jadi buah-buahan yang direkomendasikan untuk pasien asam urat, misalnya blueberry, stroberi, dan buah beri lainnya.
Buah-buah tersebut juga mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh kadar asam urat tinggi. Selain itu, ada juga buah pisang yang mengandung kadar purin rendah serta kaya akan kalium.
Kandungan-kandungan tersebut membantu mencegah penumpukan asam urat di organ tubuh, terutama ginjal.
Sayuran & susu rendah lemak bisa mengelola asam urat
Meskipun sayuran umumnya bermanfaat bagi kesehatan, penderita asam urat perlu selektif. Pilihlah alternatif rendah purin seperti tomat, wortel, dan brokoli, yang juga mengandung antioksidan.
Penderita asam urat atau kolesterol tinggi dapat mempertimbangkan kentang, mentimun, dan kubis. Selain sayuran, pasien juga direkomendasikan untuk mengonsumsi produk susu rendah lemak yang bermanfaat bagi penderita asam urat.
Protein dalam susu rendah lemak dapat membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Sehingga, mengurangi kadar asam urat dalam darah dan meminimalkan risiko kekambuhan.
Bagi penderita asam urat, pilihan bebas laktosa cocok dan tidak akan memperburuk gejala. Anda bisa memilih susu almon, susu mete, atau alternatif berbahan dasar kacang lainnya aman untuk penderita asam urat.
Pilihan terbaik lainnya adalah memasukkan produk biji-bijian utuh seperti oat, beras merah, roti gandum utuh, dan quinoa ke dalam diet. Biji-bijian utuh ini kaya akan serat yang dapat membantu mengelola asam urat.
Baca Juga: Menurunkan Asam Urat Lewat Diet: Lakukan 15 Kebiasaan Sederhana Ini
Manfaat protein nabati untuk kadar asam urat
Ada baiknya memasukkan sumber protein nabati ke dalam diet. Beberapa pilihannya meliputi:
1. Tahu dan kacang-kacangan
Tahu terbuat dari kedelai dan jadi sumber protein yang sangat baik. Tahu serbaguna dan dapat dimasukkan ke dalam berbagai hidangan.
Kacang-kacangan seperti kacang polong dan buncis bermanfaat untuk mengelola kadar asam urat. Kandungan protein nabatinya dapat membantu mengurangi asam urat.
Kacang almon, kenari, biji rami, dan biji chia adalah pilihan yang sangat baik. Kacang-kacangan ini menawarkan lemak sehat dan protein tanpa mempengaruhi kadar asam urat secara signifikan.
Penderita asam urat yang mengonsumsi makanan kaya protein nabati cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih rendah. Selain itu, protein nabati ini tidak memicu kekambuhan asam urat.
2. Minyak sehat dan teh hijau untuk mengelola asam urat
Anda dapat menambahkan minyak zaitun atau minyak alpukat ke dalam masakan dan saus salad. Minyak-minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan mungkin memiliki sifat antiinflamasi.
Sementara itu, teh hijau yang biasa diseduh sebagai minuman mengandung antioksidan yang disebut katekin. Senyawa ini dapat membantu menghambat produksi asam urat dalam tubuh dan mencegah pembentukan kristal asam urat dan batu ginjal berukuran besar.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Asam Urat Picu Penyakit Kardiovaskular
3. Ikan dan cuka apel
Ikan salmon adalah pilihan yang sangat baik karena mengandung asam lemak omega-3. Lemak sehat ini tidak hanya membantu mengurangi kadar asam urat tetapi juga memiliki sifat antiinflamasi.
Kandungan tersebutlah yang dapat meredakan pembengkakan dan peradangan yang terkait dengan asam urat. Selanjutya, cuka sari apel kaya akan kalium dan membantu menyeimbangkan pH tubuh.
Kandungan asam asetatnya dapat membantu menurunkan risiko obesitas dan diabetes. Sementara, sifat antiinflamasi alaminya dapat meredakan peradangan dan nyeri yang terkait dengan asam urat.
4. Hidrasi dan asam urat
Hidrasi yang cukup menjaga konsistensi urin. Urin yang diencerkan dengan benar membantu melarutkan asam urat secara lebih efektif, mengurangi penumpukannya di dalam tubuh.
Air hangat bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mendukung metabolisme, sehingga berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.
Menerapkan pola makan yang dipilih dengan cermat dapat sangat efektif dalam mengelola kadar asam urat dan mengurangi ketidaknyamanan yang terkait dengan asam urat. Dengan memilih makanan terbaik yang kaya antioksidan, rendah purin, pasien bisa mengendalikan kadar asam urat.
Selanjutnya: 5 Alasan Anda Wajib Pakai Serum Vitamin C untuk Kulit di Pagi Hari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News