M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Rambut Jadi Subur, Ini 4 Hair Oil Alami untuk Merawat Kesehatan Rambut

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - 4 hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang bisa Anda coba. Cari tahu di sini.

Ada banyak produk perawatan rambut yang bisa membantu menjaga kesehatan rambut selain sampo dan kondisioner. Salah satunya adalah hair oil.

Hair oil khususnya yang terbuat dari bahan alami mengandung beragam nutrisi penting seperti asam lemak, vitamin A, dan vitamin E yang membantu meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan rambut.

Hair oil tertentu juga memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu mengurangi peradangan kulit kepala penyebab rambut rontok.

Penelitian menunjukkan bahwa daftar hair oil yang akan MomsMoney bagikan kali ini terbukti bagus untuk rambut, khususnya untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhannya.

Selengkapnya, berikut 4 hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut sebagaimana dilansir dari laman Insider.

Baca Juga: Kurang Baik untuk Payudara, Ini 9 Efek Negatif Memakai Bra saat Tidur bagi Kesehatan

1. Coconut oil

Hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang pertama adalah coconut oil atau minyak kelapa.

Sebuah penelitian kecil pada tahun 2020 menemukan bahwa coconut oil mampu menembus helai rambut serta membentuk lapisan pelindung untuk membantu mencegah kerusakan rambut akibat panas, cat rambut, dan faktor lainnya.

Studi lain pada tahun 2021 menunjukkan bahwa coconut oil dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit kepala dengan mengurangi keberadaan bakteri jahat yang terkait dengan infeksi jamur. Juga, meningkatkan keberadaan bakteri baik yang mendukung kesehatan kulit kepala.

Dibandingkan jenis minyak lainnya, coconut oil mampu menyerap jauh lebih baik ke dalam kulit kepala. Adapun hal ini bisa memperbesar potensi manfaatnya.

2. Tea tree oil

Hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang kedua adalah tea tree oil atau minyak pohon teh.

Tea tree oil memiliki sifat antimikroba dan antifungal, sehingga dapat melawan bakteri dan jamur berbahaya. Itulah mengapa tea tree oil menjadi pilihan yang sangat baik untuk membantu mengobati dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik sendiri merupakan suatu kondisi kulit kepala umum yang ditandai dengan ketombe, gatal, dan bercak bersisik di kulit kepala.

Tea tree oil juga dikenal karena sifat anti-inflamasinya yang mampu membantu mengatasi peradangan.

Perlu Anda tahu bahwa peradangan berperan dalam banyak kondisi kulit kepala seperti psoriasis dan dermatitis atopik. Sering kali, peradangan juga bisa memperburuk gejala. Misal, pada penderita cicatricial alopecia atau scarring alopecia, peradangan dapat menghancurkan folikel sehingga menyebabkan rambut tidak bisa tumbuh kembali.

Baca Juga: Ini 4 Hal yang Perlu Anda Lakukan di Rumah Sebelum Musim Hujan

3. Rosemary oil

Hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang ketiga adalah rosemary oil.

Seperti tea tree oil, rosemary oil juga dapat membunuh jamur dan bakteri berbahaya yang menghambat pertumbuhan rambut.

Faktanya, beberapa bukti menunjukkan bahwa rosemary oil sama efektifnya dengan minoxidil – bahan aktif yang bermanfaat untuk pertumbuhan rambut.

Kemungkinan, ini karena rosemary oil mampu meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut, seperti halnya minoxidil.

4. Castor oil

Hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang keempat adalah castor oil atau minyak jarak.

Saat ini, memang belum banyak penelitian ilmiah yang mendukung manfaat castor oil untuk rambut. Sebagian besar bukti manfaatnya masih bersifat anekdot.

Meskipun demikian, para ahli percaya bahwa castor oil dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Alasannya yaitu karena castor oil kaya akan antioksidan, asam lemak omega-6, dan vitamin E.

Selain itu, castor oil juga memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antifungal. Plus, castor oil memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah ke kulit kepala.

Itulah 4 hair oil alami untuk merawat kesehatan rambut yang bisa Anda coba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.