M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Pusat Data Nasional Bocor, Kemungkinan Begini Dampak pada Data Pribadi Kita!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Server Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika diserang ransomware sejak Kamis, 20 Juni 2024.  Hal ini menyebabkan layanan di beberapa kementerian terganggu. 

Misalnya, DJP Kemkeu Suryo Utomo mengatakan layanan wajib pajak mengalami gangguan. Terutama layanan registrasi NPWP secara online untuk wajib pajak PMA termasuk wajib pajak orang asing. Beruntung tidak ada satupun data wajib pajak yang bocor akibat serangan ransomware. 

Baca Juga: Pusat Data Nasional Bocor, Apa Saja Datanya?

Sementara itu Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian belum bisa memastikan kebocoran data lembaga-lembaga negara imbas peretasan tersebut. Mereka masih terus melakukan proses forensik digital untuk memastikan apakah benar tidak ada kebocoran data.

Namun melansir Katadata yang mengambil data dari BreachForums ternyata ada berbagai macam data pribadi penduduk Indonesia diperjualbelikan sejak PDN bocor. Salah satu datanya adalah lebih dari 15 ribu KTP, SIM dan paspor penduduk Indonesia. 

Lalu apa dampak dari kebocoran PDN data pribadi?

Jadi target penipuan
Data yang bocor berisiko disalahgunakan oleh orang tidak bertanggungjawab. Anda bisa saja menerima modus penipuan melalui telepon, sms, chat maupun email. Pelaku bisa memberikan informasi spesifik untuk membuat Anda percaya. 

Baca Juga: Pusat Data Nasional Diretas, Ada 44 Tenant Layanan Instansi Kena Dampak

Penyalahgunaan Identitas
kebocoran data pribadi bisa digunakan untuk pengajuan pinjman online. Tentu ini akan membuat korban mengalami kerugian secara finansial dan psikologi. 

Pembobolan rekening bank
Saat seluruh data dimiliki oleh peretas, mereka bisa memiliki informasi sensitif salah satunya akses ke layanan perbankan Anda. Pelaku bisa mengambil isi rekening korban. 

Perundungan dan pengancaman
Kebocoran data pribadi juga bisa digunakan pelaku untuk merundung atau mengancam korban di media sosial. Mulai dari mengirim pesan kasar, melecehkan sepertu menghina, mengirim pernyataan merugikan atau tidak benar dan banyak lagi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​