M O M S M O N E Y I D
Hemat

Promo J.CO Spesial Ramadhan: Buka Puasa Manis Pakai Bundling Hemat, Ada Apa Saja?

Promo J.CO Spesial Ramadhan: Buka Puasa Manis Pakai Bundling Hemat, Ada Apa Saja?
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Promo J.CO kembali hadir membawa penawaran menarik yang sayang dilewatkan pada momen Ramadhan ini. Anda bisa menikmati bundling minuman dan donat atau bundling minuman saja dengan harga yang lebih hemat lo.

Buat Anda yang sedang mencari menu manis dan lezat untuk berbuka puasa, promo dari J.CO ini adalah solusinya. Tersedia paket spesial yang memadukan aneka donat favorit dengan minuman segar untuk menemani momen berbuka bersama orang terdekat.

Baca Juga: Promo Paket Bukber Mekdi Terbatas: Nikmati Ayam Gulai McD Lengkap Mulai Rp 30 Ribuan

Kombinasi manisnya donat dan segarnya minuman pasti cocok banget jadi pilihan menu buka puasa yang nikmat bersama keluarga maupun teman.

Dikutip dari Instagram @jcoindonesia, hanya dengan Rp 119.000, Anda sudah mendapatkan paket 1/2 Dozen Mix Combo Treats + Iced Matcha Latte Due + Iced Thai Latte Due, dari harga normalnya Rp 133.000.

Promo berlaku untuk pembelian di website dan aplikasi J.CO Delivery hingga 20 Maret 2026 saja ya.

Selain itu, J.CO juga ada promo spesial lainnya berupa bundling minuman yang hemat. Anda bisa traktir teman untuk menikmati minuman favorit di J.CO tanpa khawatir kantong jebol.

Baca Juga: Buka Puasa Hemat: Promo PHD dan Domino's Pizza Tawarkan Diskon Fantastis Terbatas

Berikut daftar promo bundling minuman di J.CO yang bisa Anda nikmati:

  • Iced Thai Latte Due + Frappe Black Forest Due (Rp 57.000)
  • Iced Thai Latte Due + Iced Swiss Chocolate Due + Oreology Donut + Strawberry Rainbow Donut (Rp 69.000)
  • Iced Cappuccino Due + Iced Aren Caramel Due + Iced Thai Latte Due + Iced Matcha Latte Due + Iced Italian Latte Due (Rp 125.000)

Untuk pembelian, Anda bisa langsung pesan di aplikasi J.CO atau di website www.jcodelivery.com hingga 15 Maret 2026 ya.

Yuk, bikin momen buka puasa Anda makin manis dengan promo bundling dari J.CO sebelum kehabisan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​