MOMSMONEY.ID - Persaingan di kelas harga menengah cukup padat. laptop Lenovo IdeaPad Slim 5 meluncur, jadi saingan Asus VivoBook 16 dengan prosesor AMD Ryzen 7 7730U.
Alex, pengamat gadget dari Sypnotix.com, menyebutkan, ada pilihan yang lebih murah, Acer Swift Go 16 dengan Intel Core i5-1335U. Namun, pengguna harus mengorbankan performa CPU yang cukup signifikan.
Lalu, ada pula HP Pavilion 16 yang memiliki ukuran layar setara dengan Slim 5, namun cenderung memiliki bobot sasis yang lebih berat. Prosesor i7-13620H menjadi faktor pembeda, sebagian besar pesaing hadir dengan chip seri-U atau seri-H kelas bawah.
Mendapatkan prosesor seri-H dengan enam core performa dan empat core efisiensi dalam bodi yang tipis jarang ditemui.
Baca Juga: Laptop AI Kian Diminati, Asus Kenalkan ExpertBook P5 G2 untuk Pekerja Hybrid
Pamerkan layar 16 inci WUXGA (1920x1200)
Spesifikasi yang paling menonjol adalah panel layar 16 inci WUXGA (1920x1200). Layar ini memberikan rasio aspek 16:10 yang sedikit lebih tinggi.
Resolusi WUXGA 1920x1200 pada panel 16 inci menghasilkan kepadatan piksel sekitar 141 PPI. Angka ini memang tidak setajam layar Retina, namun sangat memadai untuk pekerjaan produktivitas.
Aspek rasio 16:10 merupakan detail yang lebih penting. Dibandingkan dengan panel 16:9 pada perangkat pesaing seperti HP Pavilion 16, Anda mendapatkan ruang vertikal yang jauh lebih luas.
Panel IPS 16 inci dengan resolusi 1920x1200 dengan tingkat kecerahan puncaknya berada di angka sekitar 300 nit. Akurasi warnanya tergolong wajar untuk panel yang tidak dikalibrasi khusus untuk warna.
Berdasarkan pengukuran, cakupan warnanya mencapai sekitar 72% DCI-P3 yang cukup baik untuk produktivitas umum dan menikmati konten media. Cakupan sRGB-nya lebih baik, yakni sekitar 95-96%, sehingga warna terlihat alami dan akurat untuk konten web maupun pekerjaan dokumen.
Rasio kontras tercatat sekitar 1.100:1, memberikan kedalaman warna yang baik pada gambar dan video tanpa kesan pudar atau kusam seperti yang sering ditemui pada panel IPS. Aspek rasio 16:10 benar-benar bermanfaat dalam penggunaan sehari-hari.
Saat bekerja di Google Docs, pengguna bisa melihat sekitar empat baris teks lebih banyak dibandingkan dengan panel 16:9 pada resolusi yang sama. Di Excel, lebih banyak baris yang terlihat tanpa perlu menggulir layar.
Satu hal yang perlu dicatat adalah refresh rate 60Hz. Pada tahun 2026, banyak perangkat pesaing di kisaran harga ini telah beralih ke panel 90Hz atau 120Hz.
Andalkan Intel Core i7-13620H & RAM 16 GB
Intel Core i7-13620H adalah chip Raptor Lake generasi ke-13 dengan TDP dasar 45W, enam core performa, empat core efisiensi, dan frekuensi turbo maksimum 4,9GHz. Ini bukanlah cip seri-U hemat daya yang dibatasi throttled pada 15W.
Lenovo telah memasang prosesor kelas workstation yang sesungguhnya ke dalam sasis berbobot kurang dari 2 kg. Konsekuensinya adalah sistem pendingin harus bekerja keras untuk mempertahankan performa tersebut.
RAM LPDDR5 sebesar 16 GB beroperasi dalam konfigurasi dual-channel yang berdampak signifikan terhadap performa grafis terintegrasi. Grafis Intel Iris Xe yang menangani seluruh tugas GPU mendapatkan keuntungan nyata dari bandwidth memori dual-channel.
Jangan berharap bisa menjalankan game berat, namun laptop ini mumpuni untuk pekerjaan kreatif dan menjalankan beberapa judul game pengaturan grafis rendah.
SSD NVMe 1 TB yang digunakan adalah tipe PCIe Gen 4, yang menawarkan kecepatan baca sekuensial di kisaran 3.500–4.500 MB/detik, bergantung pada modul spesifik yang dipasang oleh Lenovo. Dalam praktiknya, waktu pemuatan aplikasi terasa cepat dan sistem memberikan respons yang sigap.
Dalam pengujian Cinebench R23, i7-13620H mencatatkan skor multi-core sekitar 13.800 dan skor single-core sekitar 1.720. Angka-angka tersebut menempatkannya jauh mengungguli chip Intel seri-U, i5-1335U biasanya mencetak skor sekitar 9.500 pada pengujian multi-core.
Secara umum ,bersaing ketat dengan AMD Ryzen 7 7730U yang cenderung mencetak skor sekitar 14.200 pada multi-core namun memiliki angka single-core yang lebih rendah.
PCMark 10 memberikan skor sekitar 5.400 pada kategori Productivity, angka yang berada jauh di atas rata-rata untuk kelas menengah. Performa SSD tercatat memiliki kecepatan baca sekuensial sekitar 3.800 MB/s pada pengujian CrystalDiskMark.
Performa ini cukup tinggi, sehingga Anda tidak akan merasakan bottleneck dalam penggunaan sehari-hari. Peluncuran aplikasi terasa cepat, proses booting Windows dari kondisi mati total memakan waktu kurang dari 15 detik, dan transfer file berukuran besar selesai tanpa hambatan yang berarti.
Aspek yang lebih kompleks dari hasil benchmark ini adalah sustained performance. i7-13620H mampu meningkatkan kecepatan secara signifikan dalam durasi singkat.
Namun pada bodi setipis ini dengan baterai 57Wh, ruang termal yang tersedia terbatas. Saat menjalankan pengujian Cinebench secara berulang dan berkelanjutan selama 20 menit tanpa henti, skor turun dari angka awal 13.800 menjadi sekitar 11.200 pada putaran ketiga.
Penurunan tersebut mencapai sekitar 18%. Kapasitas baterai 57Wh tergolong kecil untuk ukuran laptop 16 inci. Lenovo mengklaim daya tahan hingga 12 jam.
Pengisian daya dilakukan menggunakan charger USB-C 65W yang disertakan dalam paket penjualan. Mengisi daya dari kondisi kosong hingga 80% memakan waktu sekitar 75 menit, sedangkan pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
Dibandingkan dengan para pesaingnya, daya tahan baterai laptop ini tergolong biasa saja. Asus VivoBook 16 dengan chip Ryzen 7 biasanya mampu bertahan 8-9 jam untuk penggunaan campuran berkat arsitektur AMD yang lebih efisien.
Acer Swift Go 16 dengan chip seri-n bisa bertahan hingga 10 jam. IdeaPad Slim 5 harus mengorbankan daya tahan baterai demi penggunaan prosesor seri-H.
Baca Juga: HP Android Asus ROG Phone 9: Ponsel Gaming Terbaik 2026, Performa Paling Buas!
Port & konektivitas cukup bersaing dengan VivoBook Pro 16
Pilihan port yang tersedia bersifat fungsional namun tidak melimpah. Di sisi kiri, terdapat port USB-C, USB-A 3.2 Gen 1, dan jack kombinasi I/mikrofon 3,5mm.
Di sisi kanan, terdapat port HDMI 2.1 ukuran penuh, port USB-A 3.2 Gen 1, dan konektor pengisi daya model barrel. Jadi, totalnya ada dua port USB-A, satu USB-C, satu HDMI, pembaca kartu SD, dan satu jack audio.
Tidak ada Thunderbolt 4 ataupun port USB-C kedua. Absennya dukungan Thunderbolt 4 cukup mencolok untuk kelas harga ini. Perangkat pesaing seperti Asus VivoBook Pro 16 menyertakan Thunderbolt 4 yang memungkinkan penggunaan penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi dan enclosure GPU eksternal.
Konektivitas nirkabel menggunakan Wi-Fi 6 (802.11ax) dan Bluetooth 5.1. Performa Wi-Fi 6 sangat stabil selama pengujian, kecepatan tetap konsisten meski jaringan rumah sedang padat. Demikian berbagai spesifikasi dari Asus VivoBook 16 dan laptop lenovo IdeaPad Slim 5.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News