MOMSMONEY.ID - Dexter membagikan tips perawatan bayi di iklim tropis Asia yang memerlukan pendekatan khusus. Simak, yuk.
Kondisi iklim tropis yang panas dan lembap membuat kulit bayi lebih rentan mengalami gangguan, seperti biang keringat, kemerahan, hingga iritasi akibat keringat dan gesekan pakaian.
Karena itu, perawatan kulit bayi di wilayah seperti Indonesia memerlukan perhatian khusus.
Brand perawatan bayi berbasis dermatologi Dexter yang baru resmi hadir di Indonesia pada Desember 2025 menilai, faktor iklim menjadi salah satu pertimbangan utama dalam formulasi produk perawatan bayi.
“Iklim tropis Indonesia sangat selaras dengan DNA Dexter. Panas, kelembapan, dan aktivitas harian membuat perawatan bayi yang fungsional namun tetap lembut menjadi sangat penting,” ujar Brand Director Dexter Indonesia Nurul Fajrini dalam keterangan tertulis Senin (5/1).
Berikut beberapa tips dasar merawat kulit bayi agar tetap nyaman di cuaca panas:
Pertama, jaga skin barrier bayi sejak dini. Kulit bayi masih sangat tipis dan sensitif, sehingga mudah kehilangan kelembapan. Gunakan pelembap yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit tanpa terasa berat atau lengket.
Baca Juga: Dexter Resmi Masuk Indonesia, Bawa Inovasi Skincare Bayi untuk Iklim Tropis
Kedua, pilih produk dengan efek menenangkan.Paparan panas dan keringat berlebih bisa memicu rasa tidak nyaman. Produk dengan sensasi sejuk yang aman dapat membantu meredakan panas tanpa menyebabkan iritasi.
“Bayi di iklim tropis membutuhkan lebih dari sekadar perawatan yang lembut. Mereka membutuhkan kenyamanan yang fungsional,” jelas Nurul.
Ia menambahkan, fokus perawatan sebaiknya ada pada kenyamanan, efek sejuk, dan keseimbangan kulit agar bayi tetap nyaman beraktivitas.
Ketiga, perhatikan kandungan bahan aktif. Bahan alami seperti kunyit, yang sejak lama digunakan dalam tradisi Asia, dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu menenangkan kulit yang terpapar panas dan kelembapan.
Dalam dermatologi modern, bahan ini juga banyak digunakan untuk kulit sensitif.
Berdasarkan analisis MarketLine, nilai pasar baby personal care di Indonesia pada 2024 mencapai US$ 1,96–US$ 1,97 miliar. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sejak dini, terutama di lingkungan tropis.
Selanjutnya: Manufaktur Jepang Mulai Stabil di Akhir Tahun 2025, PMI Naik ke Titik Impas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News