M O M S M O N E Y I D
Santai

Penyebab dan Gejala Penyakit Cakaran Kucing yang Harus Diwaspadai Pemilik Anabul

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Pemilik anabul seperti kucing pasti pernah merasakan cakaran kucing. Apakah cakaran tersebut dapat menimbulkan penyakit?

Terdapat penyebab dan gejala penyakit cakaran kucing yang harus diwaspadai. 

Mengutip Goodrx, Bartonella henselae merupakan bakteri penyebab penyakit cakaran kucing. B. henselae dapat hidup di dalam darah kucing tanpa menimbulkan tanda-tanda penyakit. Karena kucing biasanya tidak sakit, mereka membawa B. henselae dan dapat menularkannya ke hewan dan manusia lain.

Baca Juga: 13 Tanaman Hias Indoor untuk Mengatasi Kecemasan dan Depresi

Kucing dapat menularkan B. henselae kepada Anda ketika mereka:

- Gores atau gigit Anda.

- Jilat area kulit yang pecah, seperti luka. 

Kutu kucing juga membawa B. henselae . Kutu adalah cara paling umum bakteri berpindah antar kucing.

Tidak semua kucing membawa B. henselae . Studi memperkirakan bahwa sekitar 30% hingga 40% kucing membawa B. henselae. 

Ketika B. henselae masuk ke dalam tubuh seseorang, dapat menyebabkan infeksi lokal dan ruam di dekat gigitan atau cakaran. 

Begitu memasuki kulit, bakteri berpindah ke kelenjar getah bening terdekat . Bakteri tersebut menyebabkan kelenjar getah bening menjadi merah, bengkak, dan nyeri. 

Kuku Kucing
Kuku Kucing

Dari situ, bakteri bisa menyebar ke bagian tubuh lain, antara lain:

- Hati

- Limpa

- Mata

- Otak

- Katup Jantung

Jika bakteri menyebar ke bagian tubuh lain, maka akan menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Lalu, apa saja gejala penyakit cakaran kucing? Berikut daftarnya :

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias Indoor Tumbuh dari Daun, Pemula Wajib Simak

- Demam

- Sakit kepala

- Merasa lelah

- Nafsu makan yang buruk

- Benjolan di lokasi gigitan atau cakaran 

- Kelenjar getah bening yang bengkak, nyeri, dan merah (biasanya di ketiak)

Pembengkakan kelenjar getah bening akibat penyakit cakaran kucing biasanya dimulai antara 1 hingga 3 minggu setelah gigitan atau cakaran. 

Penting untuk diingat bahwa gigitan dan cakaran kucing dapat menyebabkan infeksi kulit seperti selulitis . Selulitis lebih umum terjadi dibandingkan penyakit cakaran kucing dan dapat menyebabkan gejala serupa. 

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Aman untuk Hewan Peliharaan yang Bisa Ditanam di Air

Jika Anda mengalami demam, kemerahan, nyeri, atau bengkak di lokasi goresan atau gigitan, segera temui penyedia layanan kesehatan.  

Banyak orang yang sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan pengobatan apa pun untuk penyakit cakaran kucing.

Tetapi sebagian besar penyedia layanan kesehatan merekomendasikan penggunaan antibiotik azitromisin untuk:

Antibiotik sangat penting terutama bagi orang-orang yang lebih mungkin terkena infeksi yang lebih serius. Ini termasuk anak-anak dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Jadi itulah penyebab dan gejala penyakit cakaran kucing yang harus diwaspadai pemilik anabul. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (23/7): Mayoritas Wilayah Cerah, Suhu Capai 32°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (23/7) didominasi cerah dengan suhu udara 16-32 derajat Celsius.  

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Pelajari tips praktis menurunkan berat badan berbasis kesehatan pencernaan. Prioritaskan makanan utuh kaya serat ketimbang suplemen instan,  

Kenali 7 Gejala Jantung Lemah yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Mendengkur lo

Banyak orang tidak menyadari gejala jantung lemah sampai kondisinya parah. Dari mendengkur keras hingga sering lelah, kenali tanda-tandanya!  

APPNIA Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak Untuk Tumbuh Kembangnya

Hari Anak Nasional 2026, APPNIA Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak           

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Kamis (23/7) Didominasi Cerah, Ini Rincian Per Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Kamis (23/7) didominasi cerah dan berawan dengan suhu 13-33 derajat Celsius.