MOMSMONEY.ID - Terapkan feng shui di rumah agar lebih nyaman, rapi, dan harmonis dengan energi positif yang bantu kesehatan dan kualitas hidup Anda.
Pernah masuk ke sebuah rumah dan langsung merasa adem, nyaman, dan betah berlama lama? Sebaliknya, ada juga ruangan yang terasa sumpek meski terlihat rapi.
Fenomena ini sering dikaitkan dengan aliran energi dalam ruang yang dikenal sebagai feng shui. Melansir dari Design Cafe, feng shui bukan sekadar tradisi lama, tetapi sudah berkembang menjadi pendekatan desain yang relevan dengan gaya hidup modern.
Setelah Anda melakukan penataan yang tepat, hunian bisa jadi tempat recharge energi setelah aktivitas padat sehari hari.
“Feng Shui bukan hanya tentang takhayul; ini tentang aliran energi atau ‘Chi’ di dalam rumah Anda, terutama dari area pintu masuk sebagai gerbang peluang,” ujar Uthra Sheshadri, Deputy Manager, DesignCafe Experience Centre.
Baca Juga: 5 Ciri Ruang Makan Jadul yang Masih Dipakai, Padahal Bikin Rumah Terlihat Lebih Tua
Apa itu feng shui dan kenapa cocok di Indonesia saat ini?
Feng shui adalah seni menata ruang agar energi positif atau Chi bisa mengalir dengan lancar. Konsep ini berasal dari Tiongkok, tetapi kini banyak diterapkan dalam desain rumah modern karena terbukti membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Di Indonesia sendiri, tren hunian sehat semakin meningkat, terutama sejak banyak orang bekerja dari rumah. Rumah tidak lagi hanya tempat tinggal, tetapi juga ruang kerja, tempat istirahat, dan area berkumpul keluarga.
Di sinilah feng shui berperan penting. Melalui penataan yang tepat, rumah bisa mendukung produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan emosi.
Rapikan rumah untuk membuka aliran energi
Kalau ingin mulai menerapkan feng shui, langkah paling mudah adalah beres beres. Kedengarannya sepele, tapi ini justru kunci utama.
Barang yang menumpuk dan tidak terpakai bisa membuat energi terasa berat dan stagnan. Tidak hanya berdampak pada suasana rumah, tapi juga bisa memengaruhi mood dan fokus.
Coba mulai dari area kecil seperti meja kerja atau sudut kamar. Saat ruang terasa lega, pikiran pun ikut lebih ringan.
Atur posisi furnitur agar lebih nyaman dan aman
Pernah merasa tidak nyaman duduk membelakangi pintu? Itu bukan kebetulan. Dalam feng shui, posisi furnitur sangat memengaruhi rasa aman.
Idealnya, posisi duduk atau tempat tidur memungkinkan kita melihat pintu tanpa harus sejajar langsung. Ini disebut sebagai posisi komando.
Penataan seperti ini membantu tubuh lebih rileks karena secara bawah sadar kita merasa lebih waspada dan terkendali. Efeknya, tidur lebih nyenyak dan aktivitas harian jadi lebih fokus.
Seimbangkan lima elemen dalam rumah
Feng shui mengenal lima elemen penting yang sebaiknya ada dalam hunian, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air.
Setiap elemen punya makna dan fungsi tersendiri. Kayu melambangkan pertumbuhan, api memberi energi, tanah menciptakan stabilitas, logam menghadirkan kejelasan, dan air membawa ketenangan.
Tidak perlu ribet, cukup hadirkan lewat elemen sederhana seperti tanaman, warna dinding, atau dekorasi kecil. Yang penting seimbang, tidak berlebihan.
Baca Juga: Up Chair Jadi Tren Lagi: Ini Cara Bikin Ruang Tamu Lebih Santai dan Berkarakter
Pilih warna yang sesuai dengan fungsi ruangan
Warna punya pengaruh besar terhadap suasana hati. Dalam feng shui, pemilihan warna harus disesuaikan dengan fungsi ruangan.
Kamar tidur sebaiknya menggunakan warna yang menenangkan seperti biru atau hijau agar kualitas istirahat lebih baik. Ruang keluarga bisa menggunakan warna hangat seperti krem atau kuning agar terasa lebih akrab.
Sementara itu, warna cerah seperti merah bisa digunakan sebagai aksen untuk menambah energi, tapi jangan berlebihan.
Maksimalkan pencahayaan alami di dalam rumah
Rumah yang terang biasanya terasa lebih hidup. Dalam feng shui, cahaya dianggap sebagai sumber energi yang sangat kuat.
Usahakan sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah dengan optimal. Gunakan tirai tipis dan jaga kebersihan jendela. Jika rumah minim cahaya alami, tambahkan lampu dengan pencahayaan yang berlapis agar tetap nyaman.
Cermin juga bisa jadi trik sederhana untuk memantulkan cahaya dan membuat ruangan terasa lebih luas.
Terapkan feng shui sesuai fungsi tiap ruangan
Setiap ruangan punya peran berbeda, jadi pendekatannya juga tidak bisa disamakan. Kamar tidur fokus pada kenyamanan dan ketenangan, jadi hindari terlalu banyak barang elektronik. Ruang tamu sebaiknya ditata agar mendukung interaksi dan komunikasi.
Sedangkan dapur perlu dijaga kebersihannya karena berkaitan dengan kesehatan penghuni rumah. Dengan penyesuaian ini, energi dalam rumah jadi lebih seimbang.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Simpel yang Bikin Dapur Selalu Rapi dan Enak Dipakai Setiap Hari
Tips feng shui simpel yang bisa langsung dicoba
Tidak perlu renovasi besar untuk mulai menerapkan feng shui. Beberapa langkah kecil ini sudah cukup memberi perubahan:
- Perbaiki keran yang bocor karena melambangkan energi yang terbuang
- Pastikan area pintu masuk bersih dan terang
- Tambahkan tanaman hidup agar suasana lebih segar
- Hindari meletakkan cermin menghadap tempat tidur
- Biasakan menutup toilet setelah digunakan
Kebiasaan sederhana ini bisa membuat rumah terasa jauh lebih nyaman. Feng shui bukan soal kepercayaan semata, tetapi cara cerdas dalam menata ruang agar lebih selaras dengan kebutuhan manusia modern.
Rumah yang rapi, pencahayaan cukup, dan penataan yang tepat, kualitas hidup bisa meningkat secara signifikan. Tidak harus mahal atau rumit, yang penting konsisten menerapkan prinsip dasarnya.
Pada akhirnya, rumah yang baik adalah rumah yang membuat penghuninya merasa tenang, nyaman, dan bahagia setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News