M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

AI Tutor Bahasa Asing Tidak Serta-Merta Gantikan Peran Tutor Manusia, Ini Alasannya

AI Tutor Bahasa Asing Tidak Serta-Merta Gantikan Peran Tutor Manusia, Ini Alasannya
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Platform pembelajaran bahasa, Cakap yang mengandalkan tutor manusia, menilai kehadiran AI tutor bahasa asing tidak serta-merta menggantikan peran tutor manusia.

Cakap justru melihat AI sebagai teknologi yang dapat memperkuat efektivitas proses belajar sekaligus membuka peluang bagi model pembelajaran hybrid.

Yohan Limerta, Chief Technology Officer Cakap, mengatakan, peran tutor manusia masih sulit dipisahkan dari proses pembelajaran bahasa.

Pasalnya, kemampuan berbahasa tidak hanya berkaitan dengan grammar, vocabulary maupun kemampuan menjawab soal, tetapi juga bagaimana seseorang berkomunikasi dalam konteks kehidupan nyata.

"Belajar bahasa juga berarti belajar bagaimana berkomunikasi, memahami konteks, budaya, ekspresi, dan nuansa dalam interaksi dengan orang lain," kata Yohan,  Selasa (1/9). 

Sementara komunikasi dalam proses belajar ini membutuhkan interaksi manusia secara langsung, termasuk kemampuan guru untuk membaca respons, emosi dan kesulitan siswa yang tidak selalu dapat terlihat dari data atau pola belajar. 

Baca Juga: Cakap Hadirkan Cakap Next, Program Belajar Online untuk Remaja

Di sisi lain, AI memang memberikan kemampuan yang kuat untuk membuat pembelajaran menjadi lebih personal. AI dapat mengingat progres siswa, memberikan latihan tambahan sesuai kelemahan mereka, memberikan feedback secara real time, dan memungkinkan siswa berlatih kapan saja.

Ini membuat waktu bersama tutor dapat digunakan untuk hal-hal yang memiliki nilai lebih tinggi, seperti conversation,  pronunciation, critical thinking, dan membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa.

"Bagi Cakap, justru kombinasi inilah yang menjadi peluang: bagaimana teknologi AI dapat membuat seorang tutor menjadi jauh lebih efektif, bukan membuat tutor menjadi tidak relevan," jelas Yohan. 

Strategi Cakap

Ke depan, Cakap melihat model pembelajaran Cakap akan semakin mengarah ke kombinasi antara human tutor  dan AI, bukan memilih salah satunya. 

Cakap tetap mempertahankan live classes dengan real tutor karena interaksi langsung tetap sangat penting  dalam pembelajaran bahasa.

Di kelas, siswa tidak hanya belajar struktur bahasa, tetapi juga bagaimana berkomunikasi secara natural, memahami konteks dan budaya, serta membangun confidence ketika menggunakan bahasa dalam situasi nyata. 

Baca Juga: Ide Caption Wisuda Bahasa Inggris Paling Inspiratif dan Berkesan

Di sisi lain, kami melihat self-learning dengan Fluency AI, yaitu chatbot tutor Cakap, sebagai complementary  experience yang memungkinkan siswa belajar dan berlatih di luar kelas.

AI dapat memberikan personalized  practice, conversation practice, feedback secara real time, serta menyesuaikan latihan berdasarkan progres  dan kelemahan masing-masing siswa.

Di Cakap, Yohan melihat kombinasi antara live classes dengan real tutor dan self-learning dengan Fluency AI  sebagai model yang sangat menarik.

AI dapat menangani kebutuhan latihan yang sifatnya repetitive dan  personalized, sementara tutor manusia fokus pada interaksi, coaching, komunikasi, dan konteks budaya yang  membutuhkan human touch. 

Dengan model ini, AI bukan hanya membuat biaya belajar lebih terjangkau, tetapi juga memungkinkan siswa  mendapatkan lebih banyak learning hours tanpa harus selalu membayar untuk setiap jam interaksi dengan  tutor. 

"Jadi, bagi Cakap pertanyaannya bukan apakah AI akan menggantikan tutor manusia, tetapi bagaimana AI dapat  membuat pembelajaran bahasa Inggris berkualitas menjadi lebih accessible, scalable, dan efektif bagi lebih banyak orang," jelas Yohan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.