MOMSMONEY.ID - Minuman herbal seperti green tea bantu menurunkan gula darah tinggi. Minuman tersebut mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengatur kadar gula darah.
Sohaib Imtiaz, dokter umum dari Verywellhealth.com, menyampaikan, senyawa alami yang disebut katekin dalam teh hijau dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, ada juga teh hitam yang mengandung antioksidan dan membantu mengatur kadar gula darah hingga mencegah peradangan.
Mengonsumsi setidaknya 1 cangkir teh hitam setiap hari dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 14%. Teh hitam mengandung theaflavin, senyawa antioksidan yang dapat membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas.
Baca Juga: Bukan Cuma Cuci Darah, Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi Amputasi & Stroke!
Yuk, pahami berbagai rekomendasi minuman herbal lain yang bantu menjaga kadar gula darah:
1. Jus tomat
Jus tomat menawarkan beberapa manfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Indeks glikemiknya rendah, artinya tidak memicu lonjakan gula darah.
Mengonsumsi secangkir jus tomat 30 menit sebelum makan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah makan. Tomat juga mengandung likopen, sejenis antioksidan karotenoid yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan komplikasi gula darah tinggi melalui sifat peradangannya.
2. Kefir
Individu yang minum kefir atau susu fermentasi mengalami penurunan kadar gula darah dan insulin secara signifikan. Mengonsumsi 2,5 cangkir kefir setiap hari selama delapan minggu secara signifikan mengurangi resistensi insulin.
Kandungan protein kefir juga dapat mendorong kadar gula darah yang sehat dengan meningkatkan perasaan kenyang, memperlambat pencernaan, serta menstabilkan pelepasan gula ke dalam aliran darah.
3. Rosemary
Aroma khas yang sering ditemukan dalam berbagai sup dan kari kerap berasal dari rosemary. Secara tradisional digunakan dalam masakan dan pengobatan herbal, rosemary dipercaya dapat mendukung metabolisme dan membantu menjaga kadar gula darah tetap sehat.
Minuman dari rosemary ini dapat berkontribusi pada keseimbangan kolesterol yang lebih baik dengan menurunkan kolesterol LDL dan mendukung kolesterol HDL.
4. Ginseng
Ginseng telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional Timur. Tanaman ini dikenal karena khasiatnya dalam mendukung sistem kekebalan tubuh dan telah diteliti potensi perannya dalam menjaga kadar gula darah yang sehat.
Ginseng dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dan mendukung produksi insulin alami tubuh.
5. Jahe
Jahe banyak digunakan dalam masakan, tanaman aromatik ini biasa digunakan untuk membantu mengatasi gula darah tinggi karena dapat meningkatkan sensitivitas insulin.
Baca Juga: Konsumsi Minuman Berpemanis Membebani Tubuh dan Naikkan Gula Darah
6. Kayu manis
Rempah populer ini memiliki potensi dalam mengatur kadar gula darah. Herbal ini dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin atau sedikit menurunkan kadar glukosa darah puasa.
7. Jus pare
Umum digunakan dalam pengobatan tradisional, pare mengandung senyawa yang dapat meniru insulin atau membantu sel menyerap glukosa. Seperti kayu manis, pare tidak boleh menggantikan pengobatan yang diresepkan dokter.
8. Chamomile tea
Kurang tidur bisa menyebabkan gula darah melonjak tinggi. Hal ini dapat menyebabkan tubuh memproduksi insulin secara kurang efektif yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah.
Selain asupan makanan yang tepat, tidur berkualitas baik penting untuk mengurangi peradangan. Minum teh chamomile yang bebas kafein dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Teh chamomile juga dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin, pengelolaan glukosa, serta dapat membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Secangkir teh mengandung hampir nol karbohidrat, nol gram gula, lemak, serta 2,4 kalori.
9. Teh Peppermint
Menambahkan teh peppermint ke dalam variasi minuman dapat membantu tubuh rileks. Bagi penderita gula darah tinggi yang sering mengalami stres, efek menenangkan dari teh peppermint bisa bermanfaat.
Teh tersebut bantu mengurangi stres dan memperbaiki kadar glukosa darah. Jika tidak dikelola, stres berlebih akan meningkatkan kadar gula darah dan membuatnya lebih sulit dikendalikan.
Selain itu, daun peppermint memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan pengatur metabolisme yang semuanya dapat mendukung kesehatan penderita gula darah tinggi.
10. Teh lidah buaya
Kombinasi unik dari Ayurveda ini bertujuan untuk mengendalikan gula darah dan metabolisme lemak. Untuk membuat jus lidah buaya, campurkan 2 sendok makan gel lidah buaya segar dengan 8-10 lembar daun kari dan sedikit air.
Jus ini bantu menyeimbangkan kadar glukosa darah, mengurangi resistensi insulin dan membantu penurunan berat badan pada penderita gula darah tinggi. Inilah rekomendasi minuman herbal yang membantu menurunkan gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News