M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Pasangan Avoidant: Kenali 4 Ciri Khas Si Hobi Tarik Ulur Hubungan

Pasangan Avoidant: Kenali 4 Ciri Khas Si Hobi Tarik Ulur Hubungan
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Dinamika hubungan asmara sering kali membawa kita pada konsep teori keterikatan (attachment theory). Teori ini menjelaskan bagaimana seseorang berinteraksi dan merespons kedekatan emosional.

Salah satu tipe keterikatan yang paling menantang dalam hubungan adalah tipe avoidant atau menghindar. Pasangan dengan gaya ini biasanya memiliki ketakutan bawah sadar akan kehilangan kemandirian atau merasa terbebani oleh keintiman yang terlalu dalam.

Perilaku avoidant sering kali terbentuk sebagai mekanisme pertahanan diri dari masa lalu untuk menghindari penolakan atau rasa sakit hati. Mengenali tanda-tanda ini sangat penting, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memahami cara berkomunikasi yang lebih efektif dengan mereka.

Baca Juga: Charles & Keith Rilis Koleksi Summer 2026, Angkat Gaya Simpel dan Elegan

Cari tahu lebih lanjut, berikut adalah 4 ciri-ciri pasangan avoidant sebagaimana dilansir dari laman Psychology Today dan Healthline.

1. Menjaga Jarak Emosional dan Menghindari Pembicaraan Serius

Ciri yang paling menonjol dari pasangan avoidant adalah kecenderungan mereka untuk menarik diri ketika hubungan mulai terasa terlalu intim atau serius.

Saat Anda mencoba membicarakan perasaan, masa depan, atau komitmen, mereka mungkin akan mengalihkan pembicaraan, menggunakan humor untuk menghindar, atau bahkan mendadak sibuk.

Secara psikologis, kedekatan emosional yang intens dianggap sebagai ancaman bagi kebebasan mereka. Pasangan avoidant sering kali membangun tembok pelindung agar tidak terlalu bergantung pada orang lain atau agar orang lain tidak terlalu bergantung pada mereka.

Hal ini sering membuat pasangan mereka merasa kesepian meskipun sedang berada dalam sebuah hubungan.

2. Mengutamakan Kemandirian dan Kebebasan Pribadi di Atas Segalanya

Pasangan dengan gaya avoidant biasanya sangat bangga dengan kemandirian mereka dan sering menekankan betapa mereka tidak membutuhkan siapa pun untuk merasa bahagia.

Orang avoidant cenderung menjaga jadwal dan aktivitas mereka tetap terpisah dari pasangan, dan mungkin merasa tercekik jika pasangan meminta terlalu banyak waktu atau perhatian.

Bagi mereka, kemandirian adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Mereka sering merasa bahwa memiliki pasangan yang terlalu dekat akan merampas identitas pribadi mereka.

Oleh karena itu, pasangan avoidant mungkin sering menciptakan jarak fisik atau emosional sebagai cara untuk mengklaim kembali rasa kendali atas hidup mereka sendiri.

Baca Juga: Trik Rahasia: Kembalikan Foto dan Video Hilang di Android dalam Sekejap

3. Memberikan Sinyal yang Campur Aduk atau Tarik Ulur

Dinamika hubungan dengan orang avoidant sering kali terasa seperti permainan tarik ulur. Di satu waktu, mereka bisa sangat manis, perhatian, dan terbuka.

Namun, sesaat setelah momen keintiman tersebut terjadi, mereka tiba-tiba menjadi dingin atau menjauh tanpa alasan yang jelas.

Fenomena ini terjadi ketika mereka merasa terlalu dekat dengan pasangan. Sehingga, sistem peringatan internal mereka berbunyi dan memicu keinginan untuk menciptakan jarak demi merasa aman kembali.

Sinyal yang campur aduk ini sering kali membuat pasangan mereka bingung dan merasa harus mengejar, yang ironisnya justru akan membuat si avoidant semakin lari menjauh.

4. Sulit Mengekspresikan Kebutuhan dan Menghadapi Konflik

Orang dengan tipe avoidant biasanya tidak nyaman dengan kerentanan. Mereka kesulitan untuk mengakui bahwa mereka membutuhkan bantuan atau dukungan emosional dari pasangan.

Alih-alih membicarakan masalah saat terjadi konflik, mereka lebih memilih untuk melakukan stonewalling atau mendiamkan pasangan.

Mereka cenderung memendam perasaan sendiri karena menganggap emosi sebagai sesuatu yang merepotkan atau tanda kelemahan.

Dalam pikiran mereka, menyelesaikan konflik dengan bicara secara mendalam justru akan memperburuk situasi. Sehingga, mereka lebih memilih untuk menarik diri sampai suasana mendingin dengan sendirinya tanpa benar-benar menyelesaikan akar permasalahan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tips Atur Strategi Latihan Marathon dan Siap Mental

Setelah berbulan-bulan berlatih, menuntaskan long run dan melewati fase peak training, banyak pelari justru mulai ragu ketika race day dekat.

Literasi Keuangan Pelajar Masih Rendah, Maybank Bawa Program MELAIB ke Gianyar

Maybank Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan program edukasi literasi keuangan MELAIB di Kabupaten Gianyar, Bali.

Cerdas Beli Mobil Listrik, Cek Beragam Perlindungannya

Sompo Indonesia mengingatkan  perlu memilih polis asuransi yang secara jelas mencakup komponen baterai dan sistem kelistrikan bertegangan tinggi. 

Jangan Asal Beli Emas, Cek Selisih Harga Jual dan Buyback Tiap Merek

 Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Ingin Mulai Olahraga, Kenali Manfaat Senam AW untuk Semua Usia

​Holywings Peduli menggelar Senam Andrie Wongso (AW) dan Line Dance sebagai ajakan menerapkan gaya hidup sehat.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (28/7) Berawan, Hanya 1 Wilayah Diguyur Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok didominasi berawan. Hujan ringan hanya berpotensi terjadi di Lumajang.

Peringkat Harga Buyback Emas Hari Ini, Merek Apa yang Tertinggi?

Harga buyback emas mayoritas naik pada merek logam mulia yang dipantau. Galeri 24 masih tawarkan harga buyback tertinggi.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (28/7) dan Lusa, Berawan di Seluruh Wilayah

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (28/7) dan lusa, Rabu (29/7) di wilayah Banten akan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (28/7) Dominan Cerah, Hujan Ringan di 2 Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok didominasi cerah, hanya dua wilayah berpotensi diguyur hujan ringan.

Diprediksi Berawan, Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (28/7) dan Lusa

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (28/7) dan lusa, Rabu (29/7) di wilayah DKI Jakarta akan berawan.