M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Oven Tangkring vs Oven Listrik, Mana yang Lebih Baik?

Oven Tangkring vs Oven Listrik, Mana yang Lebih Baik?
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Kegiatan memasak dan memanggang kue kini semakin populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aktivitas ini bahkan termasuk salah satu hobi yang banyak ditekuni orang untuk menghabiskan waktu di rumah.

Nah, oven merupakan alat yang penting untuk menunjang hobi membuat kue. Ada dua jenis oven yang lazim digunakan di Indonesia, yaitu oven tangkring dan oven listrik. Walaupun sama-sama berfungsi untuk memanggang kue, keduanya memiliki beberapa  perbedaan.

Untuk menentukan oven jenis apa yang cocok untuk Anda, kuncinya adalah sesuaikan dengan kebutuhan. Dilansir dari home.co.id, ahs.com, dan doityourself.com, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis oven yang bisa Anda jadikan pertimbangan.

Baca Juga: Kreasi Membuat Cake Tanpa Oven di Rumah, Tertarik Mencoba?

Oven tangkring

Oven tangkring termasuk jenis oven yang cukup populer di Indonesia. Penggunaannya pun bervariasi, dari kegiatan memasak rumahan hingga bisnis makanan.

Oven tangkring disebut begitu karena digunakan dengan cara ditaruh di atas kompor, atau nangkring di atas kompor.

Oven yang kerap disebut sebagai oven kompor atau otang ini menggunakan panas yang bersumber dari api di atas kompor, yang akan memanaskan sisi-sisi oven dan memasak makanan di dalamnya.

Berikut beberapa kelebihan oven tangkring:

  • Harganya lebih terjangkau dibandingkan oven listrik.
  • Karena menggunakan kompor gas, oven tangkring tidak boros listrik dan dapat digunakan saat listrik padam.
  • Ruang di dalamnya cukup lega, jadi dapat digunakan untuk produksi makanan dalam jumlah banyak.
  • Mudah untuk dipindah-pindahkan. Namun, beberapa jenis oven tangkring cenderung lebih berat sehingga dapat merepotkan penggunanya dalam memindahkannya.

Sementara itu, ini kekurangan oven tangkring:

  • Sebagian oven listrik tidak memiliki termometer atau penunjuk suhu, sehingga Anda harus memeriksa oven tangkring berkali-kali untuk memastikan makanan matang sempurna. Alternatifnya, Anda dapat membeli termometer terpisah untuk membantu menunjukkan suhu dalam oven.
  • Cenderung boros gas karena menggunakan gas dari kompor, apalagi jika memanggang makanan dalam waktu lama.
  • Peletakan di atas kompor harus pas di tengah supaya oven tidak goyang dan makanan matang merata. Anda dapat menggunakan penyangga untuk menahan oven di atas kompor.

Baca Juga: Bahaya! Inilah Risiko Akibat Abaikan Kebersihan Dapur

Oven listrik

Selain oven tangkring, oven listrik termasuk jenis oven yang cukup populer digunakan di Indonesia.

Jika oven tangkring menggunakan panas dari api di atas kompor, oven listrik menggunakan panas yang bersumber dari arus listrik.

Panas ini kemudian disebarkan oleh elemen pemanas yang ada di dalam oven listrik, sehingga dapat memanaskan dan memasak makanan.

Kelebihan oven listrik di antaranya:

  • Penggunaannya mudah dan praktis, karena Anda hanya tinggal mencolokkan kabel untuk menyalakan oven.
  • Dilengkapi pengatur suhu dan timer, sehingga Anda dapat menyesuaikan suhu dan waktu memasak sesuai kebutuhan. Anda pun tidak perlu sering-sering mengecek oven untuk memeriksa kematangan makanan.
  • Tidak memakan tempat, karena ukurannya yang kecil. Anda bisa menyimpan oven listrik dengan mudah setelah pemakaian.
  • Mudah dipindah-pindahkan karena berukuran kecil, asalkan ada sumber listrik yang memadai untuk menyalakan oven.

Baca Juga: Rekomendasi Oven Listrik Low Watt yang Tetap Berkualitas

Sementara itu, berikut kekurangan oven listrik:

  • Tidak dapat digunakan untuk produksi makanan dalam jumlah besar, karena kapasitasnya cenderung kecil. Sehingga, oven listrik lebih cocok digunakan untuk keperluan personal.
  • Menggunakan daya listrik yang besar, sehingga tidak cocok untuk rumah dengan daya listrik terbatas. Tagihan listrik pun rentan naik.
  • Mudah rusak dalam kurun waktu 1-2 tahun.
  • Tidak bisa digunakan saat listrik padam dan dapat menyebabkan makanan yang sedang dimasak di dalam oven tidak matang sempurna.

Bagaimana, sekarang sudah paham kan perbedaan serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis oven? Sudah tahu mana oven yang cocok dengan kebutuhan Anda?

Selamat memilih!

Selanjutnya: Jangan Salah Beli, Ini Bedanya Oven Listrik dan Microwave

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 1 Oktober 2026: Harimau, Babi dan Kelinci Teliti Lagi

Cek ramalan shio hari ini Kamis 1 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, kesehatan, hingga shio paling beruntung.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 1 Oktober 2026, Lebih Berani Untuk Bersuara

Simak ramalan 12 zodiak hari ini 1 Oktober 2026, mulai Aries hingga Pisces. Cek kabar karier, keuangan, asmara, dan kesehatan terbaru.

Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp 14.000, Selisih Buyback Rp 190.000

Harga emas Antam dan buyback kompak turun Rp 14.000 pada hari ini Kamis (1/10) sehingga selisih harga dengan buyback Rp 190.000.

Inilah Harga Komoditas Pangan di Awal Bulan Oktober, Cabai Makin Pedas

Sejumlah harga komoditas pangan seperti harga beras premium turun tipis di awal bulan Oktober, tetapi harga cabai melonjak tajam.

Exynos 1580 Dongkrak Performa HP Samsung Ini, Ada Jaminan 6 Kali Pembaruan OS

Layar AMOLED HP Samsung A56 sanggup capai kecerahan 1.900 nits. Ketahui seberapa jernih visualnya di bawah terik matahari.

Kesehatan Mental Terganggu, Produktivitas dan Ekonomi Ikut Tertekan

Laporan terbaru menunjukkan gangguan kesehatan mental dapat menimbulkan kerugian ekonomi hingga memengaruhi partisipasi di dunia kerja.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (1/10) Kompak Melonjak, UBS Jadi Rp 2.552.000 per Gram

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini melonjak pada Kamis (1/10), berikut daftar harga lengkapnya.

Kenali Shrinkflation, Harga Tetap tapi Isi Produk Makin Sedikit

Shrinkflation membuat ukuran atau isi produk berkurang meski harga relatif tetap. Simak cara membandingkan harga dan mengatur anggaran belanja.

Influenza A Meningkat, Ini Gejala dan Pencegahannya

Dari 198 spesimen yang diperiksa, sebanyak 105 spesimen dinyatakan positif Influenza A(H1N1)pdm09 dan tujuh spesimen positif Influenza A(H3N2).

Biar Gak Gampang Capek, Terapkan 5 Kebiasaan Sehat Ini Selama Musim Kemarau yuk

Jangan biarkan cuaca panas menguras energi Anda. Ketahui kebiasaan sehat pencegah lelah yang wajib dilakukan selama musim kemarau.