M O M S M O N E Y I D
Santai

Nilai Inklusi Bisa Dimulai dari Dunia Usaha

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Indonesia merupakan negara kepulauan dengan beragam suku bangsa, agama dan budaya yang berbeda-beda. Karunia ini bisa menjadi hal yang harus disyukuri sekaligus dipupuk untuk terus berkembang, sehingga kehidupan berbangsa dan berbangsa bisa terjalin harmonis.

Dengan masyarakat heterogen dan plural terbesar di dunia, Indonesia tentu saja memiliki potensi konflik yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan toleransi dan kesadaran bahwa keberagaman merupakan modal untuk maju bersama.

Baca Juga: Petuah mendidik buah hati agar sukses pada masa depan

Alissa Wahid, Dewan Pembina The Wahid Institute menyebut era digital membuat informasi begitu banyak masuk di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penting sekali bagi stakeholder untuk hadir secara digital untuk memastikan interaksi di ruang digital bagi generasi penerus menjadi sehat.

Apalagi menurut penelitian, untuk anak muda atau generasi z saat ini menganggap agama adalah faktor yang sangat penting sebagai penentu kebahagiaan. Indonesia bahkan menempati posisi tertinggi di dunia dengan lebih dari 90% anak mudanya yakin bahwa agama berkorelasi dengan kebahagiaan.

Baca Juga: Punya Anak Perfeksionis? Begini Tips Mengasuhnya

Anak muda yang religius ini faktor yang penting sehingga harus dijaga sebagai modal bangsa, jangan justru diracuni dengan berbagai informasi seperti intoleransi bahkan radikalisme atas nama agama. Oleh karenanya, Alissa juga meminta sekolah, perguruan tinggi hingga dunia usaha berperan untuk bisa memupuk nilai nilai inklusifitas.

“Karyawan menghabiskan banyak waktu di kantor, maka lingkungan kantor akan bisa menjadi salah satu pembentuk nilai-nilai ini. Kita perlu memastikan bahwa iklim di dalam kantor, perusahaan atau pabrik itu memang menyuburkan nilai-nilai keberagaman,” ujarnya Kamis (18/8)

Dengan jumlah waktu di kantor hampir 8 jam maka dengan adanya ruang pertumbuhan nilai-nilai inklusi ini akan mengimbangi transformasi digital. Karyawan bisa menjadi pelurus nilai di rumah sehingga toleransi tetap terjaga, bagaimanapun hoax, intoleransi dan radikalisme menyeruak di ruang digital.

Baca Juga: Stop Bermain Sosial Media! Ini 4 Efek Buruk dari Terlalu Banyak Bermain Sosial Media!

Badrodin Haiti, Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas menyampaikan masyarakat harus memupuk toleransi, menghargai perbedaan dan keberagaman. Oleh karena itu, hal yang mengancam keberagaman harus mulai ditinggalkan mulai dari hal kecil seperti diskriminasi di sekolah hingga radikalisme ideologi di kalangan mahasiswa dan intoleransi berdasarkan SARA, hingga pelaku pengeboman.

“Toleransi merupakan tonggak untuk hidup rukun, harmonis dan tentram,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.