M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mudik Lebaran, Simak 6 Cara Mencegah Anak Mabuk Perjalanan!

Mudik Lebaran, Simak 6 Cara Mencegah Anak Mabuk Perjalanan!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Mabuk perjalanan dapat dialami oleh semua orang tidak terkecuali anak-anak. Mengutip Alodokter, mabuk perjalanan merupakan kondisi ketika otak tidak dapat memahami sinyal gerakan yang dikirim oleh mata, telinga, dan tubuh saat sedang di perjalanan. Kondisi ini akan membuat penderitanya mengalami pusing dan mual di dalam kendaraan yang bergerak.

Pada anak-anak, mabuk perjalanan paling sering terjadi pada anak berusia 2 tahun-12 tahun, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Nah, bagi Anda yang memiliki anak dengan rentang usia tersebut dan ingin melakukan mudik lebaran dengan lancar sekaligus tenang tanpa drama mabuk perjalanan, berikut 6 cara yang wajib Anda coba untuk mencegah mabuk perjalanan , dilansir dari laman Rumah Sakit An-Nisa Tangerang dan Dancow.

Baca Juga: 6 Tips Mudik Bersama Anak yang Masih Kecil, Supaya Tetap Aman dan Terasa Nyaman

1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi anak

Sebelum melakukan perjalanan mudik, hindari memberikan si kecil makanan pedas, berminyak, atau berporsi besar. Jika hendak memberikan makanan berporsi besar kepada anak, pastikan untuk memberikannya paling lambat 3 jam sebelum perjalanan.

Untuk solusi terbaik, Anda bisa memberikan anak makanan ringan sebelum memulai perjalanan. Atau, berikan anak makanan setelah tiba di tempat tujuan apabila jarak dan waktu perjalanan yang ditempuh tergolong dekat dan singkat.

2. Lakukan perjalanan di waktu yang tepat

Usahakan untuk melakukan perjalanan mudik menjelang waktu tidur anak atau saat mereka sudah tertidur. Bila tidak memungkinkan untuk berkendara pada malam hari, usahakan untuk melakukannya pada pagi hari.

Selain dapat meminimalkan rasa bosan anak, mudik pada pagi atau malam hari juga bisa mengurangi kemungkinan anak mengalami mabuk perjalanan akibat guncangan kendaraan yang disebabkan oleh macet.

3. Tentukan posisi duduk yang tepat

Posisi duduk di dalam mobil yang dianjurkan bagi anak adalah kursi bagian tengah. Pasalnya, kursi bagian tengah mampu memberikan keleluasaan pada anak untuk melihat pemandangan sekitar.

Kursi bagian tengah juga minim sensasi guncangan akibat gerakan kendaraan dibandingkan kursi bagian depan atau belakang.

4. Pastikan sirkulasi udara di dalam kendaraan cukup

Sebelum memulai perjalanan mudik, selalu ingat untuk memastikan sirkulasi udara di dalam kendaraan yang akan digunakan cukup. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak mengalami mabuk perjalanan.

Selain itu, jangan lupa juga untuk menjaga udara di dalam kendaraan tetap bersih dan bebas dari bau yang menyengat.

5. Berikan anak obat anti mabuk perjalanan

Beberapa hari sebelum menempuh perjalanan jauh, sangat disarankan bagi Anda untuk meminta dokter kepercayaan Anda meresepkan obat anti mabuk perjalanan khusus anak. Biasanya, dokter akan meresepkan obat anti mabuk perjalanan yang mengandung dimenhydrinate.

Adapun waktu terbaik untuk memberikan obat ini kepada anak adalah 1 jam sebelum perjalanan dimulai.

6. Siapkan bekal anti mabuk perjalanan

Menurut jurnal yang diterbitkan oleh University of Maryland Medical Center di Amerika Serikat, ada makanan tertentu yang dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan sekaligus membuat perut anak terasa lebih nyaman. Berikut beberapa di antaranya:

Kue jahe

Jahe dikenal dapat membantu meringankan sakit perut. Dengan mengonsumsi jahe 1 jam sebelum melakukan perjalanan mudik, itu dapat mencegah timbulnya gejala mabuk perjalanan pada anak. Anda dapat memberikan bekal jahe kepada si kecil dalam bentuk kue jahe nan legit atau teh jahe hangat dengan tambahan jeruk nipis dan madu.

Biskuit

Makan 2-3 biskuit diklaim dapat meredakan rasa mual. Seorang nutrisionis asal Amerika Serikat bernama Phyllis A. Balch menyarankan Anda untuk meminta anak mengonsumsi beberapa biskuit terutama biskuit gandum sebelum melakukan perjalanan. Pasalnya, gandum dapat mengurangi jumlah air liur di dalam mulut sekaligus mengurangi rasa mual dan sakit perut.

Jus lemon

Sari lemon segar juga dapat meredakan mual dan muntah berkat kandungan nutrisinya yang mampu membuat perut terasa nyaman. Jadi, Anda bisa menyediakan minuman lemon guna mencegah anak sakit perut dan muntah selama perjalanan mudik.

Demikian 6 cara mencegah mabuk perjalanan pada anak selama mudik lebaran. Ketika Anda melihat gejala mabuk perjalanan pada si kecil, usahakan untuk berhenti sebentar di rest area terdekat ya, Moms. Setelah itu, biarkan anak menarik napas panjang sembari menutup mata.

Anda juga bisa mengompres kepala anak menggunakan kain dingin dan memberikannya permen karet untuk mengatasi mabuk perjalanan yang mereka alami dengan segera. Semoga bermanfaat dan selamat mudik!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (7/4) Hati-hati Kota Ini Hujan Ringan!

BMKG merilis prakiraan cuaca di Jawa Timur besok Selasa (7/4) yang didominasi oleh hujan ringan dan berawan

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (7/4), Hujan Guyur Semua Wilayah

Cuaca besok (7/4), BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jawa Tengah pada Selasa esok.

Pemkot Jogja Buka Pelatihan AI hingga Bahasa Jepang Gratis di 2026, Cek Syaratnya

Pelatihan gratis Jogja 2026 tawarkan beragam skill baru. Jangan lewatkan, kuota pendaftarannya terbatas dan bisa ditutup sewaktu-waktu!

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan

Film dokumenter The MINDJourney tayangkan kisah perjalanan industri pertambangan secara realita.     

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.