MOMSMONEY.ID - Program Mudik gratis bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2026 telah digelar. Sebagai bagian dari kolaborasi, PT PLN (Persero) memberangkatkan sebanyak 12.500 pemudik.
Program Mudik Gratis ini dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Acara pelepasan dilakukan di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3), dengan total peserta mencapai 116.688 orang. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 104.000 pemudik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan sejalan dengan arahan BPI Danantara dan BP BUMN, PLN mendukung penuh program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026.
Hal ini selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin melakoni mudik sekaligus mengurangi penggunaan BBM dan mengurai kepadatan lalu lintas.
“Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta merayakan momen kebersamaan dengan tenang bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3).
Menyusul animo pemudik yang terus meningkat, PLN juga meningkatkan kuota peserta mudik menjadi 12.500 orang sehingga naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 11.322 peserta. Keberangkatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 secara serentak dari tujuh kota, yakni Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Padang, dan Aceh.
Baca Juga: Posko THR-BHR Tetap Siaga Saat Libur, Pekerja Dapat Konsultasi dan Sampaikan Aduan
Adapun rute perjalanan meliputi Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat; Surabaya menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur; Denpasar menuju Jawa Timur; Makassar menuju Surabaya dan Baubau; Balikpapan menuju Surabaya; Padang menuju Palembang; serta Banda Aceh menuju Medan.
Bukan hanya program sosial, PLN memastikan inisiatif ini selaras dengan agenda keberlanjutan dan transisi energi nasional. Melalui anak usahanya, PLN Energy Management Indonesia (EMI), perusahaan melakukan penghitungan jejak karbon secara menyeluruh untuk mengukur sekaligus memitigasi dampak lingkungan dari program ini.
Dalam skenario business as usual, bila para pemudik menggunakan kendaraan pribadi berbahan bakar minyak (BBM), total emisi diproyeksikan mencapai 578 ton CO2e. Namun, melalui peralihan ke moda transportasi massal seperti kereta api, bus, dan kapal laut, emisi berhasil ditekan menjadi 392 ton CO2e, atau berkurang sebesar 186 ton CO2e.
Tak berhenti pada upaya reduksi, PLN juga melakukan langkah beyond compliance melalui carbon offset sebesar 392 ton CO2e dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Gunung Wugul. Sehingga program ini berhasil dijalankan dengan emisi nol atau Net Zero Emission (NZE) sejalan dengan upaya Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan di setiap operasionalnya.
Adapun, dalam sambutannya saat melepas program mudik ini, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, pelaksanaan mudik gratis merupakan salah satu ikhtiar bersama dari Pemerintah.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News