M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

MSCI Ancam Status Pasar Indonesia, Analis Menilai Probabilitas Bertahan Masih Kuat

MSCI Ancam Status Pasar Indonesia, Analis Menilai Probabilitas Bertahan Masih Kuat
Reporter: Adit Ramadhani  |  Editor: Adit Ramadhani


MOMSMONEY.ID - Pengumuman reklasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market oleh MSCI berdampak pada aliran modal asing, valuasi saham, dan prospek pasar modal Indonesia selama masa konsultasi.

Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menerangkan, risiko nett sell asing terus membayangi pasar reguler selama masa konsultasi MSCI hingga April 2027. 

Dia menilai, investor ritel domestik rentan terpengaruh sentimen panik yang berisiko mengekor aksi jual asing dalam jangka pendek, sementara investor institusional domestik berpeluang menjadi penopang pasar dengan memanfaatkan momentum harga diskon.

Meski begitu, risiko nett sell berpotensi mereda jika tidak ada penambahan daftar saham yang terkena penalti deletion akibat kriteria HSC.

Baca Juga: Imbas Reklasifikasi MSCI ke Pasar Saham & Obligasi, Begini Saran Strategi Portofolio

Pengeluaran saham HSC dalam perhitungan IHSG berpotensi untuk meningkatkan kualitas indeks, apabila IHSG mampu mencerminkan kondisi pasar secara riil. Sehingga kepercayaan investor terhadap indeks dapat meningkat.

"Risiko penurunan status ke Standalone Market berada pada kisaran 40% hingga 50%, terutama jika konsistensi eksekusi atas roadmap reformasi yang disiapkan OJK dan BEI dinilai lambat oleh pelaku pasar global," katanya kepada KONTAN, Selasa (20/10). 

Melihat ukuran pasar modal Indonesia dan jumlah saham Indonesia yang memenuhi aturan minimal 3 saham yang masuk dalam MSCI Standard Index, Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menyatakan, peluang Indonesia untuk turun ke Standalone Market hampir tidak mungkin. 

"Ukuran ekonomi Indonesia di Emerging Market dan kondisi ekonomi Indonesia masih tumbuh dengan inflasi terkendali," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (20/10). 

Baca Juga: Analis: MSCI akan Pertahankan Indonesia sebagai Emerging Market, Ini Alasannya!

Hans mengingatkan para pelaku pasar untuk bertindak rasional dan tidak panik karena pasar domestik masih memiliki fundamental yang baik. 

Pengumuman dari MSCI bukanlah keputusan penurunan status, melainkan tanda dimulainya proses konsultasi selama enam bulan ke depan hingga akhir Juni 2027.

Nafan mengatakan, transparansi kepemilikan, akurasi data free float, aksesibilitas investor asing, dan kredibilitas pembentukan harga di Indonesia adalah faktor penting untuk mempertahankan posisi di Emerging Market. 

"Dengan demikian, respons positif MSCI akan lebih ditentukan oleh implementasi reformasi yang konsisten, terukur, dan dapat diverifikasi daripada sekadar perubahan metodologi perhitungan IHSG," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ide Usaha Tas Kulit yang Sudah Menjangkau Pasar Internasional

Kementerian UMKM mencatat tas kulit made in Indonesia sudah bisa tembus pasar mancanegara sekarang ini.

Ingin Makeup Glowing ala Korea? Kenali Cara Memilih Tint dan Cushion

Tampilan makeup ala Korea bisa menjadi inspirasi untuk riasan sehari-hari. Kenali cara memilih lip tint dan cushion.  

Hujan Ringan Guyur 19 Kabupaten/Kota Sumatera Barat Besok (28/10), Cek Rinciannya

Cuaca Sumatera Barat besok didominasi hujan ringan di seluruh wilayah. Simak rincian suhu tiap kabupaten/kota.  

Butter Baby Akan Luncurkan Rasa Baru di 30 Oktober, Ajak Pengunjung Main Blind Box

Butter Baby menjadikan momen menjelang peluncuran produk sebagai pengalaman yang lebih playful dan partisipatif.   

Bukan Soal Gaji, Ini Pemicu Utama Burnout Karyawan

Hasil survei internal Payuung menunjukkan, yang bikin karyawan burnout adalah deadline dan arahan yang berubah-ubah.  

Bali Berpotensi Hujan Ringan Besok (28/10), Cek Kondisi Denpasar hingga Badung

BMKG memprediksi lima wilayah Bali mengalami hujan ringan besok, sementara Denpasar dan Badung berawan  

Hujan Petir Mengintai 2 Wilayah ini, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (28/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Musi Rawas dan Empat Lawang besok. Sebanyak 15 wilayah Sumatera Selatan berpotensi hujan ringan.  

Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan, Intip Cuaca Yogyakarta Besok Rabu (28/10)

BMKG memprediksi hujan ringan di Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul besok, sementara Sleman dan Kota Jogja hujan sedang.  

Cuaca Sumatera Utara Besok (28/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Kondisi Tiap Daerah

BMKG memprakirakan 30 wilayah Sumut mengalami hujan ringan besok. Tiga wilayah lainnya diprediksi berawan.  

Ancaman Siber Makin Canggih, Ini 5 Kebiasaan Digital Yang Perlu Diubah Total

Gawat, berdasarkan data Microsoft Threat Intelligence, secara global, 73,3% upaya serangan siber turut melibatkan interaksi dengan pengguna.