M O M S M O N E Y I D
Bugar

Meskipun Kecil dan Sangat Pedas, Kenali Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan Tubuh

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang jika Anda lewatkan karena memiliki banyak sekali khasiat.

Di balik rasanya yang pedas, ada banyak manfaat cabe rawit untuk kesehatan, mulai dari melegakan hidung tersumbat, meningkatkan imunitas tubuh, hingga membakar lemak tubuh.

Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi penting di dalamnya. Cabe rawit kerap digunakan sebagai bumbu pelengkap di setiap masakan.

Ada berbagai jenis cabe rawit yang umum dipakai, seperti cabe rawit rawit, cabe rawit hijau, cabe rawit merah, cabe rawit kuning, dan jalapeno.

Cabe rawit mengandung beragam senyawa yang berperan sebagai antioksidan, seperti capsaicin, karotenoid, violaxanthin, dan lutein.

Selain itu, cabe rawit juga mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan kalium.

Namun, hindari mengonsumsi cabe rawit secara berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Makanan pedas ini juga sebaiknya diberikan secara bertahap pada anak-anak.

Bukan sekadar pedas dan nikmat, bersumber dari Mayo Clinic, inilah beberapa manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang jika Anda lewatkan, antara lain: 

 Baca Juga: Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Talas untuk Kesehatan

1. Mengatasi hidung tersumbat

Manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang bisa langsung dirasakan adalah melegakan hidung tersumbat.

Karena sensasi pedasnya, konsumsi masakan yang mengandung capsaicin, bisa meredakan pembengkakan dalam saluran napas dan mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan.

2. Memelihara kesehatan pencernaan

Manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang kedua bisa membantu memelihara kesehatan pencernaan. Orang-orang mengira bahwa makan cabe rawit tidak baik untuk pencernaan.

Padahal, selama tidak dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, cabe rawit memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan.

Ketika capsaicin masuk ke dalam pencernaan, saraf-saraf yang ada di saluran pencernaan akan menghasilkan anandamide.

Anandamide adalah senyawa kimia yang membantu mengurangi inflamasi alias peradangan, termasuk yang sering terjadi akibat tukak lambung serta penyakit Crohn.

3. Meredakan nyeri

Manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang selanjutnya adalah meredakan nyeri. 

Senyawa capsaicin di dalam cabe rawit juga bermanfaat sebagai pereda rasa sakit sehingga kerap digunakan sebagai bahan di dalam salep atau krim pereda nyeri otot dan sendi.

Anda mungkin akan merasakan sensasi panas saat mengoleskan salep atau krim yang mengandung capsaicin, tetapi nyeri otot dan sendi yang Anda rasakan pun bisa menjadi berkurang.

4. Meningkatkan imunitas tubuh

Manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang berikutnya adalah meningkatkan imunitas tubuh. Cabe rawit memiliki kandungan vitamin C yang melimpah, bahkan lebih banyak dibandingkan dengan jeruk.

Kandungan vitamin C yang terdapat pada cabe rawit ini bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terkena infeksi atau penyakit tertentu.

5. Menurunkan berat badan

Manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang lainnya bisa menurunkan berat badan. Konsumsi cabe rawit secukupnya juga dapat menurunkan berat badan.

Hal ini karena kandungan capsaicin pada cabe rawit mampu mengurangi nafsu makan, bahkan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh.

Baca Juga: Bisa Menurunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Talas untuk Kesehatan

6. Menjaga kadar gula darah

Bagi Anda yang mengidap diabetes, cabe rawit juga memberikan manfaat berupa menjaga kadar gula darah. Sekali lagi, ini berkat kandungan capsaicin yang terdapat di dalam cabe rawit.

Sebuah studi dari Journal of Agricultural and Food Chemistry mengungkapkan bahwa capsaicin berpotensi menurunkan kadar gula darah.

Tak hanya itu, capsaicin bersifat antidiabetik dan dipercaya memberi efek positif bila dikonsumsi oleh pasien diabetes tipe 1.

7. Melawan radikal bebas

Kandungan capsaicin dan vitamin C di dalam cabe rawit juga memiliki efek antioksidan dan antiradang dalam tubuh.

Efek ini mampu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas berlebih, yang dapat memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung.

8. Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

Dengan kandungan vitamin B6, asam folat, kalium, dan beta-karoten yang terdapat pada cabe rawit, Anda dapat terhindar dari serangan jantung.

Vitamin B juga dapat mengurangi kadar homosistein. Tingginya kadar homosistein dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke serta serangan jantung. 

9. Mencegah penyakit kanker

Capsaicin pada cabe rawit, karotenoid pada cabe rawit merah, dan violaxanthin pada cabe rawit kuning juga diketahui dapat melawan sel kanker karena bersifat antioksidan.

Dalam sebuah penelitian, kandungan antioksidan pada cabe rawit mampu membunuh beberapa sel kanker, termasuk kanker usus besar, hati, paru-paru, dan pankreas.

Namun, manfaat cabe rawit dalam mengobati kanker dan keamanannya masih perlu diteliti lebih lanjut.

10. Baik untuk Kesehatan mata

Manfaat terakhir yang tak kalah menarik dari cabe rawit adalah membantu menjaga kesehatan mata.

Ini berkat kandungan lutein yang ada di dalam cabe rawit, terutama cabe rawit hijau yang sering Anda jumpai saat makan gorengan.

Lutein dalam cabe rawit ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.

Meski memiliki banyak manfaat kesehatan, konsumsi cabe rawit tetap perlu berhati-hati. Bagi sebagian orang, konsumsi cabe rawit justru bisa menyebabkan sakit perut dan diare.

Untuk mengurangi risiko efek samping dari konsumsi cabe rawit, Anda disarankan untuk membatasi asupan cabe rawit maksimal setengah cangkir per hari.

Bagi Anda yang merasa kepedasan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung cabe rawit, minumlah susu atau konsumsilah makanan bertepung, seperti roti, untuk meredakan rasa pedas.

Berbagai manfaat cabe rawit di atas bisa Anda perloleh bila dikonsumsi secukupnya agar bisa merasakan manfaatnya dengan tepat.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasikan ke dokter lebih dulu mengenai batas konsumsi cabe rawit yang aman.

Itulah beberapa manfaat cabe rawit untuk kesehatan tubuh yang jika Anda lewatkan karena memiliki banyak sekali khasiat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia